• +081331048489
  • tamanair.info@gmail.com

Tag Archive Aquascape

Cara Membuat Aquascape

Berapa Faktor Penyebab Kegagalan Aquascape

Apa kabar Indonesia, Salam dahsyat! Pada kesempatan kali ini, kami dari tim kreatif tamanair.net akan mencoba sedikit menguraikan beberapa faktor yang dapat menyebabkan kegagalan dalam pembuatan aquascape.

Merancang dan menbuat aquascape memang tidak mudah. Kalau kita tidak memahami cara dan tekniknya tentu akan menghadapi resiko kegagalan. Namun jangan kuatir, minimal kita mempunyai pengetahuan dasar agar aquascape dapat tumbuh subur, cantik dan indah dipandang.

Pemahaman dan pengetahuan tentang aquascape yang minim, berpotensi menjadikan penyebab kegagalan aquascape. Berikut akan kami uraikan satu persatu.

Beberapa Faktor Penyebab Kegagalan Aquascape:
Kekeliruan Memasukkan Air

Metode memasukkan air pada saat pertama set-up aquascape perlu diperhatikan. Sebaiknya kita tidak langsung memasukkan air memakai gayung atau selang. Memakai selang dapat menyebabkan air menjadi keruh dan memuat pupuk dasar aquascape menjadi berhamburan. Teknik  umum yang bisa digunakan adalah dengan bantuan plastik atau piring.

Kekeliruan Cara Menanam Tanaman Air

Metode menanam tanaman air perlu diperhatikan dengan sungguh-sungguh, menanam asal tancap bisa berpotensi membuat tanaman susah untuk tumbuh subur dan bahkan beresiko menjadi layu / mati.

Salah Pemilihan Jenis Ikan untuk Aquascape

Pemilihan jenis ikan untuk aquascape juga berdampak pada keberhasilan set-up aquascape. Jangan pilih ikan yang suka memakan tanaman air  atau ikan yang suka menggali substrat. Jenis ikan tetra dan ikan guppy dapat dipakai untuk aquascape.

Pilih ikan yang khusus untuk aquascape, jangan menggunakan sembarang ikan hias. Ada ikan ynag suka makan tanaman, ada ikan yang suka mengali tanah, merusak gravel, akibatnya tanaman  dan substrate yang ada akan cepat rusak.

Langsung Mencampur Ikan Setelah Aquascape Diisi Air

1 (satu) Minggu setelah aquascape jadi, tentu saja ekosistem yang diharapkan belum terbentuk dan parameter yang diharapkan juga belum terbentuk. Bila dimasukkan ikan, maka dapat terjadi ikan akan stress, keracunan atau bahkan bisa mati.

Keliru Memilih Jenis Filter

Gunakan jenis filter yang tidak membuat riak air, atau filter seperti air terjun.  Filter yang membuat riak –riak air bisa mengurangi kadar CO2. Filter yang keluar seperti air terjun juga beresiko membuat substrat berhamburan dan menjadi keruh. Solusinya  kita bisa menggunakan filter model hang on.

Mesin Aerator Oksigen ( O2 )

Memakai mesin aerator oksigen pada aquascape dapat menggurangi kadar CO2. Sebenarnya, melalui memanfaatan pergerakan arus air dari filter sudah dapat mencukupi/ memenuhi kebutuhan kadar O2 dalam aquascape.

Pemakaian Obat Pembasmi Siput

Hama Siput memang mudah berkembang biak sehingga bisa merusak pemandangan aquascape. Sebaiknya tidak menggunakan obat pembasmi siput bila di aquascape tersebut terdapat udang. Obat pembasmi siput bisa membunuh udang. Disarankan menggunakan keonk assasin atau jenis ikan pemakan siput.

Pentingnya Menggunakan Lampu

Lampu aquascape berfungsi untuk membantu tanaman air melakukan proses fotosintesis. Pemilihan jenis lampu juga perlu diperhatikan dengan seksama. Lampu yang bisa pergunakan untuk proses berfoto sintesis, misalnya jenis lampu TL, LED atau jenis Lampu PL.

Sebaiknya tidak memberi lampu warna-warni yang sering dijual dipasaran, mengapa? Karena fungsi lampu warna-warni hanya sebagai hiasan bukan untuk membantu proses fotosintesis. Disarankan pilih lampu yang berwarna putih.

Tidak Memperhatikan Suhu Air

Kondisi suhu air sangat penting bagi keberhasilan aquascape. Umumnya tanaman air bisa tumbuh subur dan sehat dikisaran suhu antara 18-24 derajat celcius. Kita dapat menggunakan chiller atau kipas angin untuk menjaga suhu air didalam aquascape tetap dingin.

Menyalakan Lampu 24 Terlalu Lama

Kesalahan berikutnya adalah menyalakan lampu secara 24 jam nonstop, mengapa?  Di Alam natural tanaman juga tidak secara nonstop mendapatkan cahaya. Oleh karena itu usahakan penerangan kurang lebih 14 jam sehari. Hal ini juga dapat menjadi keuntungan tersendiri selain hemat biaya listrik juga dapat membuat air dalam aquascape tidak mudah menguap dan suhu air tetap terjaga dingin.

Kekeliruan Pemilihan Jenis Kayu

Memilih jenis kayu pada aquascape juga sangat penting. Jenis kayu tertentu mempunyai getah yang dapat membuat tanaman air dan ikan menjadi keracunan dan mati. Gunakan jenis kayu yang biasa dipakai untuk aquascape contohnya kayu santigi, bakau, atau rasamala. Untuk pengolahannya kupas bagian kulit kayu lalu rebus untuk mengeluarkan tannin.  Pemakaian kayu yang keliru dapat membuat air berwarna kuning sehingga proses set-up aquascape menjadi gagal.

Demikian sekilas informasi tentang berbagi jenis kesalahan dalam membuat aquascape, semoga bermanfaat.

Salam Sukses & Salam Dahsyat

tamanair.net

Indonesia Aquascape & Aquarium Specialist

 

 

 

aquarium aquascape indah rupawan

Langkah Pembuatan Aquascape

Aquascape adalah salah satu aksesoris ruangan yang paling indah dan sangat penting dimiliki oleh anda sebagai pecinta keindahan. Adanya aquascape akan sangat memanjakan mata orang yang melihatnya. Mereka akan melihat ikan-ikan hias kecil berenang kesana kemari melewati batu dan tanaman layaknya seperti di habitat aslinya.

Untuk memiliki aquascape, anda bisa membelinya di toko aquarium terdekat yang sudah jadi, atau meminta tukang aquascape untuk membuatnya. Tapi, itu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Namun,, jangan khawatir, sebenarnya untuk membuat aquascape sangat mudah kalau kita telaten dalam membuatnya, tentunya tidak perlu merogoh kocek yang dalam. Selain itu, anda juga dapat mendesain aquascape anda sesuai keinginan.

Pada artikel kali ini, kami tim dari tamanair.net akan menjelaskan bagaimana cara membuat aquascape sendiri dan tentunya murah meriah.

1. Persiapan Dasar Aquascape
  • Melapisi dasar aquarium dengan pasir silica yang berukuran 4-5 mm.
  • Masukanlah carbon active di bagian tengahnya untuk menyerap zat-zat berbahaya yang terdapat pada air selama proses pembuatanaquascape.
2. Siapkan Pupuk Dasar
  • Memberikan pupuk dasar fungsinya yaitu untuk memberikan nutrisi pada tanaman di aquascape.
  • Pupuk dasar ini diberikan hanya untuk tanaman berakar.
  • Setelah pemberian pupuk selesai, tutup kembali dengan pasir.
3. Membuat Hardscape
  • Buatlah dekorasi hardscape menggunakan kayu dan batu.
  • Desainlah dengan baik, agar hasilnya kelak ketika tanaman tumbuh sesuai dengan yang diharapkan.
4. Masukkan Tanaman
  • Isi air terlebih dahulu seperempat bagian aquascape.
  • Isi air dengan bantuan saringan agar tidak merusak dekorasi pasir.
  • Kemudian, tanam satu persatu tanaman yang sudah disiapkan.
5. Masukkan Air
  • Isilah aquascape dengan air hingga penuh.
  • Sama seperti langkah selanjutnya, masukkan air dengan hati-hati agar tidak merusak dekorasi.

Untuk lebih jelasnya silahkan download ppt bergambar pada link di bawah ini :

Langkah Pembuatan Aquascape

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

Aquascape Specialist

tamanair.net

Menyediakan informasi terkait: Aquarium ikan, harga aquarium, membuat aquarium, aquarium jakarta, filter aquarium, membuat aquascape, tanaman aquascape, ikan aquascape, aquascape aquarium, cara membuat aquascape


Untuk Informasi Aquarium/ Aquascape
Hubungi Customer Service / Marketing (Klik disini)

 

Tanaman Aquascape yang mudah tumbuh

Tanaman Aquascape yang Mudah Tumbuh

Tanaman pada aquascape tidak hanya sebagai hiasan saja tapi juga sebagai tempat tinggal ikan. Perlu di ketahui bahwa tidak semua tanaman tidak bisa hidup tanpa CO2. Ada beberapa tanaman yang dapat mudah tumbuh, tetapi dengan syarat harus melakukan penggantian air sebanyak 30% secara rutin seminggu sekali, menjaga suhu air di bawah 30 derajat celcius.

Bagi pemula, sebaiknya memelihara tanaman yang perawatannya mudah, dan bisa hidup tanpa adanya CO2

Berikut adalah beberapa tanaman mudah tumbuh :
Hygrophila Difformis (Water Wisteria)
  • Untuk merawatan water wisteria ini cahaya yang diperlukan adalah pencahayaan sedang.
  • Suhunya 23 hingga 28 derajat celcius.
  • Tanaman mampu tumbuh dengan cepat.
Hemianthus Callitrichoides
  • Perawatanya mudah, dan akan tumbuh memenuhi dasar akuarium dengan lebat.
  • Tanaman ini memerlukan cahaya merata agar tidak tumbuh berantakan ( ke atas dan tidak lagi mengahmpar di dasar akuarium ) karena mencari sumber cahaya.
  • Suhu idealnya 22-23 derajat celcius.
Java Moss
  • Tanaman ini bisa hidup dengan semua jenis cahaya.
  • Bisa hidup di suhu 21-32 derajat celcius, akan tetapi yang paling ideal dalam merawat tanaman aquascape java moss ini suhu bekisar di 21 hingga 24 derajat celcius.
Echinodorus Tenellus
  • Tanaman ini juga tumbuh dengan cepat, tentunya dengan pencahayaan yang baik.
  • Tumbuh kembangnya akan lebih optimal jika CO2 digunakan dalam akuarium.
  • kesan yang ditimbulkan di dalam akuarium lebih liar tapi sangat menarik dan sedikit berbeda.
Hairgrass
  • Tanaman ini mampu tumbuh dengan cepat, lebat dan menjadikan akuarium tampil dengna bersih.
  • Menanam tanaman ini akan terlihat seperti aquascaper yang profesional atau berpengalaman.
Lilaeopsis
  • Cara merawat Lilaeopsis ini cukup mudah, hanya  perlu untuk memangkas tanaman ini bila sudah terlihat meyerang tanaman aquascape lainya.
  • Suhu air di titik 23 hingga 29 derajat celcius.
  • Pencahayaan sedang juga dianjurkan dalam merawat tanman Lilaeopsis ini.

Untuk lebih lengkapnya silahkan download ppt bergambar pada link di bawah ini :

Tanaman Aquascape yang Mudah Tumbuh

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

Aquascape Specialist, Jakarta dan Surabaya

tamanair.net

Toko/ Cari / Penjualan / Jual / Asesoris / Peralatan / online /tanaman


Untuk mendapatkan informasi tentang Aquascape & Aquarium
Hubungi Customer Service Anda (Klik disini)

 

Aquascape modern Indonesia

Membuat Aquascape Keren secara mandiri

Apa kabar adik-adik sobat ceria? Semoga semua sehat selalu dan semakin bersemangat.

Dalam kesempatan ini, kami tim dari tamanair.net kembali akan menyampaikan info praktis seputar pembuatan aquascape secara sederhana. Tentu ada sebagian adik-adik yang bertanya: “What is Aquascape?”  Aquascape merupakan art /seni mengatur tanaman air dan batu-batuan, batu koral, batu karang atau kayu apung, secara alami dan indah di dalam tangki aquascape sehingga memberikan efek seperti berkebun di bawah air. Aquascape terdiri dari elemen tanaman dan juga melibatkan ikan-ikan hias kecil sebagai elemen pelengkap.

Bagaimana adik-adik, tertarik untuk membuat Aquascape? Yes, pastilah adik-adik akan tertarik. Berikut adalah beberapa cara sederhana dalam menyiapkan Aquascape:

Menyiapkan Wadah Aquascape

Tahap pertama tentu menyiapkan wadah untuk membentuk Aquascape. Selanjutnya kita perlu melakukan persiapan terhadap bidang dasar Aquascape. Bagian dasar aquascape dapat diisi dengan bahan pasir. Beberapa pasir yang dapat dipakai misalnya : Pasir Silika, Pasir Malang, Pasir Holland atau Pasir bali. Setelah bagian dasar diisi pasir, disarankan menambahkan carbon active di bagian tengah Aquascape. Bahan carbon active berfungsi menyerap zat-zat racun berbahaya yang terkandung dalam air.

Menyiapkan pupuk dasar

Setelah pemberian pasir pada bidang dasar, selanjutnya pemberian pupuk. Pupuk Dasar adalah pupuk yang di letakkan pada lapisan paling bawah substrate (misal pasir/tanah/gravel). Pupuk sangat diperlukan agar tanaman dapat tumbuh sehat dan segar. Tanaman air yang kekurangan gizi/nutrisi akan membuat tanaman tersebut layu atau bahkan rusak atau mati.

Membuat desain Aquascape

Ambil kertas dan pensil, cobalah berkreasi dengan membuat desain landscape secara bebas. Adik-adik dapat membuat desain sesuai tema yang diinginkan, misalnya tema alam naturalis, air terjun, perbukitan, hutan tropis dan lain-lain.

Setelah menyusun desain, selanjutnya adalah menata tampilan Aquascape sesuai desain yang dibuat dan menimbun kembali pupuk dasar dengan menggunakan pasir yang di gunakan sebagai pasir dasar. Usahakan pasir bagian belakang aquascape lebih tinggi sehingga memberi kesan efek depth (kedalaman).  Selanjutnya adik-adik dapat memulai dengan memasukkan berbagai macam dekorasi terhadap Aquascape. Misalnya pemberian batu batuan, karang indah, bekas ranting pohon, dan berbagai dekorasi lain untuk menyelaraskan dengan tema yang dipilih.

Mengisi Air pada Aquascape

Setelah adik-adik selesai melakukan kegiatan dekorasi pada Aquascape,  tahap berikutnya adalah mengisi air pada wadah Aquascape. Tahap ini tentu memerlukan ekstra kehati-hatian. Air tidak boleh dituangkan secara langsung karena dapat merusak pasir dan pupuk yang telah ditata. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah meletakkan koran pada seluruh bagian aquascape, kemudian tuangkan air secara hati-hati dan perlahan. Cara lain bisa dengan memakai pipa, air dimasukkan secara berlahan agar pasir dan pupuk tidak berhamburan.

Menanam Tanaman Hias

Menanam dalam aquascape dapat dilakukan sebelum diisi air ataupun setelah diisi air, biasanya air diisi sampai batas seperempat wadah baru ditanami tanaman hias.

Setelah tahap menanam selesai, dapat dilanjutkan penataan peralatan seperti lampu pencahayaan, outlet filter, letak diffuser Co2 serta peralatan asesoris lainnya. Apabila semua tanaman telah ditanam, baru aquascape dapat diisi air sampai penuh, tentu dengan cara berlahan-lahan. Setelah penuh jangan lupa untuk membuang airnya sampai 70%, agar kotoran dan zat beracun dapat diminimalkan. Dan selanjutnya diisi kembali sampai penuh.

Proses membuang air dapat dilakukan beberapa kali. Hal tersebut dilakukan untuk membuang kandungan zat amonia serta nutrisi pupuk yang telah larut dalam air. Adik-adik dapat menunggu sampai aquascape berumur hingga 2 minggu atau sampai kandungan zat amonia dalam air telah relatif bersih. Nah selesai bukan? Agar tampilan aquascape adik-adik makin cantik menawan, tentu bisa memasukkan beberapa jenis ikan hias kecil yang sedang populer saat ini seperti Ember Tetra, Kardinal Tetra, Black Neon Tetra, Rainbow, Angle Fish, Discus, Guppy, dan lain sebagainya.

Aquascape Menarik

Penggunaan Pupuk yang benar untuk Aquascape


Klik PPT disini:

>>> Pupuk Aquascape <<<

Aquascape membutuhkan unsur-unsur seperti pencahayaan, nutrisi, dan CO2 untuk pertumbuhan tanaman. Salah satu kegiatan penting dalam membuat aquscape yang baik adalah memberi pupuk yang tepat. Dengan memberikan pupuk, akan menyediakan semua unsur yang diperlukan oleh tanaman. Tanaman yang kekurangan pupuk akan mengalami perubahan warna (menguning) bahkan dapat mati. Oleh sebab itu, perlu diketahui bahwa dalam pemberian pupuk harus sesuai dengan dosis yang tepat dan jenis pupuk yang dipakai juga tidak boleh keliru.

Jenis – Jenis Pupuk
  • Pupuk Cair (Liquid Fertilizers) : Kumpulan unsur hara yang dibutuhkan tanaman air dalam bentuk cair. Pupuk cair yang baik akan mengandung zat besi, kalium, mangan, molibdenum, boron, seng, dan kobalt.
  • Aqua Soil (Substrat) : Merupakan substrat berupa tanah atau pasir yang sudah mengandung unsur hara. Substrat ini akan memberikan apa yang tanaman butuhkan langsung pada akar.
  • Pupuk Dasar : Jika aqua soil adalah substrate yang sudah mengandung pupuk, maka pupuk dasar adalah murni sebuah pupuk sehingga harus disertai substrat tanah/pasir dalam penggunaannya.
  • Pupuk Tancap (Fertilizer Tablets) : Kandungan pupuk ini sama seperti pupuk dasar dan cair, tapi pupuk ini diproduksi dalam bentuk padatan berupa tablet.
Kapan Harus Menggunakan Pupuk Cair ?

Pupuk cair merupakan pupuk yang digunakan sebagai perlengkapan perawatan, sehingga penggunaannya diberikan langsung ke air setelah membuat aquascape selesai. Tujuan pemberian pupuk ini untuk meningkatkan unsur hara dalam aquascape.

Kapan Harus Menggunakan Aqua Soil ?

Aqua soil digunakan jika ingin menumbuhkan tanaman yang sulit merawatnya.  Tanaman yang memerlukan asupan nutrisi yang cukup diberikan aqua soil di awal setup aquascape. Aqua soil berfungsi sebagai dasar dimana tanaman itu menancap dan tumbuh.

Kapan Harus Menggunakan Pupuk Dasar ?

Penggunaan pupuk dasar ini sama seperti aqua soil  yaitu pada tahap setup aquascape. Pupuk dasar pertama-tama harus dicampurkan dengan substrat sebagai dasar aquascape untuk menancapkan tanaman.

Kapan Harus Menggunakan Pupuk Tancap ?

Pupuk tancap digunakan sebagai opsi terakhir apabila tanaman di dalam aquascape sedang dalam kondisi yang tidak baik. Misalnya pertumbuhan yang lambat dan muncul tanda-tanda kekurangan nutrisi.

Untuk lebih jelasnya silahkan di unduh download ppt pada link di bawah ini :


Klik PPT disini:

>>> Pupuk Aquascape <<<

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

tamanair.net

Aquascape & Aquarium Specialist Jakarta Surabaya


Menghadirkan Keindahan & Kenyamanan di Rumah & Kantor Anda

Untuk Informasi Aquascape, klik disini: Informasi


Beberapa pertanyaan yang sering muncul:

  • Membuat aquascape minimalis
  • Berapa harga aquascape di kota tertentu
  • Tips membuat aquascape sederhana
  • Cara upload video aquascape di youtube
  • Cara membuat aquascape untuk pemula
  • Bagaimana cara membuat aquascape murah
  • Tips membuat aquascape air terjun
  • Dimana lokasi pameran aquascape aquarium

Untuk lebih jelasnya, silahkan di kunjungi blog-blog kami, terima kasih.


 

Keindahan aquascape

Tips Membuat Aquascape  Sederhana

Assalaamu’alaikum, apa kabar rekan-rekan  pecinta Aquascaape yang berbahagia? Salam dahsyat!

Pada kesempatan kali ini, kami dari tim tamanair.net akan mencoba sedikit berbagi tips cara membuat aquascape secara praktis sederhana. Yuk kita  pelajari!

Bahan yang perlu disiapkan

Sebelum menyusun dan menghias  aquascape, rekan-rekan perlu menyiapkan bahan-bahan dasar sbb: Kotak Aquarium kaca, tanaman aquascape, pupuk, pasir, bebatuan, diffuser Co2, lampu, filter dll. Sederhana kan? Yang penting rekan-rekan memiliki semangat untuk berkarya dan berlatih, Kalau tekun InsyaAllah akan menjadi jagoan membuat  Aquascape.

Cara Merancang Aquascape

Setelah bahan-bahan yang diperlukan semua terkumpul, mulailah mengambil  pensil dan kertas untuk membuat sketsa desain aquascape yang diinginkan. Tema dan konsep apa yang akan diangkat. Kalau bingung, bisa rekan-rekan mencari sumber inspirasi melalui gambar-gambar yang bisa diunduh dari internet.

Langkah awal

Langkah awal adalah membersihkan kaca aquarium dari semua kotoran yang mengganggu. Setelah kaca bersih, mulailah untuk menabur pasir ke dasar aquascape yang akan dibuat. Ketebalan  pasir berkisar 2 atau 3 cm. Pasir yang digunakan  bebas saja, terserah selera atau pasir yang ada disekitar kediaman rekan-rekan. Dapat juga menggunakan pasir jenis pasir silica. Susun pasir sesuai desain yang telah rekan-rekan pilih, bisa berlekuk-lekuk atau naik turun seperti bukit, danau, dataran, air terjun dll.

Cara Memberi Pupuk

Bagaimana cara memberi pupuk? Sederhana saja, setelah pasir disusun sesuai desain  rekan-rekan, selanjutnya memasukkan  pupuk  pada bagian cekungan pasir atau pada bagian yang akan diberi tanaman air. Pupuk diberikan dengan ketebalan sekitar 2 sampai 3 cm. Khusus pada bagian tepi kaca, sebaiknya tidak diberi pupuk agar tidak kelihatan. Apa fungsi pupuk? Fungsi pupuk untuk memberi gizi atau nutrisi bagi tanaman yang akan ditanam diatasnya. Carilah pupuk yang berkualitas agar nantinya tanaman dapat tumbuh sehat dan subur. Setelah selesai memasukkan pupuk, tahap berikutnya menutup  pupuk dengan pasir agar pupuk tidak kelihatan.

Mendesain Bebatuan & Aksesoris

Tahap berikutnya adalah memasukkan bebatuan dan aksesoris pada aquascape. Letakkan bebatuan besar dan kecil sesuai gambar atau desain yang telah rekan-rekan buat. Selain bebatuan, dapat juga memasukkan aksesoris lainnya seperti batang kayu mati dengan cabang-cabangnya yang akan membentuk aquascape menjadi “beautiful” indah menawan.

Menata Tanaman Aquascape

Sebelum memasukkan tanaman, mulailah dengan memasukkan air dengan hati-hati. Debit air cukup ¼ bagian dari tinggi aquascape. Memasukkan air harus berlahan-lahan agar pasir dan pupuk tidak rusak terhambur.

Setelah berisi ¼ air, mulailah bercocok tanam, asik kan? Gunakan tanaman aquascape yang mudah ditanam seperti: Java Moss, Hygrophilia Difformis (Water Wisteria), Green Tiger Lotus, Anubias Nana, Amazon Sword, Lilaeopsis, African Water fern, Cryptocoryne Becketti dll. Masukkan tanaman yang telah dipilih secara berlahan satu-persatu. Untuk tamanan yang besar dan tidak terkena air, lakukan penyemprotan agar dedaunan tidak layu dan mati.

Pengisian Air

Apabila proses bercocok taman telah selesai, berarti tanaman yang dipilih telah terpasang pada posisi masing-masing sesuai tema yang dipilih. Tahap selanjutnya tentu saja segera mengisi aquascape dengan air sampai penuh. Tentu saja proses pengisian ini harus tetap berlahan dan berhati-hati agar pasir, tanaman  dan pupuk tidak berhamburan.

Apabila aquascape telah terisi air dengan penuh, lalu cobalah proses untuk membuang air sekitar 60-70% kemudian diisi air lagi sampai penuh. Hal ini penting dilakukan agar zat-zat racun berbahaya yang berasal dari pasir, batu, aksesoris atau dari  pupuk dapat dibuang atau dikurangi.

Apabila dalam tahap awal ini, air berwarna kusam atau kotor, rekan-rekan tidak kerlu kuatir. Proses ini merupakan hal yang biasa terjadi. Secara berlahan warna air akan mulai cerah dan bening, mengapa? Karena telah muncul mikroorganisme yang aktif membantu proses pembersihan. Disamping karena proses pengendapan air dan proses kerja filter penyaring.

Dalam tahap awal ini, disarankan tidak memasukan ikan apapun kedalam aquascape, karena kadar nitrit dan ammonia dalam air masih tinggi. Diperlukan waktu sekitar 2 minggu agar aquascape siap untuk diisi berbagai fauna.

Memasang filter & aksesoris lainnya.

Tahap berikutnya  adalah memasang filter yang berfungsi untuk mensirkulasi dan menyaring air dari kotoran-kotoran. Memasang diffuser Co2 dan lampu untuk membantu proses fontosistesis dalam ekosisten aquascape.

Terkait masalah lampu, memang harus dijaga masa menyalanya. Lampu sebaiknya hanya menyala antara 8-9 jam perhari, hal ini untuk mengatur pertumbuhan alga agar tidak tumbuh terlalu cepat. Alga yang tumbuh terlalu cepat dapat berakibat air menjadi keruh dan mengganggu pertumbuhan tanaman lain.

Merawat Aquascape Dengan Baik

Hal yang perlu dilakukan dalam minggu pertama adalah rajin mengganti air 30 % setiap hari. Hal ini bertujuan untuk membuang zat berbahaya yang berasal dari komponen aquascape. Pembuangan air 30% secara rutin juga membantu proses pertumbuhan bakteri-bakteri yang baik.

Untuk minggu kedua, penggantian air sudah mulai berkurang, cukup dikurangi 30% setiap 3 hari sekali. Sedangkan untuk minggu ketiga dan seterusnya, cukup ganti 30% setiap minggu sekali. Apabila rekan-rekan menambah tanaman dan aksesoris baru, dianjurkan mengganti 50% air dalam aquascape. Ingat merawat aquascape memerlukan semangat, sikap rajin dan disiplin.

Jenis Ikan yang cocok untuk Aquascape

Berikut ikan-ikan yang cocok untuk mengisi keindahan aquacape:

Ikan reinbow, Discus, Neon Tetra, Guppy, Ember Tetra, Kardinal Terta, Harlequin Tetra, Angel Fish, Chili Rasbora, Dwarf Gourami. dll.

Demikianlah sekilas info tentang Tips pembuatan aquascape yang sederhana. Kalau rekan-rekan sudah mahir, maka dapat ditingkatkan lagi dengan karya-karya aquascape lain yang lebih menarik.

Salam hormat & Sukses Selalu

tamanair.net

Konsultan Aquascape & Aquarium

Aquarium air laut dan air tawar

Perbedaan Aquarium Air Tawar dan Air Laut

Halo sobat sukses ….apa kabar semuanya?

tamanair.net – Kali ini, kami akan share informasi apa saja perbedaan antara aquarium air tawar dengan aquarium air laut. Mengapa hal ini penting ? karena ternyata ada beberapa aturan yang harus dilakukan saat kita ingin memiliki aquarium air tawar ataupun air laut. Kalian pasti sudah pada tahu perbedaan antara keduanya jika dilihat dari rasa air, dan kehidupan makhluk hidupnya. Tetapi, tidak hanya itu saja, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan, di antaranya adalah :

1. Ukuran Aquarium

Untuk ukuran minimal akuarium air laut adalah standarnya 100 x 50 x 60 cm, sedangkan untuk ukuran minimal akuarium air tawar adalah standarnya 100 x 40 x 30 cm.  Jika kita melihat kedua ukuran tersebut bisa dilihat bahwa akuarium air laut membutuhkan ukuran bentuk wadah yang lebih besar, karena memang dengan ciri khas dan keistimewaan penggunaan akuarium air laut tentunya.

2. Media Air Aquarium

Untuk media air yang digunakan juga berbeda, dimana untuk akuarium air laut membutuhkan media air laut sebagai sarana tempat tinggal untuk para ikan yang hendak dimasukkan ke dalam akuarium, sedangkan untuk akuarium air tawar membutuhkan media air tawar sebagai sarana para ikan untuk hidup dan tinggal di dalam akuarium.

3. Volume Air Aquarium

Akuarium air laut membutuhkan volume debit air yang lebih besar jika dibandingkan dengan volume debit air tawar, dimana akuarium air laut dengan standar minimal ukurannya membutuhkan 300 liter air laut sedangkan untuk akuarium air tawar dengan standar ukuran minimal membutuhkan 100 liter air tawar.

4. Jumlah Ikan Aquarium

Untuk akuarium air laut tingkat kepadatan jumlah ikan maksimal tergantung dari ukuran akuarium, dimana semakin besar bentuk akuarium maka jumlah kepadatan ikan yang bisa memenuhi akuarium air laut ini semakin besar pula. Untuk akuarium air tawar memiliki tingkat kepadatan 10 cm ikan per 25 liter, dimana ukuran ini wajib dipahami dan diperhatikan dengan seksama agar kadar oksigen dan pergerakan ikan di dalam akuarium air tawar bisa maksimal.

5. Filter Aquarium

Pada akuarium air laut filter yang digunakan wajib mendukung tingkat keasinan air laut yang ada di dalam akuarium agar stabil dan ukurannya lebih kecil yaitu 3/4 dari ukuran utama untuk ukuran protein skimmer yang digunakan. Sedangkan untuk akuarium air tawar ukuran filter jauh lebih besar karena tidak membutuhkan perhitungan perihal tingkat keasinan air karena menggunakan media air tawar.

6. Desain Aquarium

Letak perbedaan antara tampilan desain akuarium air laut dengan akuarium air tawar adalah pada akuarium air laut desain lebih menjorok pada nuansa bahari dan kondisi bawah air laut pada umumnya, dimana pemandangan asli dari kehidupan air laut asli bisa terpancar dengan jelas pada akuarium air laut ini, sedangkan pada akuarium air tawar lebih cenderung sederhana dan biasa serta lebih menjurus pada kehidupan biota air tawar pada umumnya.

7. Spesies Ikan Aquarium

Ikan yang digunakan sebagai penghuni akuarium pada akuarium air laut dengan ikan pada akuarium air tawar juga berbeda. Spesies ikan yang terbiasa hidup di laut menjadi ikan yang biasa digunakan untuk dijadikan sebagai penghuni ikan didalam akuarium air laut.

8. Pasir Aquarium

Pasir yang digunakan untuk akuarium air laut cenderung lebih halus dimana pasir ini merupakan pasir yang biasa bersentuhan dengan air laut tentunya. Sedangkan pasir yang digunakan untuk akuarium air tawar cenderung merupakan pasir biasa yang cenderung tekstur lebih kasar. Itulah letak perbedaan antara akuarium air laut dengan akuarium air tawar yang mana keduanya wajib kita ketahui bersama letak perbedaannya secara mendasar, hal ini dapat dijadikan dasar pengetahuan dan pemahaman dalam menekuni hobi memelihara ikan di akuarium.

Artikel Aquascape & Aquarium silahkan dikunjungi link berikut:

Klik disini:

Informasi Aquascape / Aquarium

Demikian, semoga bermanfaat…

Salam Hormat,

tamanair.net

Aquascape & Aquarium Jakarta, Surabaya Indonesia


Menghadirkan Keindahan & Kenyamanan di Rumah & Kantor Anda


Untuk Informasi & Penjualan Aquascape & Aquarium cantik
Hubungi Customer Service kami

 

Aquascape indah menawan

Perbedaan aquascape dengan aquarium

Apa kabar para pencinta ikan hias dimanapun anda berada? Semoga sehat dan tetap semangat. Berikut ini kita akan membahas tentang perbedaan aquascape dengan aquarium.

Bagi para penggemar ikan hias, memiliki aquarium sebagai bagian interior ruangan menjadi sebuah keniscayaan. Kita semua senang bisa menikmati ikan yang berenang kesana kemari. Melihat berbagai bentuk dan warna ikan yang berenang ke sana kemari mampu menghilangkan stres kepenatan pikiran. Aquarium menjadi solusi hiburan bagi  para profesional yang sibuk bekerja siang dan malam. Nah, bagaimana dengan aquascape?

Apakah aquascape itu?

Seni menghias kotak kaca dengan menghadirkan ikan-ikan dan tumbuhan air sebenarnya bukan hanya terbatas pada aquarium saja, tetapi ada bentukan seni yang lain, yang kita sebut sebagai “aquascape”.  Aquascape merupakan teknik “meniru” lansekap alam dengan menghadirkan nuansa bawah laut atau suasana tanaman air yang indah dan imajinatif.

Aquarium dan aquascape berbeda pada desain dan isinya. Aquarium lebih sering digunakan untuk ikan-ikan hias berukuran sedang hingga besar, menggunakan rerumputan atau tanaman hias, batu karang dan pernak-pernik yang menyerupai ekosistem air. Bagimana dengan aquascape? Aquascape lebih didominasi dengan tanaman air, pasir, batu dan kayu sebagai media pertumbuhan tanaman. Dalam aquascape ikan yang digunakan adalah jenis ikan-ikan hias berukuran kecil agar tidak merusak ekosistem tanaman yang berada di dalam boks kaca tersebut.

Saat ini dikenal dua gaya yang cukup populer, pertama adalah aquascape bergaya alami (Nature Aquarium Style) dan yang kedua aquascape bergaya Belanda (Dutch Style). Berikut akan dijelaskan kedua gaya tersebut secara garis besar.

Pertama, aquascape bergaya alami (natural) telah lama diperkenalkan salah satu maestro aquascaper berasal dari Jepang, Takashi Amano. Keunikan dari gaya ini adalah menghadirkan layout pemandangan yang tumbuh secara alami dan terinspirasi dari konsep berkebun Wabi Sabi di Jepang. Meskipun efek yang dihasilkan dari gaya ini terkesan begitu alami/natural, seolah terbentuk dengan sendirinya, namun pada dasarnya untuk membuat aquascape  ini membutuhkan perencanaan dan pemikiran yang matang. Untuk memulainya, tetapkan konsep & temanya sebaik mungkin agar mendapatkan gambaran bentuk akhir aquascape yang dihasilkan.

Aquascape bergaya alami memiliki ciri dengan menghadirkan layout pemandangan yang tumbuh secara alami dan terinspirasi dari konsep berkebun, hutan hujan, pegunungan, bukit atau lembah.

Ciri-ciri Aquascape gaya natural
  • Dirancang dengan satu titik fokus seperti sebuah bukit kecil, pohon, ataupun tebing yang dibentuk menggunakan hardscape.
  • Ciri khas layout sebuah pemandangan yang tumbuh secara alami dari lingkungan tertentu di alam bebas

Kedua, aquascape bergaya Belanda (ducth style). Gaya belanda ini biasanya tidak memakai hardscape seperti batu batuan atau kayu.

Jenis tanaman aquascape gaya Belanda
  • Tanaman yang umum digunakan dalam gaya Belanda ini yaitu tanaman stem (tanaman yang memiliki banyak spesies dan beragam warna yang cantik menarik
  • Keuntungan aquascape gaya Belanda adalah tanaman dapat menutupi peralatan seperti filter yang dapat merusak keindahan pemandangan.
  • Gaya belanda ini memiliki kekhasan teknik dengan fokus pada penempatan, perkembangan, dan pengaturan tanaman

Pada gaya Belanda, penentuan dan penempatan berbagai jenis tanaman dengan warna-warni yang  berbeda menjadi fokus utama. Penerapan konsep gaya Belanda adalah tampilan efek “kontras” yang menjadi keunggulannya. Hal penting yang harus dikuasai bila ingin menerapkan gaya ini adalah penguasaan yang baik akan berbagai jenis tanaman aquascape.

Demikian sekilas informasi singkat tentang aquascape dan aquarium, semoga bermanfaat.

Salam hormat,

admin,

tamanair.net

Aquarium/ Aquascape Specialist


Menghadirkan Keindahan & Kenyamanan di Rumah & Kantor Anda
Untuk Informasi Aquarium, Aquascape & Ikan Hias, klik disini: Informasi

Kata kunci untuk penelusuran: aquascape mini, aquascape bonsai, cara membuat aquascape murah, cara membuat aquascape untuk pemula, aquascape aquarium, aquascape minimalis, aquascape gaya natural, aquascape natural style, aquascape gaya belanda, aquascape dutch style, jakarta, surabaya, indonesia aquascape

Aquascape Jakarta

Aquascape menarik bergaya Hutan (Jungle Style)


Dapatkan Slideshare disini:
>>>> Aquascape Bergaya Hutan (Jungle Style) <<<<

Aquascape Jungle Style

Salah satu gaya aquascape yang saat ini masih populer dan sering digunakan, karena untuk membuat aquascape bergaya hutan ini sangat mudah, tidak ada aturan yang mengikat terkait tata letak tanaman.Tanaman dibiarkan tumbuh liar agar menciptakan kesan hutan yang dipadati berbagai tumbuhan. Aquascape gaya ini tidak memperhatikan keteraturan dan kerapihan karena tidak ada aturan khusus bagaimana harus menanam tanaman dalam aquascape

Karakteristik Jungle Style antara lain:
  • Tanaman liar yang tumbuh tidak terkendali
  • Jarang dilakukan pemangkasan tanaman
  • Hampir tidak terlihat hardscape dalam aquascape karena didominasi tanaman
  • Tidak akan ada banyak ruang karena hampir seluruh area di penuhi tanaman
Tanaman Yang Direkomendasikan:
  • Microsorum pteropus/pakis lidah kolam
  • Bolbitis heudelotii
  • Vallasneria americana gingantea
  • Crinum calimistratum
  • Aponogeton boevinianus
  • Aponogeton crispus red
Ikan Yang Direkomendasikan:
  • Thayeria boehlkei
  • Paracheirodon innesi/neon tetra
  • Corydoras aeneus
  • Hyphessobrycon colombianus
Tata Letak & Teknik Desain
  • Aquascape gaya ini tidak memperhatikan keteraturan dan kerapihan karena tidak ada aturan khusus bagaimana harus menanam tanaman dalam aquascape. Yang diperlukan hanyalah pengetahuan khusus mengenai berbagai macam tanaman dan cara merawatnya.
  • Penggunaan susbtrate yang berwarna gelap akan memunculkan kesan alami
Peralatan yang dibutuhkan
  • HO T5 fluorescent lamps : penggunaan lampu untuk sumber fotosintesis
  • PAR meter : alat pengukur radiasi dari cahaya yang aktif digunakan dalam proses fotosintesis
  • Filter dengan kapasitas besar : dilakukan agar proses treatment water cycling berlangsung lebih cepat lagi karena aquascape bergaya hutan rentan timbul masalah kaitannya dengan kualitas air

Untuk informasi detail tentang  bagaimana tingkat kesulitan perawatan, dapat diunduh file power point (ppt) bergambar berikut ini:

Dapatkan Slideshare disini:
>>>> Aquascape Bergaya Hutan (Jungle Style) <<<<

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

Aquascape/Aquarium Specialist

Jakarta, Surabaya

tamanair.net


Kata kunci untuk memudahkan pencarian: Aquascape Minimalis, Harga Aquascape, Aquascape youtube, Aquascape sederhana, Aquascape dan Aquarium, Aquascape Iwagumi, Cara membuat Aquascape untuk pemula, Cara membuat Aquascape murah, Aquascape Air terjun, Akuarium Jakarta Indonesia, Tanaman Aquascape & Ikan Aquascape, jual berbagai ikan hias air tawar, aquarium Indonesia


 

Aquascape terbaik

11 hal Penyebab Kegagalan Aquascape

Pengantar

tamanair.net – Para pengemar Aquascape yang berbahagia, apa kabar? Pada artikel kali ini akan dibahas tentang apa saja yang berpotensi dapat menyebabkan kegagalan pembuatan aquascape. Membuat aquascape yang cantik elok menawan memang tidak mudah, tergantung bagaimana kita semua para aquascaper dapat mengetahui cara-cara dan teknik membuat dan merawat aquascape.

Pengetahuan Dasar

Untuk membuat aquascape, minimal kita mempunyai pengetahuan dasar supaya aquascape tersebut dapat tumbuh subur, sehat dan indah mempesona. Apabila pengetahuan tentang pembuatan/ perawatan aquascape terbatas, maka dapat beresiko membuat aquascape gagal untuk tumbuh sehat. Kegagalan pembuatan aquascape dapat merugikan, rugi modal, rugi tenaga dan rugi waktu, sayang kan?

Berikut tim tamanair.net akan menguraikan 11 hal penyebab kegagalan pembuatan aquascape.

Penyebab kegagalan Aquascape yang sering terjadi :
  1. Memilih Filter Aquascape yang kurang tepat. Sebaiknya pilih filter yang tidak membuat riak air, filter yang membuat riak air akan mengurangi bahkan dapat menghilangkan kadar CO2. Filter yang keluar seperti air terjun dapat membuat substrat keruh dan berhamburan. Oleh karena itu model filter hang on dapat dijadikan solusi alternatif.
  2. Cara Menanam Jenis Tanaman Air. Cara menanam tanaman air perlu menjadi perhatian, menanam yang asal tancap dapat membuat tanaman air sulit untuk tumbuh berkembang.
  3. Cara memasukkan Air dalam aquascape. Memasukkan air pada saat pertama set up aquascape juga perlu diperhatikan khusus, sebaiknya jangan langsung memasukkan air menggunakan selang. Memasukkan air dgn menggunakan selang bisa menyebabkan air menjadi keruh, dan memuat pupuk dasar berhamburan keluar. Bagaimana solusinya ? Salah satu cara dengan menggunakan bantuan plastik atau dapat menggunakan piring pada saat memasukkan air. Masukan air dengan dengan lembut berlahan lahan sehingga tidak membuat pupuk dasar berhamburan.
  4. Obat Pembasmi Siput. Salah satu hama yang sering muncul di Aquascape adalah hewan sejenis siput. Siput memang menjadi hama bagi menggembar aquascape, siput sangat cepat berkembang biak sehingga dapat mengganggu keindahan aquascape. Apabila di aquascape ada hewan udang, sebaiknya jangan menggunakan obat pembasmi siput, obat tersebut dapat membunuh udang udang yang ada didalamnya. Salah satu solusinya dapat menggunakan ikan pemakan siput atau keong assasin.
  5. Mesin Aerator Oksigen ( O2 ). Menggunakan mesin aerator oksigen pada aquascape dapat menggurangi kadar CO2 (karbondioksida) yang ada diakuarium/aquscape. Dengan menggunakan pergerakan arus air dari filter sudah mencukupi kebutuhan kadar O2 didalam akuarium.
  6. Penggunaan Lampu dalam Aquascape. Pemakaian lampu pada aquascape sangat diperlukan untuk membantu tanaman air untuk melakukan proses fotosisntesis. Apabila tidak menggunakan lampu dapat berakibat fatal. Ada banyak jenis-jenis lampu, pemilihan jenis lampu juga perlu diperhatikan. Jenis lampu yang bisa berguna untuk membantu tanaman berfoto sintesis, antara lain lampu jenis TL, LED, atau lampu PL. Sebaiknya tidak memakai lampu warna – warni yang sering dijual di pasaran, lampu tersebut hanya sebagai hiasan bukan untuk membantu proses fotosintesis. Penggunaan lampu berwarna putih sangat dianjurkan.
  7. Pengaturan Suhu Air. Gunakan chiller (kipas angin) untuk menjaga suhu air didalam akuarium tetap dingin. Semakin dingin suhu air didalam aquascape semakin subur tanaman air kita. Kebanyakan tanaman air bisa tumbuh subur dan sehat dikisaran suhu 18-24 derajat celcius.
  8. Lampu menyala 24 Jam Nonstop. Menyalakan lampu aquascape secara terus-menerus 24 jam nonstop dapat membuat tanaman air menjadi mati. Secara natural tanaman air tidak secara nonstop mendapatkan cahaya. Ada siang dan malam, pada malam hari tentu tidak ada cahaya. Oleh karena itu, cukup penerangan lampu kurang lebih 14 jam sehari. Pengaturan lampu selain dapat menghemat listrik, juga dapat membuat air didalam aquascape tidak cepat menguap.
  9. Pemilihan Jenis Kayu. Pemilihan kayu untuk aquascape juga berperan penting. Kesalahan memilih jenis kayu, dimungkinkan mempeoleh kayu yang mempunyai getah. Getah kayu dapat membuat tanaman air dan ikan-ikan menjadi mati. Kayu yang biasa dipakai oleh para pembuat aquascape misalnya menggunakan kayu rasamala, bakau atau santigi. Sebaiknya kupas dulu bagian kulit kayu tersebut kemudian rebus kayu tersebut untuk mengeluarkan zat tanin. Zat tanin dapat menyebabkan air berwarna kuning sehingga pembuatan aquascape tidak maksimal.
  10. Pemilihan Jenis Ikan. Kesalahan dalam pemilihan jenis ikan juga dapat berdampak pada kelangsungan dan kesuburan aquascape. Jenis ikan tetra dan guppy cocok untuk aquascape. Sebaiknya tidak mengunakan jenis ikan yang suka memakan tanaman air atau ikan-ikan yang suka menggali substrat.
  11. Ketekunan dan dedikasi. Untuk dapat berkarya maksimal tentu saja diperlukan ketekunan dan dedikasi bagi para aquascaper, tanda 2 hal tersebut akan sulit membuat aquascape indah mempersona menjadi pujaan penikmatnya.

Demikian sekilas informasi yang dapat kami share kali ini. Semoga artikel sederhana ini bermanfaat. Kalau ada yang benar, itu datangnya dari Allah SWT, apabila ada yang salah itu semata-mata karena kesalahan kami sendiri.  Selamat bekerja, selamat beraquascape, sukses dan bahagia selalu, Wassalam.

admin,

tamanair.net

Aquascape/Aquarium Specialty

Jakarta & Surabaya


Menghadirkan keindahan & Ketenangan di kantor dan rumah Anda


Kata kunci untuk membantu penelusuran: ikan aquascape, kayu aquascape, suhu aquascape, lampu aquascape, pembasmi siput aquascape, tanaman aquascape, filter aquascape, Jakarta, Surabaya, aquarium, pengaturan suhu aquascape, penjualan aquascape, penjualan aquarium, pembelian aquascape dan aquarium