• 62 8123070905
  • tamanair.info@gmail.com

Tips Budidaya Ikan Lele (bag.2)

Sukses Beternak Budidaya Ikan Lele

Tips Budidaya Ikan Lele (bag.2)

“Tips Sukses Budidaya Ikan Lele (bag.2)”

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Berikut uraian lanjutan dari posting kami terdahulu:

Tips Budidaya Ikan Lele (bag.1)

Praktek Pemeliharaan Ikan Lele

Ikan lele merupakan ikan jenis karnivora, oleh karena itu pakan ikan lele harus banyak mengandung zat protein hewani. Secara garis besar kandungan nutrisi yang diperlukan ikan lele adalah karbohidrat (15-20%), protein (minimal 30%), lemak (4-16%), vitamin dan mineral-mineral.

Toko Online: Ikan Segar

Untuk makanan ikan lele cukup mudah diperoleh. Berbagai pelet yang ada dipasaran rata-rata sudah disertai dengan keterangan kandungan nutrisi didalamnya. Kita harus pandai-pandai memilih, merek pakan mana yang bisa dipercaya dan bisa dihandalkan. Perlu diingat, jangan sampai kita membeli pakan yang telah rusak atau kadaluarsa.

Memelihara ikan lele sebenarnya cukup mudah. Pemeliharaan ikan lele dengan benar dapat dilakukan dengan memperhatikan serta rajin menjaga agar lingkungan habitat kolam tetap terjaga bersih. Lakukan memberi pakan yang sehat dan berkualitas bagi Ikan lele secara teratur. Pemberian pakan ikan lele dapat dilakukan 3x sehari, dengan durasi sekitar pukul 7 pagi, 5 sore, dan 10 malam.

Pakan ikan lele harus diberikan sesuai dengan kebutuhan. Secara garis besar, kebutuhan pakan ikan lele setiap harinya memerlukan pakan 3-6% dari bobot tubuhnya. Contoh, ikan lele dengan berat 50 gram memerlukan pakan sebanyak 2,5 gram per ekor (5% bobot tubuh).

Untuk evaluasi dan monitoring, setiap 10 hari, bisa ambil samplingnya. Timbang samplingnya dan sesuaikan lagi jumlah pakan yang akan diberikan. 2 (dua) minggu menjelang masa panen, sebaiknya persentase pemberian pakan dikurangi menjadi hanya 3% dari bobot ikan. Pakan dapat berupa sentrat 781-1 karena kandungannya sangat penting dan dibutuhkan lele.

Apabila ada beberapa lele yang lincah mendongakkan kepala, maka dapat diberikan pakan tambahan. Pelu diingat, jangan terlalu sering memberi pakan ikan lele, karena dikuatirkan menimbulkan berbagai penyakit akibat endapan pakan.

Tahap Pemisahan Ikan Lele Siap Panen

Bagaimana penanganan ikan lele yang akan dipanen? Ikan Lele yang siap untuk dipanen memiliki ciri-ciri fisik dengan ukuran antara 5-7 cm atau 9-12cm. Ukuran bobot tersebut banyak dicari pembeli di pasaran. Ikan lele untuk ekspor umumnya mencapai ukuran 500 gram per ekor.

Ciri-ciri kolam yang siap panen, biasanya air kolam berubah menjadi merah. Satu hari sebelum panen, dianjurkan ikan lele tidak diberi pakan. Tujuannya agar tidak buang kotoran saat diangkut. Disaat panen ikan lele, lakukan sortasi untuk memisahkan lele berdasarkan ukurann. Pemisahan ukuran akan berdampak pada harga dan akan meningkatkan pendapatan bagi peternak.

Bila selesai panen, bersihkan kolam sampai tidak ada lele dewasa yang tersisa.  Kolam dibersihkan untuk dihuni benih-benih lele yang baru.

Baca juga: Manfaat Nutrisi Ikan Lele bagi Kesehatan

Demikan uraian singkat tentang tips sukses budidaya ikan lele, semoga bermanfaat.

خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ

________________________

tamanair.net

IG: @tamanair.info

Kontak: Pemesanan

Tautan penting: ikan hias, ikan gurame, ikan bandeng, ikan dori, ikan kakap, ikan aquarium , ikan aquascape, ikan tuna, fillet ikan, frozen food, ikan kakap putih, kembung banjar, kakap merah, cum ring calamari, udang windu, tuna saku, bandeng tanpa duri, dory pangasius, lobster laut, ikan tongkol, ikan segar jakarta surabaya online

suksestamanair

Leave a Reply