• +081331048489
  • tamanair.info@gmail.com

Tag Archive aquscape

Aquascape Gaya Iwagumi

Berbagai Gaya dalam Aquascape

Semangat pagi!

Pada kesempatan kali ini, kembali tim dari tamanair.net akan sedikit menguraikan berbagai jenis gaya yang umum dipakai dalam pembuatan aquascape, selamat mengikuti:

Gaya Taiwan (Taiwanese Style)

Cukup banyak gaya aquascape yang memiliki keunikan dan bisa dinikmati oleh para aquascaper. Dalam kesempatan kali ini pertama-tama akan dijelaskan adalah Taiwanese style atau gaya Taiwan. Gaya aquascape yang satu ini sudah jarang dijumpai tetapi masih tetap di anggap sebagai salah satu gaya aquascape yang pernah terkenal pada masanya.

Gaya Taiwan memiliki ciri-ciri umum desain yang berusaha menyerupai kehidupan manusia di darat. Aquascape bergaya ini membutuhkan aksesoris-aksesoris tambahan agar menyerupai keadaan kehidupan yang sebenarnya di darat seperti model jembatan, rumah-rumahan, boneka manusia/hewan, patung, perabot dll. Gaya Taiwan membuat perasaan imajinatif bahwa ada kehidupan didalamnya (sense of life)

Gaya Belanda (Dutch Style)

Aquascape Gaya Belanda  merupakan gaya aquascape tertua yang dipakai oleh banyak aquarist di Negeri Belanda.Ciri umum dari gaya ini adalah tidak menggunakan hardscape seperti kayu-kayuan maupun bebatuan. Tanaman yang sering dipakai dalam gaya belanda ini yaitu tanaman jenis stem (jenis tanaman yang memiliki banyak spesies dan beragam warna yang menarik)

Keunggulan gaya belanda adalah tanaman yang dipergunakan dapat menutupi peralatan dan seperti filter dan selang yang dapat merusak pemandangan.

Biotope Style

Gaya ini berusaha meniru kondisi lingkungan alam secara sempurna. Meniru kehidupan habitat asli yang terdiri dari air, fauna dan flora secara lengkap. Karena masing-masing elemen flora dan fauna sudah terbiasa hidup berdampingan, makan proses pengembangan dan perawatan relatif  tidak  terlalu sulit.

Gaya Iwagumi (Iwagumi Style)

Gaya Iwagumi dipopulerkan sekitar 30 tahun yang lalu oleh aquarist terkenal bernamaTakashi Amano. Gaya Iwagumi ini bentuknya tidak hanya bersifat minimalis, namun juga dapat mencerminkan budaya Jepang yang spiritualis dan cinta keindahan. Gaya Iwagumi ini mencerminkan pola-pola kesederhanaan.

Apa makna kata Iwagumi? Iwagumi berasal dari bahasa Jepang yang bermakna sekumpulan batu. Aquascape gaya ini pemeran utamanya adalah batu-batuan yang disusun bertingkat (terdiri dari 3 batu utama : 1 batu paling besar, dan 2 batu lainnya lebih lebih kecil)

Tidak semua gaya iwagumi memakai formasi 3 pilar batu-batuan, bahkan bisa lebih, asalkan jumlah ganjil (bisa 3,5 atau 7 dst). Dengan model ganjil ini, memang disengaja agar tidak berbentuk simetri.

Gaya Hutan (Jungle Style)

Gaya ini bertujuan untuk meniru bentuk-bentuk hutan, misalnya hutan Kalimantan, hutan Papua, Hutan Amazon, dll. Biasanya menggunakan tangki kaca yang berukuran besar sehingga dapat menggambarkan detail hutan yang lengkap dan menarik.

Merancang aquascape bergaya hutan atau jungle ini relatif sangat mudah, tidak ada ketentuan yang kaku terkait tata letak tanaman.Tanaman-tanaman dibiarkan tumbuh liar apa adanya guna menciptakan kesan hutan yang dipadati berbagai tumbuhan. Gaya Jungle ini tidak memperhatikan kerapian atau keteraturan karena tidak ada pedoman khusus bagaimana harus menanam.

Gaya Alami (Natural Style)

Aquascape bergaya alami (Natural Style) mempunyai kharakteristik dengan menghadirkan desain pemandangan yang tumbuh secara alami dan terinspirasi dari konsep pegunungan, berkebun, hutan hujan, bukit atau lembah dll.

Ciri-ciri Aquascape gaya natural layout sebuah pemandangan yang tumbuh secara alami dari lingkungan tertentu di alam bebas. Desain ini dibuat dengan satu titik fokus seperti sebuah bukit kecil, pohon, ataupun tebing jurang yang dibentuk menggunakan hardscape.

Ada berbagai bentuk desain gaya natural seperti:

  • Bentuk segitiga: Desain ini fokus pada keseimbangan secara visual, ketinggian tanaman ataupun hardscape yang digunakan ditata sedemikian rupa dengan level tinggi yang berjenjang dari satu sisi ke sisi lain.
  • Bentuk cembung: Desain ini fokus untuk menampilkan objek di bagian tengah dan menggambarkan sebuah bukit ataupun pulau yang disekelilingnya hanya dataran rendah biasa.
  • Bentuk cekung: Efek yang diinginkan adalah menampilkan kesan “ruang terbuka” pada bagian tengah ataupun bentuk-bentuk kedalaman dari sebuah bidang. Tentu semua ini dirancang untuk membuat seni keindahan aquascape yang unik, cantik menawan.

Demikian, sekilas penjelasan tentang berbagai gaya desain dalam pembuatan aquascape, semoga bermanfaat.

Salam hormat,

tamanair.net

Konsultan Aquascape & Aquarium

 

1