• +081331048489
  • tamanair.info@gmail.com

Aquascape

Aquascape

Aquascape gaya Belanda (Dutch Style)

Aquascape Dutch style (Gaya Belanda)  merupakan gaya aquascape tertua yang dipakai oleh hampir seluruh aquarist di belanda.

Karakteristik Aquascape Gaya Belanda

Ciri dari gaya ini adalah tidak menggunakan hardscape seperti batu ataupun kayu.

Jenis tanaman pada umumnya menggunakan
  • Tanaman yang biasa digunakan dalam gaya belanda ini yaitu tanaman stem (tanaman yang memiliki banyak spesies dan beragam warna yang menarik
  • Keuntungan aquascape gaya belanda adalah tanaman dapat menutupi peralatan seperti filter yang dapat merusak pemandangan

Baca juga: Aquascape Gaya Iwagumi

Jenis Jenis Tanaman Aquascape Gaya Belanda
  • Alternanthera Reineckii, Ammania, Rotala dan tanaman solitaire seperti Tiger Lotus atau Aponogetons : Tanaman yang biasa digunakan sebagai focal point atau titik fokus pada aquascape bergaya belanda
  • Java Moss : Tanaman digunakan dan ditempatkan di antara kelompok tanaman yang berbeda dengan tujuan menciptakan efek kontras dan juga untuk menunjang titik fokus yang sudah dipersiapkan
  • Saururus Cernuus dan Lobella Cardinalis: Tanaman ini ditempatkan pada sudut pandang tertentu dan naik ke arah belakang aquascape sehingga menciptakan ilusi dari sebuah kedalaman.
  • Hygrophila Corymbosa dan Limnophila Aquatica : Tanaman ini merupakan tanaman stem yang cukup besar dengan tingkat pertumbuhan yang cepat dan memunculkan efek visual yang kuat.
  • Spesies Cryptocoryne (lucens, lutea, walkeri, wenditi, dan becketii) : Tanaman air dengan ukuran cukup kecil, biasanya digunakan dalam dua baris pertama di dalam aquascape. Tanaman I I memunculkan efek kontras yang baik terutama ketika menggunakan substrate berwarna gelap.
Jenis Ikan yang sering digunakan dalam Aquascape Gaya Belanda

Ikan yang digunakan tidak terlalu vital perannya namun tetap perlu diperhatikan. Ikan yang bersifat bergerombol tetap menjadi pilihan utama namun dengan ukuran yang sedikit lebih besar.

Tautan Penting: Aquascape Gaya Jungle

Alat-alat yang digunakan untuk menbuat Aquascape Gaya Belanda
  • Substrate : gunakan substrate terbaik berupa soil
  • Fertilizers atau pupuk : komponen perawatan yang sangat penting
  • Lampu : untuk pencahayaan
  • Sistem filtrasi : penggunaan filter canister lebih baik
  • CO2 kits : dengan dosis 20-30 ppm

Untuk lebih jelasnya, dapat diunduh file power point ( download ppt) dengan berbagai gambar berikut ini:

Download PPT:

>>> Aquascape Gaya Belanda <<<

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

tamanair.net

Aquascape & Aquarium Specialist


Hubungan konsultan Taman Air untuk menanyakan :
  1. Jenis-jenis Aquascape
  2. Biaya Pembuatan Aquascape
  3. Bahan-bahan aquascape yang murah
  4. Harga Aquascape yang murah
  5. Pembelian bahan-bahan aquascape secara online
  6. Tempat Taman Air di Surabaya dan Jakarta, Makassar dan Bandung
  7. Dimana membeli Aquarium atau Aquascape

Menghadirkan keceriaan di kantor dan rumah Anda
Hubungi Marketing kami: Informasi

Mengenal Aquascape

Mengenal Perbedaan Aquascape & Aquarium

Silahkan unduh Slide Power Point dibawah ini:

>>Mengenal Aquascape<<

Memelihara ikan hias adalah salah satu hobi yang telah lama digandrungi dan memiliki banyak peminat. Mereka yang menggemari ikan hias biasanya memiliki aquarium dilengkapi dengan segala pernak-perniknya. Tak sedikit juga yang memilih kolam kecil di halaman atau taman sebagai bagian dari desain rumahnya. Selain aquarium dan kolam, sebagian lainnya juga menggunakan aquascape sebagai media pemeliharaannya. Meski sudah banyak peminat aquascape pada kalangan penghobi ikan hias, namun banyak orang yang belum tahu perbedaan antara aquascape dengan aquarium.

Perbedaan Aquacape dengan Aquarium

Antara aquascape dan aquarium keduanya memiliki bentuk wadah sama. Hal yang membedakan antar keduanya adalah desain dan isinya. Aquarium berfokus pada pemeliharaan ikan, semua jenis ikan dapat dimasukkan, keindahan aquarium berasal dari bentuk, warna dan tingkah laku ikan. Sedangkan, aquascape lebih didominasi dengan gabungan antara tanaman air, bebatuan, pasir dan kayu memperindah desain aquascape. Selain itu, hanya jenis ikan tertentu yang dapat dimasukkan atau sesuai dengan aquascape.

Tautan Penting: Langkah Sederhana Pembuatan Aquascape

Sejarah Aquascape

Aquascape berawal dari Negara Jepang. Pada tahun 1990, seni aquascape ini diperkenalkan oleh Takashi Amano. Teknik aquascape Takashi Amano meniru sebuah pemandangan alam yang ada di Jepang dengan gaya susunan asimetris yang relatif.  Spesies tanaman yang unik dan sesuai yaitu, batu serta kayu apung yang bagus dijadikan perpaduan yang menarik dan pemilihan yang tepat. Salah satu konsep yang paling terkenal dan banyak digunakan yaitu konsep estetika yang dinamakan konsep Jepang wabi-sabi. Konsep ini menonjolkan sebuah kefanaan dan gaya minimalis dari sebuah seni aquascape.

Jenis ikan hias yang sesuai dengan aquascape

Untuk aquascape akan bagus apabila menggunakan ikan berukuran kecil dengan warna terang atau mengkilap saat terkena cahaya seperti serpae tetra, red line torpedo barb, glowlight tetra, diamond tetra, rainbow, cardinal tetra, congo tetra, neon tetra dan manfish. Hindari menggunakan ikan sejenis ikan koi, koki, komet yang biasa dipelihara di aquarium karena dapat merusak dan memakan tanaman air, serta cepat membuat air keruh.

Demikian sekilas informasi tentang Aquascape & Aquarium, semoga bermanfaat.

Salam hormat,

Tamanair.net

Aquascape & Aquarium Specialist

Guide To Aquascaping Style

Halo rekan-rekan semua, apa kabar? Pada kesempatan kali ini kami dari tim tamanair.net kembali hadir untuk sedikit menguraikan berbagai gaya desain aquascape.

Berbagai Gaya Desain Aquascape

Saat Anda membuat aquascape / aquarium, mungkin Anda menginginkan aquascape / aquarium anda terlihat jauh lebih menarik, maka Anda bisa memperhatikan beberapa gaya desain aquascape paling umum digunakan sebagai berikut :

Dutch Style Aquascape

Gaya ini dicirikan oleh berbagai jenis tanaman dengan beberapa jenis daun. Ini sering terlihat dengan ‘lapisan’ atau teras yang dikenal sebagai ‘jalan’ Belanda. Lantai ditutupi oleh karpet, atau tanaman, dengan tanaman lebih tinggi yang melapisi bagian belakang wadah. Yang paling mencolok, biasanya tidak memiliki hardscape — Anda tidak akan melihat banyak, jika ada, batu atau kayu apung dalam gaya Belanda.

Tautan Penting: Aquascape Gaya Belanda (Dutch Style)

Nature Aquarium

Gaya ini adalah yang mungkin Anda lihat di seluruh internet, di berbagai forum, dan memenangkan banyak penghargaan. Gaya ini menunjukkan gambaran lingkungan alami seperti perbukitan, gunung, lembah, dll.

Tautan Penting: Aquascape Gaya Natural

Iwagumi Style Aquascape

Ini adalah salah satu gaya aquascaping paling populer saat ini. Ini pertama kali dibuat populer oleh Bapak Aquascaping Modern, Takashi Amano, dan dicirikan oleh serangkaian batu yang disusun sesuai dengan Rasio Emas, atau Rule of Thirds. Harus selalu ada jumlah batu yang ganjil untuk mencegah tata letak dari ‘penyeimbangan’, karena mata manusia selalu mencoba untuk melihat ‘perpecahan’ dalam tata letak yang seimbang.

Wadah ini mungkin meniru pemandangan alam, dengan tema umum kesederhanaan dan ruang terbuka. Ada warna terbatas pada tumbuhan & batu, dan jumlah flora dan fauna yang bervariasi dijaga seminimal mungkin untuk menciptakan minimalis.

Tautan Penting: Aquascape Gaya Iwagumi

Jungle Style Aquascape

Gaya ini bertujuan untuk meniru hutan, apakah itu Amazon, hutan Afrika atau lokasi lain. Mereka cukup populer di tangki yang lebih besar, di mana skala penuh gaya dapat digambarkan secara efektif.

Tautan Penting: Aquascape Gaya Hutan

Biotope Style Aquascape

Gaya ini berusaha untuk sempurna meniru lingkungan alam, termasuk kondisi air, spesies flora dan fauna, dan bahkan hardscape batu dan / atau kayu apung. Ini bisa sangat indah, dan berguna bagi beberapa ahli biologi untuk mempelajari lingkungan yang seharusnya menjadi tantangan untuk dipelajari.

Menarik bukan, untuk lebih jelasnya, Anda dapat mengunduh file power point berikut ini:

>> Guide to Aquascape Style<<

Demikian, semoga bermanfaat.

Salam,

tamanair.net

Aquascape & Aquarium Specialist

Cara Membuat Aquascape Sederhana

Cara Membuat Aquascape Sederhana

Apa kabar adik-adik semua? Pada kesempatan ini, kakak akan sedikit menjelaskan cara membuat aquascape secara sederhana, semoga informasi ini dapat menjadi pemicu awal untuk terus belajar dan berkarya.

Sebelum memulai membuat dan mendekorasi aquascape yang kita inginkan, terlebih dahulu siapkan berbagai alat dan bahan yang dibutuhkan.

Tautan Penting: Alat & bahan pembuatan aquascape

Jika seluruh alat dan bahan telah terkumpul, langkah awal yang mesti dilakukan adalah membersihkan terlebih dahulu tabung aquarium. Lalu lakukan step-step berikut ini:

  • Mengatur bagian dasar aquascape. Taburkan pasir halus di bagian dasar dengan ketinggian 2-3 cm. Jenis pasir yang digunakan bisa pasir silica ataupun pasir lainnya.
  • Masukkan pupuk dengan ketebalan 2-3 cm serta jangan sampai terkena ujung kaca supaya tidak terlihat dari luar. Pemberian pupuk ini berfungsi untuk nutrisi bagi tanaman yang akan dipakai kecuali jenis tanaman air yang mampu menyerap nutrisi melalui daun, pemberian pupuk ini bisa dihilangkan untuk menghemat biaya.
  • Menutup kembali dengan tumpukan pasir supaya pupuk tidak terlihat. Pasir ini akan menjadi bagian permukaan dasar aquascape.
  • Memasukkan bebatuan maupun asesoris mati. Jangan lupa untuk menempatkan dan mengatur tata letak semenarik mungkin yang sudah disesuaikan dalam perancangan sebelumnya. Karena kamu akan memerlukan cukup banyak waktu untuk membuat ulang apabila pada tahap ini ada kesalahanan terkait dengan tata letak aksesoris.
  • Mengisi seperempat bagian aquarium dengan air bersih secara perlahan dengan mengyunakan saringan agar tidak merusak dekorasi yang telah dibuat sebelumnya.Tanam satu persatu tumbuhan yang sudah disiapkan.
  • Mengisi aquascape dengan air. Kurang lebih prosesnya sama dengan yang sebelumnya, masukkanlah air secara perlahan supaya tumbuhan yang sudah dipasang dan tananan pasir tidak menjadi rusak. Ketika aquascape sudah dirasa penuh, kamu bisa membuang airnya kembali kurang lebih 70% dari jumlah yang ada, kemudian isi lagi sampai penuh.
  • Langkah terakhir, susun filter, diffuser co2, dan lampu yang akan dipakai. Filter berguna untuk sirkulasi dan juga menyaring air dari kotoran. Sedangkan co2 dan lampu sangat berguna untuk proses fotosintesis dari tanaman. Untuk lampu, pastikan hanya dinyalakan tidak lebih dari 8-9 jam perhari.

Tautan Penting: Cara merawat Aquascape 2 bulan pertama

Demikian sekilas informasi tentang cara membuat aquascape secara sederhana. Untuk lebih jelasnya silahkan di download slideshare powerpoint berikut ini:

Download disini: Cara membuat Aquascape

Demikian, semoga bermanfaat.

Salam hormat,

tamanair.net

Aquascape & Aquarium

Cara Membuat Aquascape

Berapa Faktor Penyebab Kegagalan Aquascape

Apa kabar Indonesia, Salam dahsyat! Pada kesempatan kali ini, kami dari tim kreatif tamanair.net akan mencoba sedikit menguraikan beberapa faktor yang dapat menyebabkan kegagalan dalam pembuatan aquascape.

Merancang dan menbuat aquascape memang tidak mudah. Kalau kita tidak memahami cara dan tekniknya tentu akan menghadapi resiko kegagalan. Namun jangan kuatir, minimal kita mempunyai pengetahuan dasar agar aquascape dapat tumbuh subur, cantik dan indah dipandang.

Pemahaman dan pengetahuan tentang aquascape yang minim, berpotensi menjadikan penyebab kegagalan aquascape. Berikut akan kami uraikan satu persatu.

Beberapa Faktor Penyebab Kegagalan Aquascape:
Kekeliruan Memasukkan Air

Metode memasukkan air pada saat pertama set-up aquascape perlu diperhatikan. Sebaiknya kita tidak langsung memasukkan air memakai gayung atau selang. Memakai selang dapat menyebabkan air menjadi keruh dan memuat pupuk dasar aquascape menjadi berhamburan. Teknik  umum yang bisa digunakan adalah dengan bantuan plastik atau piring.

Kekeliruan Cara Menanam Tanaman Air

Metode menanam tanaman air perlu diperhatikan dengan sungguh-sungguh, menanam asal tancap bisa berpotensi membuat tanaman susah untuk tumbuh subur dan bahkan beresiko menjadi layu / mati.

Salah Pemilihan Jenis Ikan untuk Aquascape

Pemilihan jenis ikan untuk aquascape juga berdampak pada keberhasilan set-up aquascape. Jangan pilih ikan yang suka memakan tanaman air  atau ikan yang suka menggali substrat. Jenis ikan tetra dan ikan guppy dapat dipakai untuk aquascape.

Pilih ikan yang khusus untuk aquascape, jangan menggunakan sembarang ikan hias. Ada ikan ynag suka makan tanaman, ada ikan yang suka mengali tanah, merusak gravel, akibatnya tanaman  dan substrate yang ada akan cepat rusak.

Langsung Mencampur Ikan Setelah Aquascape Diisi Air

1 (satu) Minggu setelah aquascape jadi, tentu saja ekosistem yang diharapkan belum terbentuk dan parameter yang diharapkan juga belum terbentuk. Bila dimasukkan ikan, maka dapat terjadi ikan akan stress, keracunan atau bahkan bisa mati.

Keliru Memilih Jenis Filter

Gunakan jenis filter yang tidak membuat riak air, atau filter seperti air terjun.  Filter yang membuat riak –riak air bisa mengurangi kadar CO2. Filter yang keluar seperti air terjun juga beresiko membuat substrat berhamburan dan menjadi keruh. Solusinya  kita bisa menggunakan filter model hang on.

Mesin Aerator Oksigen ( O2 )

Memakai mesin aerator oksigen pada aquascape dapat menggurangi kadar CO2. Sebenarnya, melalui memanfaatan pergerakan arus air dari filter sudah dapat mencukupi/ memenuhi kebutuhan kadar O2 dalam aquascape.

Pemakaian Obat Pembasmi Siput

Hama Siput memang mudah berkembang biak sehingga bisa merusak pemandangan aquascape. Sebaiknya tidak menggunakan obat pembasmi siput bila di aquascape tersebut terdapat udang. Obat pembasmi siput bisa membunuh udang. Disarankan menggunakan keonk assasin atau jenis ikan pemakan siput.

Pentingnya Menggunakan Lampu

Lampu aquascape berfungsi untuk membantu tanaman air melakukan proses fotosintesis. Pemilihan jenis lampu juga perlu diperhatikan dengan seksama. Lampu yang bisa pergunakan untuk proses berfoto sintesis, misalnya jenis lampu TL, LED atau jenis Lampu PL.

Sebaiknya tidak memberi lampu warna-warni yang sering dijual dipasaran, mengapa? Karena fungsi lampu warna-warni hanya sebagai hiasan bukan untuk membantu proses fotosintesis. Disarankan pilih lampu yang berwarna putih.

Tidak Memperhatikan Suhu Air

Kondisi suhu air sangat penting bagi keberhasilan aquascape. Umumnya tanaman air bisa tumbuh subur dan sehat dikisaran suhu antara 18-24 derajat celcius. Kita dapat menggunakan chiller atau kipas angin untuk menjaga suhu air didalam aquascape tetap dingin.

Menyalakan Lampu 24 Terlalu Lama

Kesalahan berikutnya adalah menyalakan lampu secara 24 jam nonstop, mengapa?  Di Alam natural tanaman juga tidak secara nonstop mendapatkan cahaya. Oleh karena itu usahakan penerangan kurang lebih 14 jam sehari. Hal ini juga dapat menjadi keuntungan tersendiri selain hemat biaya listrik juga dapat membuat air dalam aquascape tidak mudah menguap dan suhu air tetap terjaga dingin.

Kekeliruan Pemilihan Jenis Kayu

Memilih jenis kayu pada aquascape juga sangat penting. Jenis kayu tertentu mempunyai getah yang dapat membuat tanaman air dan ikan menjadi keracunan dan mati. Gunakan jenis kayu yang biasa dipakai untuk aquascape contohnya kayu santigi, bakau, atau rasamala. Untuk pengolahannya kupas bagian kulit kayu lalu rebus untuk mengeluarkan tannin.  Pemakaian kayu yang keliru dapat membuat air berwarna kuning sehingga proses set-up aquascape menjadi gagal.

Demikian sekilas informasi tentang berbagi jenis kesalahan dalam membuat aquascape, semoga bermanfaat.

Salam Sukses & Salam Dahsyat

tamanair.net

Indonesia Aquascape & Aquarium Specialist

 

 

 

aquarium aquascape indah rupawan

Langkah Pembuatan Aquascape

Aquascape adalah salah satu aksesoris ruangan yang paling indah dan sangat penting dimiliki oleh anda sebagai pecinta keindahan. Adanya aquascape akan sangat memanjakan mata orang yang melihatnya. Mereka akan melihat ikan-ikan hias kecil berenang kesana kemari melewati batu dan tanaman layaknya seperti di habitat aslinya.

Untuk memiliki aquascape, anda bisa membelinya di toko aquarium terdekat yang sudah jadi, atau meminta tukang aquascape untuk membuatnya. Tapi, itu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Namun,, jangan khawatir, sebenarnya untuk membuat aquascape sangat mudah kalau kita telaten dalam membuatnya, tentunya tidak perlu merogoh kocek yang dalam. Selain itu, anda juga dapat mendesain aquascape anda sesuai keinginan.

Pada artikel kali ini, kami tim dari tamanair.net akan menjelaskan bagaimana cara membuat aquascape sendiri dan tentunya murah meriah.

1. Persiapan Dasar Aquascape
  • Melapisi dasar aquarium dengan pasir silica yang berukuran 4-5 mm.
  • Masukanlah carbon active di bagian tengahnya untuk menyerap zat-zat berbahaya yang terdapat pada air selama proses pembuatanaquascape.
2. Siapkan Pupuk Dasar
  • Memberikan pupuk dasar fungsinya yaitu untuk memberikan nutrisi pada tanaman di aquascape.
  • Pupuk dasar ini diberikan hanya untuk tanaman berakar.
  • Setelah pemberian pupuk selesai, tutup kembali dengan pasir.
3. Membuat Hardscape
  • Buatlah dekorasi hardscape menggunakan kayu dan batu.
  • Desainlah dengan baik, agar hasilnya kelak ketika tanaman tumbuh sesuai dengan yang diharapkan.
4. Masukkan Tanaman
  • Isi air terlebih dahulu seperempat bagian aquascape.
  • Isi air dengan bantuan saringan agar tidak merusak dekorasi pasir.
  • Kemudian, tanam satu persatu tanaman yang sudah disiapkan.
5. Masukkan Air
  • Isilah aquascape dengan air hingga penuh.
  • Sama seperti langkah selanjutnya, masukkan air dengan hati-hati agar tidak merusak dekorasi.

Untuk lebih jelasnya silahkan download ppt bergambar pada link di bawah ini :

Langkah Pembuatan Aquascape

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

Aquascape Specialist

tamanair.net

Menyediakan informasi terkait: Aquarium ikan, harga aquarium, membuat aquarium, aquarium jakarta, filter aquarium, membuat aquascape, tanaman aquascape, ikan aquascape, aquascape aquarium, cara membuat aquascape


Untuk Informasi Aquarium/ Aquascape
Hubungi Customer Service / Marketing (Klik disini)

 

Tanaman Aquascape yang mudah tumbuh

Tanaman Aquascape yang Mudah Tumbuh

Tanaman pada aquascape tidak hanya sebagai hiasan saja tapi juga sebagai tempat tinggal ikan. Perlu di ketahui bahwa tidak semua tanaman tidak bisa hidup tanpa CO2. Ada beberapa tanaman yang dapat mudah tumbuh, tetapi dengan syarat harus melakukan penggantian air sebanyak 30% secara rutin seminggu sekali, menjaga suhu air di bawah 30 derajat celcius.

Bagi pemula, sebaiknya memelihara tanaman yang perawatannya mudah, dan bisa hidup tanpa adanya CO2

Berikut adalah beberapa tanaman mudah tumbuh :
Hygrophila Difformis (Water Wisteria)
  • Untuk merawatan water wisteria ini cahaya yang diperlukan adalah pencahayaan sedang.
  • Suhunya 23 hingga 28 derajat celcius.
  • Tanaman mampu tumbuh dengan cepat.
Hemianthus Callitrichoides
  • Perawatanya mudah, dan akan tumbuh memenuhi dasar akuarium dengan lebat.
  • Tanaman ini memerlukan cahaya merata agar tidak tumbuh berantakan ( ke atas dan tidak lagi mengahmpar di dasar akuarium ) karena mencari sumber cahaya.
  • Suhu idealnya 22-23 derajat celcius.
Java Moss
  • Tanaman ini bisa hidup dengan semua jenis cahaya.
  • Bisa hidup di suhu 21-32 derajat celcius, akan tetapi yang paling ideal dalam merawat tanaman aquascape java moss ini suhu bekisar di 21 hingga 24 derajat celcius.
Echinodorus Tenellus
  • Tanaman ini juga tumbuh dengan cepat, tentunya dengan pencahayaan yang baik.
  • Tumbuh kembangnya akan lebih optimal jika CO2 digunakan dalam akuarium.
  • kesan yang ditimbulkan di dalam akuarium lebih liar tapi sangat menarik dan sedikit berbeda.
Hairgrass
  • Tanaman ini mampu tumbuh dengan cepat, lebat dan menjadikan akuarium tampil dengna bersih.
  • Menanam tanaman ini akan terlihat seperti aquascaper yang profesional atau berpengalaman.
Lilaeopsis
  • Cara merawat Lilaeopsis ini cukup mudah, hanya  perlu untuk memangkas tanaman ini bila sudah terlihat meyerang tanaman aquascape lainya.
  • Suhu air di titik 23 hingga 29 derajat celcius.
  • Pencahayaan sedang juga dianjurkan dalam merawat tanman Lilaeopsis ini.

Untuk lebih lengkapnya silahkan download ppt bergambar pada link di bawah ini :

Tanaman Aquascape yang Mudah Tumbuh

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

Aquascape Specialist, Jakarta dan Surabaya

tamanair.net

Toko/ Cari / Penjualan / Jual / Asesoris / Peralatan / online /tanaman


Untuk mendapatkan informasi tentang Aquascape & Aquarium
Hubungi Customer Service Anda (Klik disini)

 

Aquascape modern Indonesia

Membuat Aquascape Keren secara mandiri

Apa kabar adik-adik sobat ceria? Semoga semua sehat selalu dan semakin bersemangat.

Dalam kesempatan ini, kami tim dari tamanair.net kembali akan menyampaikan info praktis seputar pembuatan aquascape secara sederhana. Tentu ada sebagian adik-adik yang bertanya: “What is Aquascape?”  Aquascape merupakan art /seni mengatur tanaman air dan batu-batuan, batu koral, batu karang atau kayu apung, secara alami dan indah di dalam tangki aquascape sehingga memberikan efek seperti berkebun di bawah air. Aquascape terdiri dari elemen tanaman dan juga melibatkan ikan-ikan hias kecil sebagai elemen pelengkap.

Bagaimana adik-adik, tertarik untuk membuat Aquascape? Yes, pastilah adik-adik akan tertarik. Berikut adalah beberapa cara sederhana dalam menyiapkan Aquascape:

Menyiapkan Wadah Aquascape

Tahap pertama tentu menyiapkan wadah untuk membentuk Aquascape. Selanjutnya kita perlu melakukan persiapan terhadap bidang dasar Aquascape. Bagian dasar aquascape dapat diisi dengan bahan pasir. Beberapa pasir yang dapat dipakai misalnya : Pasir Silika, Pasir Malang, Pasir Holland atau Pasir bali. Setelah bagian dasar diisi pasir, disarankan menambahkan carbon active di bagian tengah Aquascape. Bahan carbon active berfungsi menyerap zat-zat racun berbahaya yang terkandung dalam air.

Baca juga: Alat dan Bahan Pembuatan Aquascape

Menyiapkan pupuk dasar

Setelah pemberian pasir pada bidang dasar, selanjutnya pemberian pupuk. Pupuk Dasar adalah pupuk yang di letakkan pada lapisan paling bawah substrate (misal pasir/tanah/gravel). Pupuk sangat diperlukan agar tanaman dapat tumbuh sehat dan segar. Tanaman air yang kekurangan gizi/nutrisi akan membuat tanaman tersebut layu atau bahkan rusak atau mati.

Membuat desain Aquascape

Ambil kertas dan pensil, cobalah berkreasi dengan membuat desain landscape secara bebas. Adik-adik dapat membuat desain sesuai tema yang diinginkan, misalnya tema alam naturalis, air terjun, perbukitan, hutan tropis dan lain-lain.

Setelah menyusun desain, selanjutnya adalah menata tampilan Aquascape sesuai desain yang dibuat dan menimbun kembali pupuk dasar dengan menggunakan pasir yang di gunakan sebagai pasir dasar. Usahakan pasir bagian belakang aquascape lebih tinggi sehingga memberi kesan efek depth (kedalaman).  Selanjutnya adik-adik dapat memulai dengan memasukkan berbagai macam dekorasi terhadap Aquascape. Misalnya pemberian batu batuan, karang indah, bekas ranting pohon, dan berbagai dekorasi lain untuk menyelaraskan dengan tema yang dipilih.

Mengisi Air pada Aquascape

Setelah adik-adik selesai melakukan kegiatan dekorasi pada Aquascape,  tahap berikutnya adalah mengisi air pada wadah Aquascape. Tahap ini tentu memerlukan ekstra kehati-hatian. Air tidak boleh dituangkan secara langsung karena dapat merusak pasir dan pupuk yang telah ditata. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah meletakkan koran pada seluruh bagian aquascape, kemudian tuangkan air secara hati-hati dan perlahan. Cara lain bisa dengan memakai pipa, air dimasukkan secara berlahan agar pasir dan pupuk tidak berhamburan.

Menanam Tanaman Hias

Menanam dalam aquascape dapat dilakukan sebelum diisi air ataupun setelah diisi air, biasanya air diisi sampai batas seperempat wadah baru ditanami tanaman hias.

Setelah tahap menanam selesai, dapat dilanjutkan penataan peralatan seperti lampu pencahayaan, outlet filter, letak diffuser Co2 serta peralatan asesoris lainnya. Apabila semua tanaman telah ditanam, baru aquascape dapat diisi air sampai penuh, tentu dengan cara berlahan-lahan. Setelah penuh jangan lupa untuk membuang airnya sampai 70%, agar kotoran dan zat beracun dapat diminimalkan. Dan selanjutnya diisi kembali sampai penuh.

Proses membuang air dapat dilakukan beberapa kali. Hal tersebut dilakukan untuk membuang kandungan zat amonia serta nutrisi pupuk yang telah larut dalam air. Adik-adik dapat menunggu sampai aquascape berumur hingga 2 minggu atau sampai kandungan zat amonia dalam air telah relatif bersih. Nah selesai bukan? Agar tampilan aquascape adik-adik makin cantik menawan, tentu bisa memasukkan beberapa jenis ikan hias kecil yang sedang populer saat ini seperti Ember Tetra, Kardinal Tetra, Black Neon Tetra, Rainbow, Angle Fish, Discus, Guppy, dan lain sebagainya.

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

Salam Hormat,

tamanair.net

Aquascape & Aquarium Specialist


Untuk Informasi Aquarium/ Aquascape
Hubungi Customer Service / Marketing (Klik disini)
Aquascape Menarik

Penggunaan Pupuk yang benar untuk Aquascape


Klik PPT disini:

>>> Pupuk Aquascape <<<

Aquascape membutuhkan unsur-unsur seperti pencahayaan, nutrisi, dan CO2 untuk pertumbuhan tanaman. Salah satu kegiatan penting dalam membuat aquscape yang baik adalah memberi pupuk yang tepat. Dengan memberikan pupuk, akan menyediakan semua unsur yang diperlukan oleh tanaman. Tanaman yang kekurangan pupuk akan mengalami perubahan warna (menguning) bahkan dapat mati. Oleh sebab itu, perlu diketahui bahwa dalam pemberian pupuk harus sesuai dengan dosis yang tepat dan jenis pupuk yang dipakai juga tidak boleh keliru.

Jenis – Jenis Pupuk
  • Pupuk Cair (Liquid Fertilizers) : Kumpulan unsur hara yang dibutuhkan tanaman air dalam bentuk cair. Pupuk cair yang baik akan mengandung zat besi, kalium, mangan, molibdenum, boron, seng, dan kobalt.
  • Aqua Soil (Substrat) : Merupakan substrat berupa tanah atau pasir yang sudah mengandung unsur hara. Substrat ini akan memberikan apa yang tanaman butuhkan langsung pada akar.
  • Pupuk Dasar : Jika aqua soil adalah substrate yang sudah mengandung pupuk, maka pupuk dasar adalah murni sebuah pupuk sehingga harus disertai substrat tanah/pasir dalam penggunaannya.
  • Pupuk Tancap (Fertilizer Tablets) : Kandungan pupuk ini sama seperti pupuk dasar dan cair, tapi pupuk ini diproduksi dalam bentuk padatan berupa tablet.
Kapan Harus Menggunakan Pupuk Cair ?

Pupuk cair merupakan pupuk yang digunakan sebagai perlengkapan perawatan, sehingga penggunaannya diberikan langsung ke air setelah membuat aquascape selesai. Tujuan pemberian pupuk ini untuk meningkatkan unsur hara dalam aquascape.

Kapan Harus Menggunakan Aqua Soil ?

Aqua soil digunakan jika ingin menumbuhkan tanaman yang sulit merawatnya.  Tanaman yang memerlukan asupan nutrisi yang cukup diberikan aqua soil di awal setup aquascape. Aqua soil berfungsi sebagai dasar dimana tanaman itu menancap dan tumbuh.

Kapan Harus Menggunakan Pupuk Dasar ?

Penggunaan pupuk dasar ini sama seperti aqua soil  yaitu pada tahap setup aquascape. Pupuk dasar pertama-tama harus dicampurkan dengan substrat sebagai dasar aquascape untuk menancapkan tanaman.

Kapan Harus Menggunakan Pupuk Tancap ?

Pupuk tancap digunakan sebagai opsi terakhir apabila tanaman di dalam aquascape sedang dalam kondisi yang tidak baik. Misalnya pertumbuhan yang lambat dan muncul tanda-tanda kekurangan nutrisi.

Untuk lebih jelasnya silahkan di unduh download ppt pada link di bawah ini :


Klik PPT disini:

>>> Pupuk Aquascape <<<

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

tamanair.net

Aquascape & Aquarium Specialist Jakarta Surabaya


Menghadirkan Keindahan & Kenyamanan di Rumah & Kantor Anda

Untuk Informasi Aquascape, klik disini: Informasi


Beberapa pertanyaan yang sering muncul:

  • Membuat aquascape minimalis
  • Berapa harga aquascape di kota tertentu
  • Tips membuat aquascape sederhana
  • Cara upload video aquascape di youtube
  • Cara membuat aquascape untuk pemula
  • Bagaimana cara membuat aquascape murah
  • Tips membuat aquascape air terjun
  • Dimana lokasi pameran aquascape aquarium

Untuk lebih jelasnya, silahkan di kunjungi blog-blog kami, terima kasih.


 

Aquascape Gaya Iwagumi

Berbagai Gaya dalam Aquascape

Semangat pagi!

Pada kesempatan kali ini, kembali tim dari tamanair.net akan sedikit menguraikan berbagai jenis gaya yang umum dipakai dalam pembuatan aquascape, selamat mengikuti:

Gaya Taiwan (Taiwanese Style)

Cukup banyak gaya aquascape yang memiliki keunikan dan bisa dinikmati oleh para aquascaper. Dalam kesempatan kali ini pertama-tama akan dijelaskan adalah Taiwanese style atau gaya Taiwan. Gaya aquascape yang satu ini sudah jarang dijumpai tetapi masih tetap di anggap sebagai salah satu gaya aquascape yang pernah terkenal pada masanya.

Gaya Taiwan memiliki ciri-ciri umum desain yang berusaha menyerupai kehidupan manusia di darat. Aquascape bergaya ini membutuhkan aksesoris-aksesoris tambahan agar menyerupai keadaan kehidupan yang sebenarnya di darat seperti model jembatan, rumah-rumahan, boneka manusia/hewan, patung, perabot dll. Gaya Taiwan membuat perasaan imajinatif bahwa ada kehidupan didalamnya (sense of life)

Gaya Belanda (Dutch Style)

Aquascape Gaya Belanda  merupakan gaya aquascape tertua yang dipakai oleh banyak aquarist di Negeri Belanda.Ciri umum dari gaya ini adalah tidak menggunakan hardscape seperti kayu-kayuan maupun bebatuan. Tanaman yang sering dipakai dalam gaya belanda ini yaitu tanaman jenis stem (jenis tanaman yang memiliki banyak spesies dan beragam warna yang menarik)

Keunggulan gaya belanda adalah tanaman yang dipergunakan dapat menutupi peralatan dan seperti filter dan selang yang dapat merusak pemandangan.

Biotope Style

Gaya ini berusaha meniru kondisi lingkungan alam secara sempurna. Meniru kehidupan habitat asli yang terdiri dari air, fauna dan flora secara lengkap. Karena masing-masing elemen flora dan fauna sudah terbiasa hidup berdampingan, makan proses pengembangan dan perawatan relatif  tidak  terlalu sulit.

Gaya Iwagumi (Iwagumi Style)

Gaya Iwagumi dipopulerkan sekitar 30 tahun yang lalu oleh aquarist terkenal bernamaTakashi Amano. Gaya Iwagumi ini bentuknya tidak hanya bersifat minimalis, namun juga dapat mencerminkan budaya Jepang yang spiritualis dan cinta keindahan. Gaya Iwagumi ini mencerminkan pola-pola kesederhanaan.

Apa makna kata Iwagumi? Iwagumi berasal dari bahasa Jepang yang bermakna sekumpulan batu. Aquascape gaya ini pemeran utamanya adalah batu-batuan yang disusun bertingkat (terdiri dari 3 batu utama : 1 batu paling besar, dan 2 batu lainnya lebih lebih kecil)

Tidak semua gaya iwagumi memakai formasi 3 pilar batu-batuan, bahkan bisa lebih, asalkan jumlah ganjil (bisa 3,5 atau 7 dst). Dengan model ganjil ini, memang disengaja agar tidak berbentuk simetri.

Gaya Hutan (Jungle Style)

Gaya ini bertujuan untuk meniru bentuk-bentuk hutan, misalnya hutan Kalimantan, hutan Papua, Hutan Amazon, dll. Biasanya menggunakan tangki kaca yang berukuran besar sehingga dapat menggambarkan detail hutan yang lengkap dan menarik.

Merancang aquascape bergaya hutan atau jungle ini relatif sangat mudah, tidak ada ketentuan yang kaku terkait tata letak tanaman.Tanaman-tanaman dibiarkan tumbuh liar apa adanya guna menciptakan kesan hutan yang dipadati berbagai tumbuhan. Gaya Jungle ini tidak memperhatikan kerapian atau keteraturan karena tidak ada pedoman khusus bagaimana harus menanam.

Gaya Alami (Natural Style)

Aquascape bergaya alami (Natural Style) mempunyai kharakteristik dengan menghadirkan desain pemandangan yang tumbuh secara alami dan terinspirasi dari konsep pegunungan, berkebun, hutan hujan, bukit atau lembah dll.

Ciri-ciri Aquascape gaya natural layout sebuah pemandangan yang tumbuh secara alami dari lingkungan tertentu di alam bebas. Desain ini dibuat dengan satu titik fokus seperti sebuah bukit kecil, pohon, ataupun tebing jurang yang dibentuk menggunakan hardscape.

Ada berbagai bentuk desain gaya natural seperti:

  • Bentuk segitiga: Desain ini fokus pada keseimbangan secara visual, ketinggian tanaman ataupun hardscape yang digunakan ditata sedemikian rupa dengan level tinggi yang berjenjang dari satu sisi ke sisi lain.
  • Bentuk cembung: Desain ini fokus untuk menampilkan objek di bagian tengah dan menggambarkan sebuah bukit ataupun pulau yang disekelilingnya hanya dataran rendah biasa.
  • Bentuk cekung: Efek yang diinginkan adalah menampilkan kesan “ruang terbuka” pada bagian tengah ataupun bentuk-bentuk kedalaman dari sebuah bidang. Tentu semua ini dirancang untuk membuat seni keindahan aquascape yang unik, cantik menawan.

Demikian, sekilas penjelasan tentang berbagai gaya desain dalam pembuatan aquascape, semoga bermanfaat.

Salam hormat,

tamanair.net

Konsultan Aquascape & Aquarium