• +081331048489
  • tamanair.info@gmail.com

Tag Archive Aquarium

Keindahan aquascape

Tips Membuat Aquascape  Sederhana

Assalaamu’alaikum, apa kabar rekan-rekan  pecinta Aquascaape yang berbahagia? Salam dahsyat!

Pada kesempatan kali ini, kami dari tim tamanair.net akan mencoba sedikit berbagi tips cara membuat aquascape secara praktis sederhana. Yuk kita  pelajari!

Bahan yang perlu disiapkan

Sebelum menyusun dan menghias  aquascape, rekan-rekan perlu menyiapkan bahan-bahan dasar sbb: Kotak Aquarium kaca, tanaman aquascape, pupuk, pasir, bebatuan, diffuser Co2, lampu, filter dll. Sederhana kan? Yang penting rekan-rekan memiliki semangat untuk berkarya dan berlatih, Kalau tekun InsyaAllah akan menjadi jagoan membuat  Aquascape.

Cara Merancang Aquascape

Setelah bahan-bahan yang diperlukan semua terkumpul, mulailah mengambil  pensil dan kertas untuk membuat sketsa desain aquascape yang diinginkan. Tema dan konsep apa yang akan diangkat. Kalau bingung, bisa rekan-rekan mencari sumber inspirasi melalui gambar-gambar yang bisa diunduh dari internet.

Langkah awal

Langkah awal adalah membersihkan kaca aquarium dari semua kotoran yang mengganggu. Setelah kaca bersih, mulailah untuk menabur pasir ke dasar aquascape yang akan dibuat. Ketebalan  pasir berkisar 2 atau 3 cm. Pasir yang digunakan  bebas saja, terserah selera atau pasir yang ada disekitar kediaman rekan-rekan. Dapat juga menggunakan pasir jenis pasir silica. Susun pasir sesuai desain yang telah rekan-rekan pilih, bisa berlekuk-lekuk atau naik turun seperti bukit, danau, dataran, air terjun dll.

Cara Memberi Pupuk

Bagaimana cara memberi pupuk? Sederhana saja, setelah pasir disusun sesuai desain  rekan-rekan, selanjutnya memasukkan  pupuk  pada bagian cekungan pasir atau pada bagian yang akan diberi tanaman air. Pupuk diberikan dengan ketebalan sekitar 2 sampai 3 cm. Khusus pada bagian tepi kaca, sebaiknya tidak diberi pupuk agar tidak kelihatan. Apa fungsi pupuk? Fungsi pupuk untuk memberi gizi atau nutrisi bagi tanaman yang akan ditanam diatasnya. Carilah pupuk yang berkualitas agar nantinya tanaman dapat tumbuh sehat dan subur. Setelah selesai memasukkan pupuk, tahap berikutnya menutup  pupuk dengan pasir agar pupuk tidak kelihatan.

Mendesain Bebatuan & Aksesoris

Tahap berikutnya adalah memasukkan bebatuan dan aksesoris pada aquascape. Letakkan bebatuan besar dan kecil sesuai gambar atau desain yang telah rekan-rekan buat. Selain bebatuan, dapat juga memasukkan aksesoris lainnya seperti batang kayu mati dengan cabang-cabangnya yang akan membentuk aquascape menjadi “beautiful” indah menawan.

Menata Tanaman Aquascape

Sebelum memasukkan tanaman, mulailah dengan memasukkan air dengan hati-hati. Debit air cukup ¼ bagian dari tinggi aquascape. Memasukkan air harus berlahan-lahan agar pasir dan pupuk tidak rusak terhambur.

Setelah berisi ¼ air, mulailah bercocok tanam, asik kan? Gunakan tanaman aquascape yang mudah ditanam seperti: Java Moss, Hygrophilia Difformis (Water Wisteria), Green Tiger Lotus, Anubias Nana, Amazon Sword, Lilaeopsis, African Water fern, Cryptocoryne Becketti dll. Masukkan tanaman yang telah dipilih secara berlahan satu-persatu. Untuk tamanan yang besar dan tidak terkena air, lakukan penyemprotan agar dedaunan tidak layu dan mati.

Pengisian Air

Apabila proses bercocok taman telah selesai, berarti tanaman yang dipilih telah terpasang pada posisi masing-masing sesuai tema yang dipilih. Tahap selanjutnya tentu saja segera mengisi aquascape dengan air sampai penuh. Tentu saja proses pengisian ini harus tetap berlahan dan berhati-hati agar pasir, tanaman  dan pupuk tidak berhamburan.

Apabila aquascape telah terisi air dengan penuh, lalu cobalah proses untuk membuang air sekitar 60-70% kemudian diisi air lagi sampai penuh. Hal ini penting dilakukan agar zat-zat racun berbahaya yang berasal dari pasir, batu, aksesoris atau dari  pupuk dapat dibuang atau dikurangi.

Apabila dalam tahap awal ini, air berwarna kusam atau kotor, rekan-rekan tidak kerlu kuatir. Proses ini merupakan hal yang biasa terjadi. Secara berlahan warna air akan mulai cerah dan bening, mengapa? Karena telah muncul mikroorganisme yang aktif membantu proses pembersihan. Disamping karena proses pengendapan air dan proses kerja filter penyaring.

Dalam tahap awal ini, disarankan tidak memasukan ikan apapun kedalam aquascape, karena kadar nitrit dan ammonia dalam air masih tinggi. Diperlukan waktu sekitar 2 minggu agar aquascape siap untuk diisi berbagai fauna.

Memasang filter & aksesoris lainnya.

Tahap berikutnya  adalah memasang filter yang berfungsi untuk mensirkulasi dan menyaring air dari kotoran-kotoran. Memasang diffuser Co2 dan lampu untuk membantu proses fontosistesis dalam ekosisten aquascape.

Terkait masalah lampu, memang harus dijaga masa menyalanya. Lampu sebaiknya hanya menyala antara 8-9 jam perhari, hal ini untuk mengatur pertumbuhan alga agar tidak tumbuh terlalu cepat. Alga yang tumbuh terlalu cepat dapat berakibat air menjadi keruh dan mengganggu pertumbuhan tanaman lain.

Merawat Aquascape Dengan Baik

Hal yang perlu dilakukan dalam minggu pertama adalah rajin mengganti air 30 % setiap hari. Hal ini bertujuan untuk membuang zat berbahaya yang berasal dari komponen aquascape. Pembuangan air 30% secara rutin juga membantu proses pertumbuhan bakteri-bakteri yang baik.

Untuk minggu kedua, penggantian air sudah mulai berkurang, cukup dikurangi 30% setiap 3 hari sekali. Sedangkan untuk minggu ketiga dan seterusnya, cukup ganti 30% setiap minggu sekali. Apabila rekan-rekan menambah tanaman dan aksesoris baru, dianjurkan mengganti 50% air dalam aquascape. Ingat merawat aquascape memerlukan semangat, sikap rajin dan disiplin.

Jenis Ikan yang cocok untuk Aquascape

Berikut ikan-ikan yang cocok untuk mengisi keindahan aquacape:

Ikan reinbow, Discus, Neon Tetra, Guppy, Ember Tetra, Kardinal Terta, Harlequin Tetra, Angel Fish, Chili Rasbora, Dwarf Gourami. dll.

Demikianlah sekilas info tentang Tips pembuatan aquascape yang sederhana. Kalau rekan-rekan sudah mahir, maka dapat ditingkatkan lagi dengan karya-karya aquascape lain yang lebih menarik.

Salam hormat & Sukses Selalu

tamanair.net

Konsultan Aquascape & Aquarium

Aquarium air laut dan air tawar

Perbedaan Aquarium Air Tawar dan Air Laut

Halo sobat sukses ….apa kabar semuanya?

tamanair.net – Kali ini, kami akan share informasi apa saja perbedaan antara aquarium air tawar dengan aquarium air laut. Mengapa hal ini penting ? karena ternyata ada beberapa aturan yang harus dilakukan saat kita ingin memiliki aquarium air tawar ataupun air laut. Kalian pasti sudah pada tahu perbedaan antara keduanya jika dilihat dari rasa air, dan kehidupan makhluk hidupnya. Tetapi, tidak hanya itu saja, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan, di antaranya adalah :

1. Ukuran Aquarium

Untuk ukuran minimal akuarium air laut adalah standarnya 100 x 50 x 60 cm, sedangkan untuk ukuran minimal akuarium air tawar adalah standarnya 100 x 40 x 30 cm.  Jika kita melihat kedua ukuran tersebut bisa dilihat bahwa akuarium air laut membutuhkan ukuran bentuk wadah yang lebih besar, karena memang dengan ciri khas dan keistimewaan penggunaan akuarium air laut tentunya.

2. Media Air Aquarium

Untuk media air yang digunakan juga berbeda, dimana untuk akuarium air laut membutuhkan media air laut sebagai sarana tempat tinggal untuk para ikan yang hendak dimasukkan ke dalam akuarium, sedangkan untuk akuarium air tawar membutuhkan media air tawar sebagai sarana para ikan untuk hidup dan tinggal di dalam akuarium.

3. Volume Air Aquarium

Akuarium air laut membutuhkan volume debit air yang lebih besar jika dibandingkan dengan volume debit air tawar, dimana akuarium air laut dengan standar minimal ukurannya membutuhkan 300 liter air laut sedangkan untuk akuarium air tawar dengan standar ukuran minimal membutuhkan 100 liter air tawar.

4. Jumlah Ikan Aquarium

Untuk akuarium air laut tingkat kepadatan jumlah ikan maksimal tergantung dari ukuran akuarium, dimana semakin besar bentuk akuarium maka jumlah kepadatan ikan yang bisa memenuhi akuarium air laut ini semakin besar pula. Untuk akuarium air tawar memiliki tingkat kepadatan 10 cm ikan per 25 liter, dimana ukuran ini wajib dipahami dan diperhatikan dengan seksama agar kadar oksigen dan pergerakan ikan di dalam akuarium air tawar bisa maksimal.

5. Filter Aquarium

Pada akuarium air laut filter yang digunakan wajib mendukung tingkat keasinan air laut yang ada di dalam akuarium agar stabil dan ukurannya lebih kecil yaitu 3/4 dari ukuran utama untuk ukuran protein skimmer yang digunakan. Sedangkan untuk akuarium air tawar ukuran filter jauh lebih besar karena tidak membutuhkan perhitungan perihal tingkat keasinan air karena menggunakan media air tawar.

6. Desain Aquarium

Letak perbedaan antara tampilan desain akuarium air laut dengan akuarium air tawar adalah pada akuarium air laut desain lebih menjorok pada nuansa bahari dan kondisi bawah air laut pada umumnya, dimana pemandangan asli dari kehidupan air laut asli bisa terpancar dengan jelas pada akuarium air laut ini, sedangkan pada akuarium air tawar lebih cenderung sederhana dan biasa serta lebih menjurus pada kehidupan biota air tawar pada umumnya.

7. Spesies Ikan Aquarium

Ikan yang digunakan sebagai penghuni akuarium pada akuarium air laut dengan ikan pada akuarium air tawar juga berbeda. Spesies ikan yang terbiasa hidup di laut menjadi ikan yang biasa digunakan untuk dijadikan sebagai penghuni ikan didalam akuarium air laut.

8. Pasir Aquarium

Pasir yang digunakan untuk akuarium air laut cenderung lebih halus dimana pasir ini merupakan pasir yang biasa bersentuhan dengan air laut tentunya. Sedangkan pasir yang digunakan untuk akuarium air tawar cenderung merupakan pasir biasa yang cenderung tekstur lebih kasar. Itulah letak perbedaan antara akuarium air laut dengan akuarium air tawar yang mana keduanya wajib kita ketahui bersama letak perbedaannya secara mendasar, hal ini dapat dijadikan dasar pengetahuan dan pemahaman dalam menekuni hobi memelihara ikan di akuarium.

Artikel Aquascape & Aquarium silahkan dikunjungi link berikut:

Klik disini:

Informasi Aquascape / Aquarium

Demikian, semoga bermanfaat…

Salam Hormat,

tamanair.net

Aquascape & Aquarium Jakarta, Surabaya Indonesia


Menghadirkan Keindahan & Kenyamanan di Rumah & Kantor Anda


Untuk Informasi & Penjualan Aquascape & Aquarium cantik
Hubungi Customer Service kami

 

Aquascape indah menawan

Perbedaan aquascape dengan aquarium

Apa kabar para pencinta ikan hias dimanapun anda berada? Semoga sehat dan tetap semangat. Berikut ini kita akan membahas tentang perbedaan aquascape dengan aquarium.

Bagi para penggemar ikan hias, memiliki aquarium sebagai bagian interior ruangan menjadi sebuah keniscayaan. Kita semua senang bisa menikmati ikan yang berenang kesana kemari. Melihat berbagai bentuk dan warna ikan yang berenang ke sana kemari mampu menghilangkan stres kepenatan pikiran. Aquarium menjadi solusi hiburan bagi  para profesional yang sibuk bekerja siang dan malam. Nah, bagaimana dengan aquascape?

Apakah aquascape itu?

Seni menghias kotak kaca dengan menghadirkan ikan-ikan dan tumbuhan air sebenarnya bukan hanya terbatas pada aquarium saja, tetapi ada bentukan seni yang lain, yang kita sebut sebagai “aquascape”.  Aquascape merupakan teknik “meniru” lansekap alam dengan menghadirkan nuansa bawah laut atau suasana tanaman air yang indah dan imajinatif.

Aquarium dan aquascape berbeda pada desain dan isinya. Aquarium lebih sering digunakan untuk ikan-ikan hias berukuran sedang hingga besar, menggunakan rerumputan atau tanaman hias, batu karang dan pernak-pernik yang menyerupai ekosistem air. Bagimana dengan aquascape? Aquascape lebih didominasi dengan tanaman air, pasir, batu dan kayu sebagai media pertumbuhan tanaman. Dalam aquascape ikan yang digunakan adalah jenis ikan-ikan hias berukuran kecil agar tidak merusak ekosistem tanaman yang berada di dalam boks kaca tersebut.

Saat ini dikenal dua gaya yang cukup populer, pertama adalah aquascape bergaya alami (Nature Aquarium Style) dan yang kedua aquascape bergaya Belanda (Dutch Style). Berikut akan dijelaskan kedua gaya tersebut secara garis besar.

Pertama, aquascape bergaya alami (natural) telah lama diperkenalkan salah satu maestro aquascaper berasal dari Jepang, Takashi Amano. Keunikan dari gaya ini adalah menghadirkan layout pemandangan yang tumbuh secara alami dan terinspirasi dari konsep berkebun Wabi Sabi di Jepang. Meskipun efek yang dihasilkan dari gaya ini terkesan begitu alami/natural, seolah terbentuk dengan sendirinya, namun pada dasarnya untuk membuat aquascape  ini membutuhkan perencanaan dan pemikiran yang matang. Untuk memulainya, tetapkan konsep & temanya sebaik mungkin agar mendapatkan gambaran bentuk akhir aquascape yang dihasilkan.

Aquascape bergaya alami memiliki ciri dengan menghadirkan layout pemandangan yang tumbuh secara alami dan terinspirasi dari konsep berkebun, hutan hujan, pegunungan, bukit atau lembah.

Ciri-ciri Aquascape gaya natural
  • Dirancang dengan satu titik fokus seperti sebuah bukit kecil, pohon, ataupun tebing yang dibentuk menggunakan hardscape.
  • Ciri khas layout sebuah pemandangan yang tumbuh secara alami dari lingkungan tertentu di alam bebas

Kedua, aquascape bergaya Belanda (ducth style). Gaya belanda ini biasanya tidak memakai hardscape seperti batu batuan atau kayu.

Jenis tanaman aquascape gaya Belanda
  • Tanaman yang umum digunakan dalam gaya Belanda ini yaitu tanaman stem (tanaman yang memiliki banyak spesies dan beragam warna yang cantik menarik
  • Keuntungan aquascape gaya Belanda adalah tanaman dapat menutupi peralatan seperti filter yang dapat merusak keindahan pemandangan.
  • Gaya belanda ini memiliki kekhasan teknik dengan fokus pada penempatan, perkembangan, dan pengaturan tanaman

Pada gaya Belanda, penentuan dan penempatan berbagai jenis tanaman dengan warna-warni yang  berbeda menjadi fokus utama. Penerapan konsep gaya Belanda adalah tampilan efek “kontras” yang menjadi keunggulannya. Hal penting yang harus dikuasai bila ingin menerapkan gaya ini adalah penguasaan yang baik akan berbagai jenis tanaman aquascape.

Demikian sekilas informasi singkat tentang aquascape dan aquarium, semoga bermanfaat.

Salam hormat,

admin,

tamanair.net

Aquarium/ Aquascape Specialist


Menghadirkan Keindahan & Kenyamanan di Rumah & Kantor Anda
Untuk Informasi Aquarium, Aquascape & Ikan Hias, klik disini: Informasi

Kata kunci untuk penelusuran: aquascape mini, aquascape bonsai, cara membuat aquascape murah, cara membuat aquascape untuk pemula, aquascape aquarium, aquascape minimalis, aquascape gaya natural, aquascape natural style, aquascape gaya belanda, aquascape dutch style, jakarta, surabaya, indonesia aquascape

Aquascape Jakarta

Aquascape menarik bergaya Hutan (Jungle Style)


Dapatkan Slideshare disini:
>>>> Aquascape Bergaya Hutan (Jungle Style) <<<<

Aquascape Jungle Style

Salah satu gaya aquascape yang saat ini masih populer dan sering digunakan, karena untuk membuat aquascape bergaya hutan ini sangat mudah, tidak ada aturan yang mengikat terkait tata letak tanaman.Tanaman dibiarkan tumbuh liar agar menciptakan kesan hutan yang dipadati berbagai tumbuhan. Aquascape gaya ini tidak memperhatikan keteraturan dan kerapihan karena tidak ada aturan khusus bagaimana harus menanam tanaman dalam aquascape

Karakteristik Jungle Style antara lain:
  • Tanaman liar yang tumbuh tidak terkendali
  • Jarang dilakukan pemangkasan tanaman
  • Hampir tidak terlihat hardscape dalam aquascape karena didominasi tanaman
  • Tidak akan ada banyak ruang karena hampir seluruh area di penuhi tanaman
Tanaman Yang Direkomendasikan:
  • Microsorum pteropus/pakis lidah kolam
  • Bolbitis heudelotii
  • Vallasneria americana gingantea
  • Crinum calimistratum
  • Aponogeton boevinianus
  • Aponogeton crispus red
Ikan Yang Direkomendasikan:
  • Thayeria boehlkei
  • Paracheirodon innesi/neon tetra
  • Corydoras aeneus
  • Hyphessobrycon colombianus
Tata Letak & Teknik Desain
  • Aquascape gaya ini tidak memperhatikan keteraturan dan kerapihan karena tidak ada aturan khusus bagaimana harus menanam tanaman dalam aquascape. Yang diperlukan hanyalah pengetahuan khusus mengenai berbagai macam tanaman dan cara merawatnya.
  • Penggunaan susbtrate yang berwarna gelap akan memunculkan kesan alami
Peralatan yang dibutuhkan
  • HO T5 fluorescent lamps : penggunaan lampu untuk sumber fotosintesis
  • PAR meter : alat pengukur radiasi dari cahaya yang aktif digunakan dalam proses fotosintesis
  • Filter dengan kapasitas besar : dilakukan agar proses treatment water cycling berlangsung lebih cepat lagi karena aquascape bergaya hutan rentan timbul masalah kaitannya dengan kualitas air

Untuk informasi detail tentang  bagaimana tingkat kesulitan perawatan, dapat diunduh file power point (ppt) bergambar berikut ini:

Dapatkan Slideshare disini:
>>>> Aquascape Bergaya Hutan (Jungle Style) <<<<

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

Aquascape/Aquarium Specialist

Jakarta, Surabaya

tamanair.net


Kata kunci untuk memudahkan pencarian: Aquascape Minimalis, Harga Aquascape, Aquascape youtube, Aquascape sederhana, Aquascape dan Aquarium, Aquascape Iwagumi, Cara membuat Aquascape untuk pemula, Cara membuat Aquascape murah, Aquascape Air terjun, Akuarium Jakarta Indonesia, Tanaman Aquascape & Ikan Aquascape, jual berbagai ikan hias air tawar, aquarium Indonesia


 

Aquascape terbaik

11 hal Penyebab Kegagalan Aquascape

Pengantar

tamanair.net – Para pengemar Aquascape yang berbahagia, apa kabar? Pada artikel kali ini akan dibahas tentang apa saja yang berpotensi dapat menyebabkan kegagalan pembuatan aquascape. Membuat aquascape yang cantik elok menawan memang tidak mudah, tergantung bagaimana kita semua para aquascaper dapat mengetahui cara-cara dan teknik membuat dan merawat aquascape.

Pengetahuan Dasar

Untuk membuat aquascape, minimal kita mempunyai pengetahuan dasar supaya aquascape tersebut dapat tumbuh subur, sehat dan indah mempesona. Apabila pengetahuan tentang pembuatan/ perawatan aquascape terbatas, maka dapat beresiko membuat aquascape gagal untuk tumbuh sehat. Kegagalan pembuatan aquascape dapat merugikan, rugi modal, rugi tenaga dan rugi waktu, sayang kan?

Berikut tim tamanair.net akan menguraikan 11 hal penyebab kegagalan pembuatan aquascape.

Penyebab kegagalan Aquascape yang sering terjadi :
  1. Memilih Filter Aquascape yang kurang tepat. Sebaiknya pilih filter yang tidak membuat riak air, filter yang membuat riak air akan mengurangi bahkan dapat menghilangkan kadar CO2. Filter yang keluar seperti air terjun dapat membuat substrat keruh dan berhamburan. Oleh karena itu model filter hang on dapat dijadikan solusi alternatif.
  2. Cara Menanam Jenis Tanaman Air. Cara menanam tanaman air perlu menjadi perhatian, menanam yang asal tancap dapat membuat tanaman air sulit untuk tumbuh berkembang.
  3. Cara memasukkan Air dalam aquascape. Memasukkan air pada saat pertama set up aquascape juga perlu diperhatikan khusus, sebaiknya jangan langsung memasukkan air menggunakan selang. Memasukkan air dgn menggunakan selang bisa menyebabkan air menjadi keruh, dan memuat pupuk dasar berhamburan keluar. Bagaimana solusinya ? Salah satu cara dengan menggunakan bantuan plastik atau dapat menggunakan piring pada saat memasukkan air. Masukan air dengan dengan lembut berlahan lahan sehingga tidak membuat pupuk dasar berhamburan.
  4. Obat Pembasmi Siput. Salah satu hama yang sering muncul di Aquascape adalah hewan sejenis siput. Siput memang menjadi hama bagi menggembar aquascape, siput sangat cepat berkembang biak sehingga dapat mengganggu keindahan aquascape. Apabila di aquascape ada hewan udang, sebaiknya jangan menggunakan obat pembasmi siput, obat tersebut dapat membunuh udang udang yang ada didalamnya. Salah satu solusinya dapat menggunakan ikan pemakan siput atau keong assasin.
  5. Mesin Aerator Oksigen ( O2 ). Menggunakan mesin aerator oksigen pada aquascape dapat menggurangi kadar CO2 (karbondioksida) yang ada diakuarium/aquscape. Dengan menggunakan pergerakan arus air dari filter sudah mencukupi kebutuhan kadar O2 didalam akuarium.
  6. Penggunaan Lampu dalam Aquascape. Pemakaian lampu pada aquascape sangat diperlukan untuk membantu tanaman air untuk melakukan proses fotosisntesis. Apabila tidak menggunakan lampu dapat berakibat fatal. Ada banyak jenis-jenis lampu, pemilihan jenis lampu juga perlu diperhatikan. Jenis lampu yang bisa berguna untuk membantu tanaman berfoto sintesis, antara lain lampu jenis TL, LED, atau lampu PL. Sebaiknya tidak memakai lampu warna – warni yang sering dijual di pasaran, lampu tersebut hanya sebagai hiasan bukan untuk membantu proses fotosintesis. Penggunaan lampu berwarna putih sangat dianjurkan.
  7. Pengaturan Suhu Air. Gunakan chiller (kipas angin) untuk menjaga suhu air didalam akuarium tetap dingin. Semakin dingin suhu air didalam aquascape semakin subur tanaman air kita. Kebanyakan tanaman air bisa tumbuh subur dan sehat dikisaran suhu 18-24 derajat celcius.
  8. Lampu menyala 24 Jam Nonstop. Menyalakan lampu aquascape secara terus-menerus 24 jam nonstop dapat membuat tanaman air menjadi mati. Secara natural tanaman air tidak secara nonstop mendapatkan cahaya. Ada siang dan malam, pada malam hari tentu tidak ada cahaya. Oleh karena itu, cukup penerangan lampu kurang lebih 14 jam sehari. Pengaturan lampu selain dapat menghemat listrik, juga dapat membuat air didalam aquascape tidak cepat menguap.
  9. Pemilihan Jenis Kayu. Pemilihan kayu untuk aquascape juga berperan penting. Kesalahan memilih jenis kayu, dimungkinkan mempeoleh kayu yang mempunyai getah. Getah kayu dapat membuat tanaman air dan ikan-ikan menjadi mati. Kayu yang biasa dipakai oleh para pembuat aquascape misalnya menggunakan kayu rasamala, bakau atau santigi. Sebaiknya kupas dulu bagian kulit kayu tersebut kemudian rebus kayu tersebut untuk mengeluarkan zat tanin. Zat tanin dapat menyebabkan air berwarna kuning sehingga pembuatan aquascape tidak maksimal.
  10. Pemilihan Jenis Ikan. Kesalahan dalam pemilihan jenis ikan juga dapat berdampak pada kelangsungan dan kesuburan aquascape. Jenis ikan tetra dan guppy cocok untuk aquascape. Sebaiknya tidak mengunakan jenis ikan yang suka memakan tanaman air atau ikan-ikan yang suka menggali substrat.
  11. Ketekunan dan dedikasi. Untuk dapat berkarya maksimal tentu saja diperlukan ketekunan dan dedikasi bagi para aquascaper, tanda 2 hal tersebut akan sulit membuat aquascape indah mempersona menjadi pujaan penikmatnya.

Demikian sekilas informasi yang dapat kami share kali ini. Semoga artikel sederhana ini bermanfaat. Kalau ada yang benar, itu datangnya dari Allah SWT, apabila ada yang salah itu semata-mata karena kesalahan kami sendiri.  Selamat bekerja, selamat beraquascape, sukses dan bahagia selalu, Wassalam.

admin,

tamanair.net

Aquascape/Aquarium Specialty

Jakarta & Surabaya


Menghadirkan keindahan & Ketenangan di kantor dan rumah Anda


Kata kunci untuk membantu penelusuran: ikan aquascape, kayu aquascape, suhu aquascape, lampu aquascape, pembasmi siput aquascape, tanaman aquascape, filter aquascape, Jakarta, Surabaya, aquarium, pengaturan suhu aquascape, penjualan aquascape, penjualan aquarium, pembelian aquascape dan aquarium

Aquascape Jakarta

Jenis -Jenis Tanaman indah Aquascape


Slide Share Power Point:

>>>Jenis – Jenis Tanaman Pada Aquascape<<<

Tanaman yang berada di aquarium tidak hanya memperindah aquarium, tetapi juga menjadi tempat bersembunyi ikan. Bagaimana dengan aquascape ?

Pengertian Aquascape

Aquascape adalah seni mengatur tanaman air dan batu, batu karang, koral, atau kayu apung, secara alami dan indah di dalam akuarium sehingga memberikan efek seperti berkebun di bawah air. Dengan adanya berbagai jenis tanaman, maka akan memperkaya alternatif pilihan untuk desain seni aquascape.

Jenis-Jenis Tanaman

Berikut adalah jenis-jenis tanaman cantik yang bisa di tanam di aquascape anda …

  1. Java Moss: Java moss tergolong mudah dalam hal perawatannya sebab tidak memerlukan banyak karbondioksida dan intensitas cahaya yang tinggi. Java moss bisa tumbuh emersed. Tingkat pertumbuhannya lambat
  2. Monte Carlo: Monte Carlo yang termasuk jenis tanaman aquascape yang bisa dipakai sebagai tanaman karpet di substrat akuarium dengan laju pertumbuhan yang relatif cepat. Monte Carlo tergolong tanaman aquascape yang unik. Apabila terkena cahaya yang kuat, maka kecepatan tumbuhnya semakin tinggi dan menghasilkan karpet pada batas tertentu.
  3. Dwarf Baby Tears: Dwarf Baby Tears mempunyai daun yang kecil dan padat. Tumbuhan aquascape ini mempunyai tingkat pertumbuhan sedang dengan ketinggian yang rendah. Hemianthus Callitrichoides perlu mendapatkan cahaya yang tinggi, namun tetap mampu beradaptasi pada kondisi cahaya menengah. Dengan cahaya yang banyak, karbondioksida terlarut, dan substrat kaya nutrisi bisa memberikan hasil pertumbuhan terbaik.
  4. Hygrophila Polysperma: Tanaman ini sepertinya tidak telalu peduli terhadap intensitas cahaya, yang terpenting cahaya tetap ada meski intensitasnya rendah. Perawatannya mudah sehingga tanaman aquascape ini cocok untuk pemula
  5. Windelov: Windelov merupakan salah satu tanaman aquascape untuk pemula ataupun paraaquascaper yang sudah ahli karena mudah dalam segi perawatannya. Tanaman penghias akuarium yang satu ini juga mempunyai ketahanan diri yang kuat, terlebih bila diikat pada akar, kayu ranting, atau ditempel pada batu.

Tertarik mengetahui jenis-jenis tanaman aquascape lainya?

Silahkan di unduh file power point (ppt) dengan berbagai gambar tanaman dan penjelasannya berikut ini:

Klik disini:

>>>Jenis – Jenis Tanaman Pada Aquascape<<<

Harus diingat bahwa tanaman apapun akan mati jika fotosintesis, suhu, dan pH tertentu dalam aquascape tidak mendukung.

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

tamanair.net

Aquascape / Aquarium Specialist, Jakarta, Surabaya & kota-kota besar


Menghadirkan Keindahan & Kenyamanan di Rumah & Kantor Anda

Informasi Aquascape/Aquarium (Klik Disini)

Kata kunci untuk penelusuran: tanaman aquascape, ikan aquarium, membuat aquascape, aquarium aquascape, aquarium, cara membuat aquascape, acara membuat aquarium mini, peralatan aquarium, bahan aquarium, cara praktis membuat aquarium mini, aquarium jakarta, Aquarium surabaya, info aquarium, info aquascape, cari aquarium murah, toko aquarium, ppt, power point

Ikan hias aquarium air tawar ikan cupang

Keunikan Ikan Cupang, Lemon & Ikan Paradise

Apa kabar kawan-kawan pecinta aquarium di  Bumi Pertiwi ini. Berikut kami uraikan beberapa ikan hias air tawar yang cukup mudah dipelihara. Berikut kami uraikan sedikit info tentang ikan cupang, ikan lemon dan ikan paradise.

Keunikan Ikan Cupang

Ikan cupang merupakan ikan yang berasal dari sepesies ikan berukuran mini karena ia berukuran hanya 2,5 cm dan dapat tumbuh hingga ukuran 12,5 cm. Ikan ini cukup unik karena ikan cupang dapat menghirup udara yang tidak berada di dalam air, ikan cupang menggunakan organ tubuhnya yang dikenal dengan sebutan dengan labirin. Menarik bukan?

Ikan cupang ini dapat dijumpai dalam berbagai jenis warna. Cukup menarik memang, ikan ini sangat digemari oleh para penikmat ikan hias. Kalau dilihat dari jenisnya, ikan ini termasuk ke dalam keluarga gourami (Osphoronmidae). Anda tertarik dengan ikan warna-warni?

Kelemahan  ikan jenis ini, ikan ini  suka untuk bertarung dengan ikan cupang lain yang berada di dalam satu wadah. Oleh karena itu jika ingin memelihara banyak ikan cupang, perlu menempatkan di dalam wadah yang berbeda.

Baca juga: Keunikan Ikan Red Phantom Tetra, Botia & Niassa

Keunikan Ikan Lemon

Ikan hias air tawar ini diberi nama “ikan lemon” karena memiliki warna tubuh bak seperti buah lemon. Warna kuning terang yang dominan pada tubuh ikan lemon. Selain warna kuning, kawan-kawan dapat menemukan warna hitam pada ujung sirip atas.

Kelemahan jenis ikan ini adalah perilakunya yang agresif. Jika tertarik memelihara ikan ini maka disarankan untuk memisahnya dari ikan lain. Apabila kawan-kawan mencampurnya dengan jenis ikan lain,  maka dikuatirkan ikan lemon akan menyerang ikan lain yang ada di dalam satu tempat.

Keunikan Ikan Paradise

Berikut akan kami jelaskan keunikan ikan paradise. Ikan paradise (Macropodus opercularis) adalah ikan hias air tawar yang berasal dari negeri Cina. Ikan paradise memiliki bentuk yang unik menarik karena memiliki garis merah dan garis biru yang selang seling.

Sirip ikan paradise berukuran panjang, berada di punggung serta memiliki warna biru. Sirip yang ada di perut berwarna biru di bagian pangkal, dan warna merah di bagian ujung. Ikan jenis ini dapat bertumbuh hingga memiliki panjang 7,5 cm.  Saat ini, ikan ini telah dikembangkan dengan beragam warna termasuk coklat, albino dan warna biru. Ikan paradise ini merupakan salah satu spesies ikan yang dapat berubah warna. Ikan ini dapat berubah warna dari warna terang menjadi lebih gelap saat dihadapkan dengan rangsangan tertentu.

Ikan jenis paradise merupakan kategori ikan agresif. Ikan ini dapat saling menyerang satu sama lain dan juga mampu memangsa ikan-ikan kecil, serangga, invertebrata.

Demikian penjelasan singkat tentang berbagai jenis – jenis ikan hias air tawar. Dalam kesempatan lain, kami juga akan menjelaskan jenis-jenis ikan hias yang lain. Semoga info singkat ini dapat menjadi referensi bagi kawan-kawan yang ingin memiliki aquarium indah menawan. Ok?

Demikian sekilas informasi singkat, tentang Ikan Cupang, Ikan Lemon & Ikan Paradise, semoga bermanfaat.

Salam hormat,

admin,

tamanair.net

Aquarium/ Aquascape Specialist


Menghadirkan Keindahan & Kenyamanan di Rumah & Kantor Anda
Untuk Informasi Aquarium, Aquascape & Ikan Hias, klik disini: Informasi

Kata kunci untuk penelusuran: tanaman aquascape / ikan aquarium / membuat aquascape / aquarium aquascape / aquarium / cara membuat aquascape / acara membuat aquarium mini / peralatan aquarium / bahan aquarium / cara praktis membuat aquarium mini /ikan cupang / ikan paradise / ikan lemon /aquarium jakarta /Aquarium surabaya

Iwagumi Cantik

Aquascape Gaya Iwagumi (Iwagumi Style)


Klik Power Point Indah:
 >>>Aquascape Gaya Iwagumi (Iwagumi Style) <<<

 

Iwagumi style dikembangkan sekitar 30 tahun yang lalu oleh aquarist terkenal Takashi Amano. Gaya aquascape ini bentuknya tidak hanya bersifat minimalis, tapi juga mencerminkan budaya Jepang yang berspiritualitas dan cinta keindahan dan kesederhanaan.

Iwagumi berasal dari bahasa jepang yang berarti sekumpulan batu. oleh karena itu, aquascape gaya ini pemeran utamanya adalah batu yang disusun bertingkat (terdiri dari 3 batu utama dimana 1 batu paling besar, dan 2 batu lainnya lebih kecil

Tata Letak Iwagumi
  • Tidak semua gaya iwagumi menggunakan formasi 3 pilar batuan, bahkan bisa lebih dari itu tapi menunjukkan jumlah ganjil (3,5,7 dst) sehingga tidak berbentuk simetri.
  • Batuan yang populer digunakan yaitu seiryu-seki, maten dan shou, tetapi tidak ada batasan pasti jenis batu apa yang harus digunakan asal memiliki perbedaan bentuk dan kontur.
Jenis-jenis Batu Iwagumi
  • Oyaishi (batu primer) : yang terbesar dan paling indah, ditempatkan di titik fokus dari aquascape, menempati 2/3 dari puncaknya, sedikit miring ke arah air mengalir agar membuat tampilan alami.
  • Fukuishi (batu sekunder) : ditempatkan di sebelah kanan/kiri dari oyaishi. harus menyerupai oyaishi dalam warna dan tekstur.
  • Soeishi (jenis ketiga batu) : biasanya ditempatkan di samping oyaishi bersama fukuishi.
  • Suteishi (terbesar ke empat) :  batu yang tidak menonjol dan sering tertutup oleh flora.
Rekomendasi Tanaman untuk  Aquascape Iwagumi
  • Dwarf hairgrass (eleocharis acicularis)
  • Glossostigma elatinoides
  • Hemianthus callitrichoides kuba
Rekomendasi Ikan (ikan aquascape)
  • Cardinal tetra
  • Rummy nose tetra
  • Harlequin rasbora
Kelemahan Aquascape Iwagumi antara lain
  • Tanaman pada gaya ini adalah akar kelas berat, membuat pilihan kehalusan substrat dan pilihan penyaringan air harus teliti
  • Rentan terhadap pembentukan algae

Tertarik dengan Aquascape Iwagumi?

Untuk lebih jelasnya, silahkan diunduh file power point (ppt) bergambar berikut ini:

Dapatkan Slideshare disini:
 >>>Aquascape Gaya Iwagumi<<<

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,


tamanair.net

Aquascape /Aquarium Specialist

(Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Bandung, Semarang)


Dapatkan artikel Aquascape terkait: Cara membuat Aquascape untuk pemula, Cara membuat Aquascape murah, Aquascape Air terjun, Aquascape Minimalis, Harga Aquascape, Aquascape youtube, Aquascape sederhana, Aquascape dan Aquarium, Tanaman Aquascape, Ikan Aquascape, Cari Aquascape, Info aquascape, Cari Aquarium, Info Aquarium

Paludarium

Paludarium

Apa kabar pembaca yang budiaman!

Pernah mendengar Paludarium?

Selain Aquarium dan Aquascape, Paludarium mulai Trending lho… Penasaran?  Apa itu paludarium?

Paludarium adalah gabungan dari akuarium dan terarium sehingga biota air, amphibi dan biota darat dapat disatukan dalam suatu ekosistim mini. Umumnya palud, sebutan untuk paludarium, dibuat semata untuk estetika, seperti untuk hiasan di rumah. Namun, ada juga yang menggunakannya untuk penelitian atau untuk mempercepat reproduksi hewan atau mendorong pertumbuhan tanaman di akuarium.

Paludarium mampu menggabungkan habitat darat, air dan udara, maka jenis flora dan fauna yang dipelihara semakin banyak, mulai dari amfibi, reptil, ikan, hingga serangga dan burung. Akibatnya jenis ekosistem yang dapat dibuat pun beragam. Contoh-contoh tema ekosistem yang dibuat adalah hutan hujan tropis, pinggiran sungai, rawa, bahkan pantai.

Jika ingin mendekati ekosistem aslinya, ukuran paludarium sangat berpengaruh, walau sebenarnya paludarium tidak memiliki standar ukuran. Sampai saat ini Montreal Biodome di Kanada yang mencakup lima ekosistem, 4.000 fauna, dan 1.500 flora masih menjadi paludarium terbesar di dunia.

Ciri Khas Palud

Palud bisa dikatakan mirip dengan biotope. Ditambahkan dari berbagai sumber, biotope merupakan konsep yang merefleksikan visual alami yang diinginkan walaupun tanaman dan organisme tidak perlu hadir di dalamnya. Sedangkan palud, tanamannya bisa tumbuh di dengan perakarannya di dalam air, namun juga ditambahkan konsep udara untuk mereka berkembang.

Tapi, tidak jarang komponen darat juga banyak dilibatkan untuk membentuk sebuah palud. Dan hal ini pulalah yang membedakan palud dengan aquascape. Yakni, komponen organisme di dalamnya. Palud lebih fokus di komponennya yang terdiri dari setengah daratan dan setengah perairan, sedangkan aquascape full air, komponennya full harus yang berada di perairan. Contoh, tanaman aquascape haruslah tanaman dalam air, sedangkan  Palud lebih menspesialisasi di variasi di kedua komponen baik di darat maupun air.

Konsep Alami

Dari segi nutrisi, pun dipersiskan dengan konsep alami yakni nutrisi langsung dari alam. Sehingga, jika sang penghobi berniat mengisi organisme seperti ikan, maka tidak perlu diberi pakan. Hanya tergantung dari konsep alamnya.

Palud bisa terdiri dari akuarium ukuran panjang 30 cm dengan komponen lumut, tumbuhan paku, monte carlo, atau bahkan anggrek. Jenis organisme seperti ikan cukup menyamai ikan lokal, yang bukan berasal dari breeding, melainkan tangkapan liar. Jarang sekali ikan hias seperti neon, manfish,  dan diskusdalam palud. Yang banyak itu ikan khas daerah seperti ikan sepat dan cupang yang juga gampang diurus dan kuat di alam liar.

Walaupun, tidak menutup kemungkinan pemain palud juga merupakan pemain aquascape karena kemiripin pemeliharaannya. Yakni, perhatikan konsep dasar perairan dan tanamannya yang butuh CO2, sinar matahari, dan nutrisi. Dengan penerapan konsep ini, palud menjadi relatif lebih gampang karena bisa ada tanaman air dan darat dan unsur CO2 menjadi tidak wajib. Beda dengan aquascape yang tanamannya harus di dalam air dan planting harus ada CO2. Sedangkan konsep sinar, bagi palud, haruslah sinar yang tidak terlalu terik karena biasanya tanaman di palud, seperti lumut akan tumbuh pada suhu rendah.

Demikian, semoga bermanfaat.

Salam Hormat,

admin

tamanair.net

Aquascape & Aquarium Jakarta, Surabaya Indonesia

Penjualan / Pembelian / Jual / Beli / Maintenence / Perawatan / Pemeliharaan /  Peralatan


Kumpulan Artikel Aquascape & Aquarium menarik silahkan dikunjungi link berikut:

>>>Informasi Aquascape / Aquarium<<<

 

Menghadirkan Keindahan & Kenyamanan di Rumah & Kantor Anda

Untuk Informasi tempat / lokasi  Penjualan Aquascape & Aquarium cantik
Hubungi Customer Service Anda (Klik disini)

Kata kunci untuk penelusuran: ikan hias air tawar, pembuatan paludarium, pembuatan aquarium yang cantik, desain aquascape yang menawan, penjualan aquascape jakarta, penjualan aquascape surabaya, jual beli ikan hias online, ikan hias murah di indonesia, teknik merawat aquascape, bandung, semarang, makassar, medan, bali

Ikan Hias Neon Tetra yang cantik

Keunikan Ikan Neon Tetra, Komet dan Oskar

Keunikan Ikan Neon Tetra

Berikut akan diuraikan sekilas tentang jenis ikan Neon Tetra. Ikan Neon tetra adalah ikan hias yang berwarna biru cerah di bagian belakang dan perak putih di bagian perut. Keunikan & kecantikan warna dari ikan ini, membuat ikan neon tetra menarik minat banyak pecinta ikan hias di seluruh wilayah Nusantara.

Spesies Ikan Neon tetra berasal dari Amerika Latin, tepatnya berasal dari Sungai Amazon. Sepintas ikan hias ini memiliki warna merah yang menonjol di bagian belakang. Adapun pada bagian atas, bawah dan bagian depan tubuh ikan ini berwarna biru sampai dengan kehijauan.

Keunikan lain, Ikan Neon Tetra memiliki beberapa keluarga termasuk black neon, neon tetra albino, neon blue eyes dan fire neon. Dari seluruh keluarga ikan neon, Ikan neon tetra adalah jenis ikan neon yang paling populer dan memiliki harga paling tinggi.

Tertarik mengkoleksi ikan jenis ini? Ikan Neon tetra lebih sering dipelihara dalam jumlah besar (dalam kelompok), mengapa?  Ya, karena warna tubuh dari ini jenis ini akan lebih terlihat dan menarik saat berada dalam kelompok besar. Ikan ini sangat top dan meningkat terus  popularitasnya. Peningkatan ekspor ikan jenis ini cukup besar dari tahun ke tahun.

Baca juga: Keunikan Ikan Maskoki, Koi & Louhan

Keunikan Ikan komet

Tema-teman tentu saja pernah melihan ikan komet. Ikan komet yang memiliki sebutan latin Carrassius Auratus merupakan jenis ikan hias yang memiliki banyak penggemar. Mengapa?  Tentu saja karena ikan komet ini memiliki fisik yang ramping dengan warna perak mengkilap berwarna putih dan merah cerah. Ikan cantik ini memiliki ekor panjang yang terus melambai lambai saat berenang. Keindahan ikan ini membuat para pecinta ikan hias berhasrat ingin memelihara dan mengembangkan ikan jenis ini.

Disaat masih muda, ekor ikan komet tidaklah terlalu lebar. Seiring ikan ini tumbuh menjadi dewasa, ia memiliki ekor yang semakin lebar, hal ini yang membuatnya nampak sangat anggun. Untuk merawat jenis ikan hias ini tentu tidak sulit, ikan komet tidaklah rewel. Ikan komet ini dapat di budidayakan di kolam tanpa perlakuan khusus. Sulitkan makanannya? Tidak, makanannya cukup dedak (dari hasil penggilingan beras) yang ditaburkan setiap hari, pagi dan sore. Secara spesies, Ikan hias jenis komet masih satu keluarga dengan ikan mas yang berasal dari Jepang. Ikan jenis ini masuk ke Indonesia sekitar tahun 1970-an.

Keunikan Ikan Oskar

Siapa yang tidak mengenal ikan Oskar? Ikan Oskar adalah jenis ikan yang banyak digemari oleh pecinta ikan hias baik dari penggemar domestik maupun luar negeri. Ikan Oskar  memiliki bentuk fisik yang lebar seperti ikan Nila atau ikan Mas.

Ada beberapa hal yang membedakan ikan Oskar dengan ikan Mas atau Nila, warna pada tubuh ikan oskar lebih variatif dan kombinasi warna kulitnya terlihat lebih indah dari ikan mas. Pada sisik-sisik ikan Oskar terdapat motif unik seperti menyerupai batik yang menambah keindahan dari ikan tersebut. Hal menarik lainnya adalah, terdapat pula  ikan Oscar jenis albino (putih pucat) dengan garis totol oranye atau berwarna polos. Wow, tentu hal ini menarik untuk dikoleksi.

Demikian informasi singkat terkait jenis ikan hias air tawar. Dalam kesempatan berikutnya, tim tamanair.net akan menguraikan jenis-jenis ikan hias yang lain. Semoga info singkat ini dapat menjadi bahan bacaan ringan bagi kawan-kawan yang ingin memiliki aquarium / aquascape indah nan menawan. Salam hangat dan tetap semangat.

Demikian sekilas info singkat, tentang Ikan Neon Tetra, Ikan Komet dan Ikan Oskar, semoga bermanfaat.

Salam hormat,

admin,

tamanair.net

Aquarium/ Aquascape Specialist


Menghadirkan Keindahan & Kenyamanan di Rumah & Kantor Anda

Untuk Informasi Aquascape, klik disini: Informasi


Kata kunci untuk penelusuran: tanaman aquascape, ikan aquarium, membuat aquascape, aquarium aquascape, aquarium, cara membuat aquascape, acara membuat aquarium mini, peralatan aquarium, bahan aquarium, cara praktis membuat aquarium mini, aquarium jakarta, Aquarium surabaya, Ikan Neon Tetra, Ikan Komet, Ikan Oskar