• +081331048489
  • tamanair.info@gmail.com

Aquascape

Cara Membuat Aquascape

Berapa Faktor Penyebab Kegagalan Aquascape

Apa kabar Indonesia, Salam dahsyat! Pada kesempatan kali ini, kami dari tim kreatif tamanair.net akan mencoba sedikit menguraikan beberapa faktor yang dapat menyebabkan kegagalan dalam pembuatan aquascape.

Merancang dan menbuat aquascape memang tidak mudah. Kalau kita tidak memahami cara dan tekniknya tentu akan menghadapi resiko kegagalan. Namun jangan kuatir, minimal kita mempunyai pengetahuan dasar agar aquascape dapat tumbuh subur, cantik dan indah dipandang.

Pemahaman dan pengetahuan tentang aquascape yang minim, berpotensi menjadikan penyebab kegagalan aquascape. Berikut akan kami uraikan satu persatu.

Beberapa Faktor Penyebab Kegagalan Aquascape:
Kekeliruan Memasukkan Air

Metode memasukkan air pada saat pertama set-up aquascape perlu diperhatikan. Sebaiknya kita tidak langsung memasukkan air memakai gayung atau selang. Memakai selang dapat menyebabkan air menjadi keruh dan memuat pupuk dasar aquascape menjadi berhamburan. Teknik  umum yang bisa digunakan adalah dengan bantuan plastik atau piring.

Kekeliruan Cara Menanam Tanaman Air

Metode menanam tanaman air perlu diperhatikan dengan sungguh-sungguh, menanam asal tancap bisa berpotensi membuat tanaman susah untuk tumbuh subur dan bahkan beresiko menjadi layu / mati.

Salah Pemilihan Jenis Ikan untuk Aquascape

Pemilihan jenis ikan untuk aquascape juga berdampak pada keberhasilan set-up aquascape. Jangan pilih ikan yang suka memakan tanaman air  atau ikan yang suka menggali substrat. Jenis ikan tetra dan ikan guppy dapat dipakai untuk aquascape.

Pilih ikan yang khusus untuk aquascape, jangan menggunakan sembarang ikan hias. Ada ikan ynag suka makan tanaman, ada ikan yang suka mengali tanah, merusak gravel, akibatnya tanaman  dan substrate yang ada akan cepat rusak.

Langsung Mencampur Ikan Setelah Aquascape Diisi Air

1 (satu) Minggu setelah aquascape jadi, tentu saja ekosistem yang diharapkan belum terbentuk dan parameter yang diharapkan juga belum terbentuk. Bila dimasukkan ikan, maka dapat terjadi ikan akan stress, keracunan atau bahkan bisa mati.

Keliru Memilih Jenis Filter

Gunakan jenis filter yang tidak membuat riak air, atau filter seperti air terjun.  Filter yang membuat riak –riak air bisa mengurangi kadar CO2. Filter yang keluar seperti air terjun juga beresiko membuat substrat berhamburan dan menjadi keruh. Solusinya  kita bisa menggunakan filter model hang on.

Mesin Aerator Oksigen ( O2 )

Memakai mesin aerator oksigen pada aquascape dapat menggurangi kadar CO2. Sebenarnya, melalui memanfaatan pergerakan arus air dari filter sudah dapat mencukupi/ memenuhi kebutuhan kadar O2 dalam aquascape.

Pemakaian Obat Pembasmi Siput

Hama Siput memang mudah berkembang biak sehingga bisa merusak pemandangan aquascape. Sebaiknya tidak menggunakan obat pembasmi siput bila di aquascape tersebut terdapat udang. Obat pembasmi siput bisa membunuh udang. Disarankan menggunakan keonk assasin atau jenis ikan pemakan siput.

Pentingnya Menggunakan Lampu

Lampu aquascape berfungsi untuk membantu tanaman air melakukan proses fotosintesis. Pemilihan jenis lampu juga perlu diperhatikan dengan seksama. Lampu yang bisa pergunakan untuk proses berfoto sintesis, misalnya jenis lampu TL, LED atau jenis Lampu PL.

Sebaiknya tidak memberi lampu warna-warni yang sering dijual dipasaran, mengapa? Karena fungsi lampu warna-warni hanya sebagai hiasan bukan untuk membantu proses fotosintesis. Disarankan pilih lampu yang berwarna putih.

Tidak Memperhatikan Suhu Air

Kondisi suhu air sangat penting bagi keberhasilan aquascape. Umumnya tanaman air bisa tumbuh subur dan sehat dikisaran suhu antara 18-24 derajat celcius. Kita dapat menggunakan chiller atau kipas angin untuk menjaga suhu air didalam aquascape tetap dingin.

Menyalakan Lampu 24 Terlalu Lama

Kesalahan berikutnya adalah menyalakan lampu secara 24 jam nonstop, mengapa?  Di Alam natural tanaman juga tidak secara nonstop mendapatkan cahaya. Oleh karena itu usahakan penerangan kurang lebih 14 jam sehari. Hal ini juga dapat menjadi keuntungan tersendiri selain hemat biaya listrik juga dapat membuat air dalam aquascape tidak mudah menguap dan suhu air tetap terjaga dingin.

Kekeliruan Pemilihan Jenis Kayu

Memilih jenis kayu pada aquascape juga sangat penting. Jenis kayu tertentu mempunyai getah yang dapat membuat tanaman air dan ikan menjadi keracunan dan mati. Gunakan jenis kayu yang biasa dipakai untuk aquascape contohnya kayu santigi, bakau, atau rasamala. Untuk pengolahannya kupas bagian kulit kayu lalu rebus untuk mengeluarkan tannin.  Pemakaian kayu yang keliru dapat membuat air berwarna kuning sehingga proses set-up aquascape menjadi gagal.

Demikian sekilas informasi tentang berbagi jenis kesalahan dalam membuat aquascape, semoga bermanfaat.

Salam Sukses & Salam Dahsyat

tamanair.net

Indonesia Aquascape & Aquarium Specialist

 

 

 

aquarium aquascape indah rupawan

Langkah Pembuatan Aquascape

Aquascape adalah salah satu aksesoris ruangan yang paling indah dan sangat penting dimiliki oleh anda sebagai pecinta keindahan. Adanya aquascape akan sangat memanjakan mata orang yang melihatnya. Mereka akan melihat ikan-ikan hias kecil berenang kesana kemari melewati batu dan tanaman layaknya seperti di habitat aslinya.

Untuk memiliki aquascape, anda bisa membelinya di toko aquarium terdekat yang sudah jadi, atau meminta tukang aquascape untuk membuatnya. Tapi, itu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Namun,, jangan khawatir, sebenarnya untuk membuat aquascape sangat mudah kalau kita telaten dalam membuatnya, tentunya tidak perlu merogoh kocek yang dalam. Selain itu, anda juga dapat mendesain aquascape anda sesuai keinginan.

Pada artikel kali ini, kami tim dari tamanair.net akan menjelaskan bagaimana cara membuat aquascape sendiri dan tentunya murah meriah.

1. Persiapan Dasar Aquascape
  • Melapisi dasar aquarium dengan pasir silica yang berukuran 4-5 mm.
  • Masukanlah carbon active di bagian tengahnya untuk menyerap zat-zat berbahaya yang terdapat pada air selama proses pembuatanaquascape.
2. Siapkan Pupuk Dasar
  • Memberikan pupuk dasar fungsinya yaitu untuk memberikan nutrisi pada tanaman di aquascape.
  • Pupuk dasar ini diberikan hanya untuk tanaman berakar.
  • Setelah pemberian pupuk selesai, tutup kembali dengan pasir.
3. Membuat Hardscape
  • Buatlah dekorasi hardscape menggunakan kayu dan batu.
  • Desainlah dengan baik, agar hasilnya kelak ketika tanaman tumbuh sesuai dengan yang diharapkan.
4. Masukkan Tanaman
  • Isi air terlebih dahulu seperempat bagian aquascape.
  • Isi air dengan bantuan saringan agar tidak merusak dekorasi pasir.
  • Kemudian, tanam satu persatu tanaman yang sudah disiapkan.
5. Masukkan Air
  • Isilah aquascape dengan air hingga penuh.
  • Sama seperti langkah selanjutnya, masukkan air dengan hati-hati agar tidak merusak dekorasi.

Untuk lebih jelasnya silahkan download ppt bergambar pada link di bawah ini :

Langkah Pembuatan Aquascape

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

Aquascape Specialist

tamanair.net

Menyediakan informasi terkait: Aquarium ikan, harga aquarium, membuat aquarium, aquarium jakarta, filter aquarium, membuat aquascape, tanaman aquascape, ikan aquascape, aquascape aquarium, cara membuat aquascape


Untuk Informasi Aquarium/ Aquascape
Hubungi Customer Service / Marketing (Klik disini)

 

Tanaman Aquascape yang mudah tumbuh

Tanaman Aquascape yang Mudah Tumbuh

Tanaman pada aquascape tidak hanya sebagai hiasan saja tapi juga sebagai tempat tinggal ikan. Perlu di ketahui bahwa tidak semua tanaman tidak bisa hidup tanpa CO2. Ada beberapa tanaman yang dapat mudah tumbuh, tetapi dengan syarat harus melakukan penggantian air sebanyak 30% secara rutin seminggu sekali, menjaga suhu air di bawah 30 derajat celcius.

Bagi pemula, sebaiknya memelihara tanaman yang perawatannya mudah, dan bisa hidup tanpa adanya CO2

Berikut adalah beberapa tanaman mudah tumbuh :
Hygrophila Difformis (Water Wisteria)
  • Untuk merawatan water wisteria ini cahaya yang diperlukan adalah pencahayaan sedang.
  • Suhunya 23 hingga 28 derajat celcius.
  • Tanaman mampu tumbuh dengan cepat.
Hemianthus Callitrichoides
  • Perawatanya mudah, dan akan tumbuh memenuhi dasar akuarium dengan lebat.
  • Tanaman ini memerlukan cahaya merata agar tidak tumbuh berantakan ( ke atas dan tidak lagi mengahmpar di dasar akuarium ) karena mencari sumber cahaya.
  • Suhu idealnya 22-23 derajat celcius.
Java Moss
  • Tanaman ini bisa hidup dengan semua jenis cahaya.
  • Bisa hidup di suhu 21-32 derajat celcius, akan tetapi yang paling ideal dalam merawat tanaman aquascape java moss ini suhu bekisar di 21 hingga 24 derajat celcius.
Echinodorus Tenellus
  • Tanaman ini juga tumbuh dengan cepat, tentunya dengan pencahayaan yang baik.
  • Tumbuh kembangnya akan lebih optimal jika CO2 digunakan dalam akuarium.
  • kesan yang ditimbulkan di dalam akuarium lebih liar tapi sangat menarik dan sedikit berbeda.
Hairgrass
  • Tanaman ini mampu tumbuh dengan cepat, lebat dan menjadikan akuarium tampil dengna bersih.
  • Menanam tanaman ini akan terlihat seperti aquascaper yang profesional atau berpengalaman.
Lilaeopsis
  • Cara merawat Lilaeopsis ini cukup mudah, hanya  perlu untuk memangkas tanaman ini bila sudah terlihat meyerang tanaman aquascape lainya.
  • Suhu air di titik 23 hingga 29 derajat celcius.
  • Pencahayaan sedang juga dianjurkan dalam merawat tanman Lilaeopsis ini.

Untuk lebih lengkapnya silahkan download ppt bergambar pada link di bawah ini :

Tanaman Aquascape yang Mudah Tumbuh

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

Aquascape Specialist, Jakarta dan Surabaya

tamanair.net

Toko/ Cari / Penjualan / Jual / Asesoris / Peralatan / online /tanaman


Untuk mendapatkan informasi tentang Aquascape & Aquarium
Hubungi Customer Service Anda (Klik disini)

 

Aquascape modern Indonesia

Membuat Aquascape Keren secara mandiri

Apa kabar adik-adik sobat ceria? Semoga semua sehat selalu dan semakin bersemangat.

Dalam kesempatan ini, kami tim dari tamanair.net kembali akan menyampaikan info praktis seputar pembuatan aquascape secara sederhana. Tentu ada sebagian adik-adik yang bertanya: “What is Aquascape?”  Aquascape merupakan art /seni mengatur tanaman air dan batu-batuan, batu koral, batu karang atau kayu apung, secara alami dan indah di dalam tangki aquascape sehingga memberikan efek seperti berkebun di bawah air. Aquascape terdiri dari elemen tanaman dan juga melibatkan ikan-ikan hias kecil sebagai elemen pelengkap.

Bagaimana adik-adik, tertarik untuk membuat Aquascape? Yes, pastilah adik-adik akan tertarik. Berikut adalah beberapa cara sederhana dalam menyiapkan Aquascape:

Menyiapkan Wadah Aquascape

Tahap pertama tentu menyiapkan wadah untuk membentuk Aquascape. Selanjutnya kita perlu melakukan persiapan terhadap bidang dasar Aquascape. Bagian dasar aquascape dapat diisi dengan bahan pasir. Beberapa pasir yang dapat dipakai misalnya : Pasir Silika, Pasir Malang, Pasir Holland atau Pasir bali. Setelah bagian dasar diisi pasir, disarankan menambahkan carbon active di bagian tengah Aquascape. Bahan carbon active berfungsi menyerap zat-zat racun berbahaya yang terkandung dalam air.

Menyiapkan pupuk dasar

Setelah pemberian pasir pada bidang dasar, selanjutnya pemberian pupuk. Pupuk Dasar adalah pupuk yang di letakkan pada lapisan paling bawah substrate (misal pasir/tanah/gravel). Pupuk sangat diperlukan agar tanaman dapat tumbuh sehat dan segar. Tanaman air yang kekurangan gizi/nutrisi akan membuat tanaman tersebut layu atau bahkan rusak atau mati.

Membuat desain Aquascape

Ambil kertas dan pensil, cobalah berkreasi dengan membuat desain landscape secara bebas. Adik-adik dapat membuat desain sesuai tema yang diinginkan, misalnya tema alam naturalis, air terjun, perbukitan, hutan tropis dan lain-lain.

Setelah menyusun desain, selanjutnya adalah menata tampilan Aquascape sesuai desain yang dibuat dan menimbun kembali pupuk dasar dengan menggunakan pasir yang di gunakan sebagai pasir dasar. Usahakan pasir bagian belakang aquascape lebih tinggi sehingga memberi kesan efek depth (kedalaman).  Selanjutnya adik-adik dapat memulai dengan memasukkan berbagai macam dekorasi terhadap Aquascape. Misalnya pemberian batu batuan, karang indah, bekas ranting pohon, dan berbagai dekorasi lain untuk menyelaraskan dengan tema yang dipilih.

Mengisi Air pada Aquascape

Setelah adik-adik selesai melakukan kegiatan dekorasi pada Aquascape,  tahap berikutnya adalah mengisi air pada wadah Aquascape. Tahap ini tentu memerlukan ekstra kehati-hatian. Air tidak boleh dituangkan secara langsung karena dapat merusak pasir dan pupuk yang telah ditata. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah meletakkan koran pada seluruh bagian aquascape, kemudian tuangkan air secara hati-hati dan perlahan. Cara lain bisa dengan memakai pipa, air dimasukkan secara berlahan agar pasir dan pupuk tidak berhamburan.

Menanam Tanaman Hias

Menanam dalam aquascape dapat dilakukan sebelum diisi air ataupun setelah diisi air, biasanya air diisi sampai batas seperempat wadah baru ditanami tanaman hias.

Setelah tahap menanam selesai, dapat dilanjutkan penataan peralatan seperti lampu pencahayaan, outlet filter, letak diffuser Co2 serta peralatan asesoris lainnya. Apabila semua tanaman telah ditanam, baru aquascape dapat diisi air sampai penuh, tentu dengan cara berlahan-lahan. Setelah penuh jangan lupa untuk membuang airnya sampai 70%, agar kotoran dan zat beracun dapat diminimalkan. Dan selanjutnya diisi kembali sampai penuh.

Proses membuang air dapat dilakukan beberapa kali. Hal tersebut dilakukan untuk membuang kandungan zat amonia serta nutrisi pupuk yang telah larut dalam air. Adik-adik dapat menunggu sampai aquascape berumur hingga 2 minggu atau sampai kandungan zat amonia dalam air telah relatif bersih. Nah selesai bukan? Agar tampilan aquascape adik-adik makin cantik menawan, tentu bisa memasukkan beberapa jenis ikan hias kecil yang sedang populer saat ini seperti Ember Tetra, Kardinal Tetra, Black Neon Tetra, Rainbow, Angle Fish, Discus, Guppy, dan lain sebagainya.

Aquascape

Aquascape gaya Belanda (Dutch Style)

Aquascape Dutch style (Gaya Belanda)  merupakan gaya aquascape tertua yang dipakai oleh hampir seluruh aquarist di belanda.

Karakteristik Aquascape Gaya Belanda

Ciri dari gaya ini adalah tidak menggunakan hardscape seperti batu ataupun kayu.

Jenis tanaman pada umumnya menggunakan
  • Tanaman yang biasa digunakan dalam gaya belanda ini yaitu tanaman stem (tanaman yang memiliki banyak spesies dan beragam warna yang menarik
  • Keuntungan aquascape gaya belanda adalah tanaman dapat menutupi peralatan seperti filter yang dapat merusak pemandangan
Jenis Jenis Tanaman Aquascape Gaya Belanda
  • Alternanthera Reineckii, Ammania, Rotala dan tanaman solitaire seperti Tiger Lotus atau Aponogetons : Tanaman yang biasa digunakan sebagai focal point atau titik fokus pada aquascape bergaya belanda
  • Java Moss : Tanaman digunakan dan ditempatkan di antara kelompok tanaman yang berbeda dengan tujuan menciptakan efek kontras dan juga untuk menunjang titik fokus yang sudah dipersiapkan
  • Saururus Cernuus dan Lobella Cardinalis: Tanaman ini ditempatkan pada sudut pandang tertentu dan naik ke arah belakang aquascape sehingga menciptakan ilusi dari sebuah kedalaman.
  • Hygrophila Corymbosa dan Limnophila Aquatica : Tanaman ini merupakan tanaman stem yang cukup besar dengan tingkat pertumbuhan yang cepat dan memunculkan efek visual yang kuat.
  • Spesies Cryptocoryne (lucens, lutea, walkeri, wenditi, dan becketii) : Tanaman air dengan ukuran cukup kecil, biasanya digunakan dalam dua baris pertama di dalam aquascape. Tanaman I I memunculkan efek kontras yang baik terutama ketika menggunakan substrate berwarna gelap.
Jenis Ikan yang sering digunakan dalam Aquarium Gaya Belanda adalah

Ikan yang digunakan tidak terlalu vital perannya namun tetap perlu diperhatikan. Ikan yang bersifat bergerombol tetap menjadi pilihan utama namun dengan ukuran yang sedikit lebih besar.

Alat-alat yang digunakan untuk menbuat Aquascape Gaya Belanda adalah
  • Substrate : gunakan substrate terbaik berupa soil
  • Fertilizers atau pupuk : komponen perawatan yang sangat penting
  • Lampu : untuk pencahayaan
  • Sistem filtrasi : penggunaan filter canister lebih baik
  • CO2 kits : dengan dosis 20-30 ppm

Untuk lebih jelasnya, dapat diunduh file power point ( download ppt) dengan berbagai gambar berikut ini:

Download PPT:

>>> Aquascape Gaya Belanda <<<

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

tamanair.net

Aquascape & Aquarium Specialist


Hubungan konsultan Taman Air untuk menanyakan :
  1. Tempat Aquascape di Jakarta
  2. Jenis-jenis Aquascape
  3. Biaya Pembuatan Aquascape
  4. Bahan-bahan aquascape yang murah
  5. Harga Aquascape yang murah
  6. Pembelian bahan-bahan aquascape secara online
  7. Tempat Taman Air di Surabaya dan Jakarta, Makassar dan Bandung
  8. Dimana membeli Aquarium atau Aquascape

Menghadirkan keceriaan di kantor dan rumah Anda
Hubungi Marketing kami: Informasi

Aquascape Menarik

Penggunaan Pupuk yang benar untuk Aquascape


Klik PPT disini:

>>> Pupuk Aquascape <<<

Aquascape membutuhkan unsur-unsur seperti pencahayaan, nutrisi, dan CO2 untuk pertumbuhan tanaman. Salah satu kegiatan penting dalam membuat aquscape yang baik adalah memberi pupuk yang tepat. Dengan memberikan pupuk, akan menyediakan semua unsur yang diperlukan oleh tanaman. Tanaman yang kekurangan pupuk akan mengalami perubahan warna (menguning) bahkan dapat mati. Oleh sebab itu, perlu diketahui bahwa dalam pemberian pupuk harus sesuai dengan dosis yang tepat dan jenis pupuk yang dipakai juga tidak boleh keliru.

Jenis – Jenis Pupuk
  • Pupuk Cair (Liquid Fertilizers) : Kumpulan unsur hara yang dibutuhkan tanaman air dalam bentuk cair. Pupuk cair yang baik akan mengandung zat besi, kalium, mangan, molibdenum, boron, seng, dan kobalt.
  • Aqua Soil (Substrat) : Merupakan substrat berupa tanah atau pasir yang sudah mengandung unsur hara. Substrat ini akan memberikan apa yang tanaman butuhkan langsung pada akar.
  • Pupuk Dasar : Jika aqua soil adalah substrate yang sudah mengandung pupuk, maka pupuk dasar adalah murni sebuah pupuk sehingga harus disertai substrat tanah/pasir dalam penggunaannya.
  • Pupuk Tancap (Fertilizer Tablets) : Kandungan pupuk ini sama seperti pupuk dasar dan cair, tapi pupuk ini diproduksi dalam bentuk padatan berupa tablet.
Kapan Harus Menggunakan Pupuk Cair ?

Pupuk cair merupakan pupuk yang digunakan sebagai perlengkapan perawatan, sehingga penggunaannya diberikan langsung ke air setelah membuat aquascape selesai. Tujuan pemberian pupuk ini untuk meningkatkan unsur hara dalam aquascape.

Kapan Harus Menggunakan Aqua Soil ?

Aqua soil digunakan jika ingin menumbuhkan tanaman yang sulit merawatnya.  Tanaman yang memerlukan asupan nutrisi yang cukup diberikan aqua soil di awal setup aquascape. Aqua soil berfungsi sebagai dasar dimana tanaman itu menancap dan tumbuh.

Kapan Harus Menggunakan Pupuk Dasar ?

Penggunaan pupuk dasar ini sama seperti aqua soil  yaitu pada tahap setup aquascape. Pupuk dasar pertama-tama harus dicampurkan dengan substrat sebagai dasar aquascape untuk menancapkan tanaman.

Kapan Harus Menggunakan Pupuk Tancap ?

Pupuk tancap digunakan sebagai opsi terakhir apabila tanaman di dalam aquascape sedang dalam kondisi yang tidak baik. Misalnya pertumbuhan yang lambat dan muncul tanda-tanda kekurangan nutrisi.

Untuk lebih jelasnya silahkan di unduh download ppt pada link di bawah ini :


Klik PPT disini:

>>> Pupuk Aquascape <<<

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

tamanair.net

Aquascape & Aquarium Specialist Jakarta Surabaya


Menghadirkan Keindahan & Kenyamanan di Rumah & Kantor Anda

Untuk Informasi Aquascape, klik disini: Informasi


Beberapa pertanyaan yang sering muncul:

  • Membuat aquascape minimalis
  • Berapa harga aquascape di kota tertentu
  • Tips membuat aquascape sederhana
  • Cara upload video aquascape di youtube
  • Cara membuat aquascape untuk pemula
  • Bagaimana cara membuat aquascape murah
  • Tips membuat aquascape air terjun
  • Dimana lokasi pameran aquascape aquarium

Untuk lebih jelasnya, silahkan di kunjungi blog-blog kami, terima kasih.


 

Aquascape Gaya Iwagumi

Berbagai Gaya dalam Aquascape

Semangat pagi!

Pada kesempatan kali ini, kembali tim dari tamanair.net akan sedikit menguraikan berbagai jenis gaya yang umum dipakai dalam pembuatan aquascape, selamat mengikuti:

Gaya Taiwan (Taiwanese Style)

Cukup banyak gaya aquascape yang memiliki keunikan dan bisa dinikmati oleh para aquascaper. Dalam kesempatan kali ini pertama-tama akan dijelaskan adalah Taiwanese style atau gaya Taiwan. Gaya aquascape yang satu ini sudah jarang dijumpai tetapi masih tetap di anggap sebagai salah satu gaya aquascape yang pernah terkenal pada masanya.

Gaya Taiwan memiliki ciri-ciri umum desain yang berusaha menyerupai kehidupan manusia di darat. Aquascape bergaya ini membutuhkan aksesoris-aksesoris tambahan agar menyerupai keadaan kehidupan yang sebenarnya di darat seperti model jembatan, rumah-rumahan, boneka manusia/hewan, patung, perabot dll. Gaya Taiwan membuat perasaan imajinatif bahwa ada kehidupan didalamnya (sense of life)

Gaya Belanda (Dutch Style)

Aquascape Gaya Belanda  merupakan gaya aquascape tertua yang dipakai oleh banyak aquarist di Negeri Belanda.Ciri umum dari gaya ini adalah tidak menggunakan hardscape seperti kayu-kayuan maupun bebatuan. Tanaman yang sering dipakai dalam gaya belanda ini yaitu tanaman jenis stem (jenis tanaman yang memiliki banyak spesies dan beragam warna yang menarik)

Keunggulan gaya belanda adalah tanaman yang dipergunakan dapat menutupi peralatan dan seperti filter dan selang yang dapat merusak pemandangan.

Biotope Style

Gaya ini berusaha meniru kondisi lingkungan alam secara sempurna. Meniru kehidupan habitat asli yang terdiri dari air, fauna dan flora secara lengkap. Karena masing-masing elemen flora dan fauna sudah terbiasa hidup berdampingan, makan proses pengembangan dan perawatan relatif  tidak  terlalu sulit.

Gaya Iwagumi (Iwagumi Style)

Gaya Iwagumi dipopulerkan sekitar 30 tahun yang lalu oleh aquarist terkenal bernamaTakashi Amano. Gaya Iwagumi ini bentuknya tidak hanya bersifat minimalis, namun juga dapat mencerminkan budaya Jepang yang spiritualis dan cinta keindahan. Gaya Iwagumi ini mencerminkan pola-pola kesederhanaan.

Apa makna kata Iwagumi? Iwagumi berasal dari bahasa Jepang yang bermakna sekumpulan batu. Aquascape gaya ini pemeran utamanya adalah batu-batuan yang disusun bertingkat (terdiri dari 3 batu utama : 1 batu paling besar, dan 2 batu lainnya lebih lebih kecil)

Tidak semua gaya iwagumi memakai formasi 3 pilar batu-batuan, bahkan bisa lebih, asalkan jumlah ganjil (bisa 3,5 atau 7 dst). Dengan model ganjil ini, memang disengaja agar tidak berbentuk simetri.

Gaya Hutan (Jungle Style)

Gaya ini bertujuan untuk meniru bentuk-bentuk hutan, misalnya hutan Kalimantan, hutan Papua, Hutan Amazon, dll. Biasanya menggunakan tangki kaca yang berukuran besar sehingga dapat menggambarkan detail hutan yang lengkap dan menarik.

Merancang aquascape bergaya hutan atau jungle ini relatif sangat mudah, tidak ada ketentuan yang kaku terkait tata letak tanaman.Tanaman-tanaman dibiarkan tumbuh liar apa adanya guna menciptakan kesan hutan yang dipadati berbagai tumbuhan. Gaya Jungle ini tidak memperhatikan kerapian atau keteraturan karena tidak ada pedoman khusus bagaimana harus menanam.

Gaya Alami (Natural Style)

Aquascape bergaya alami (Natural Style) mempunyai kharakteristik dengan menghadirkan desain pemandangan yang tumbuh secara alami dan terinspirasi dari konsep pegunungan, berkebun, hutan hujan, bukit atau lembah dll.

Ciri-ciri Aquascape gaya natural layout sebuah pemandangan yang tumbuh secara alami dari lingkungan tertentu di alam bebas. Desain ini dibuat dengan satu titik fokus seperti sebuah bukit kecil, pohon, ataupun tebing jurang yang dibentuk menggunakan hardscape.

Ada berbagai bentuk desain gaya natural seperti:

  • Bentuk segitiga: Desain ini fokus pada keseimbangan secara visual, ketinggian tanaman ataupun hardscape yang digunakan ditata sedemikian rupa dengan level tinggi yang berjenjang dari satu sisi ke sisi lain.
  • Bentuk cembung: Desain ini fokus untuk menampilkan objek di bagian tengah dan menggambarkan sebuah bukit ataupun pulau yang disekelilingnya hanya dataran rendah biasa.
  • Bentuk cekung: Efek yang diinginkan adalah menampilkan kesan “ruang terbuka” pada bagian tengah ataupun bentuk-bentuk kedalaman dari sebuah bidang. Tentu semua ini dirancang untuk membuat seni keindahan aquascape yang unik, cantik menawan.

Demikian, sekilas penjelasan tentang berbagai gaya desain dalam pembuatan aquascape, semoga bermanfaat.

Salam hormat,

tamanair.net

Konsultan Aquascape & Aquarium

 

Keindahan aquascape

Tips Membuat Aquascape  Sederhana

Assalaamu’alaikum, apa kabar rekan-rekan  pecinta Aquascaape yang berbahagia? Salam dahsyat!

Pada kesempatan kali ini, kami dari tim tamanair.net akan mencoba sedikit berbagi tips cara membuat aquascape secara praktis sederhana. Yuk kita  pelajari!

Bahan yang perlu disiapkan

Sebelum menyusun dan menghias  aquascape, rekan-rekan perlu menyiapkan bahan-bahan dasar sbb: Kotak Aquarium kaca, tanaman aquascape, pupuk, pasir, bebatuan, diffuser Co2, lampu, filter dll. Sederhana kan? Yang penting rekan-rekan memiliki semangat untuk berkarya dan berlatih, Kalau tekun InsyaAllah akan menjadi jagoan membuat  Aquascape.

Cara Merancang Aquascape

Setelah bahan-bahan yang diperlukan semua terkumpul, mulailah mengambil  pensil dan kertas untuk membuat sketsa desain aquascape yang diinginkan. Tema dan konsep apa yang akan diangkat. Kalau bingung, bisa rekan-rekan mencari sumber inspirasi melalui gambar-gambar yang bisa diunduh dari internet.

Langkah awal

Langkah awal adalah membersihkan kaca aquarium dari semua kotoran yang mengganggu. Setelah kaca bersih, mulailah untuk menabur pasir ke dasar aquascape yang akan dibuat. Ketebalan  pasir berkisar 2 atau 3 cm. Pasir yang digunakan  bebas saja, terserah selera atau pasir yang ada disekitar kediaman rekan-rekan. Dapat juga menggunakan pasir jenis pasir silica. Susun pasir sesuai desain yang telah rekan-rekan pilih, bisa berlekuk-lekuk atau naik turun seperti bukit, danau, dataran, air terjun dll.

Cara Memberi Pupuk

Bagaimana cara memberi pupuk? Sederhana saja, setelah pasir disusun sesuai desain  rekan-rekan, selanjutnya memasukkan  pupuk  pada bagian cekungan pasir atau pada bagian yang akan diberi tanaman air. Pupuk diberikan dengan ketebalan sekitar 2 sampai 3 cm. Khusus pada bagian tepi kaca, sebaiknya tidak diberi pupuk agar tidak kelihatan. Apa fungsi pupuk? Fungsi pupuk untuk memberi gizi atau nutrisi bagi tanaman yang akan ditanam diatasnya. Carilah pupuk yang berkualitas agar nantinya tanaman dapat tumbuh sehat dan subur. Setelah selesai memasukkan pupuk, tahap berikutnya menutup  pupuk dengan pasir agar pupuk tidak kelihatan.

Mendesain Bebatuan & Aksesoris

Tahap berikutnya adalah memasukkan bebatuan dan aksesoris pada aquascape. Letakkan bebatuan besar dan kecil sesuai gambar atau desain yang telah rekan-rekan buat. Selain bebatuan, dapat juga memasukkan aksesoris lainnya seperti batang kayu mati dengan cabang-cabangnya yang akan membentuk aquascape menjadi “beautiful” indah menawan.

Menata Tanaman Aquascape

Sebelum memasukkan tanaman, mulailah dengan memasukkan air dengan hati-hati. Debit air cukup ¼ bagian dari tinggi aquascape. Memasukkan air harus berlahan-lahan agar pasir dan pupuk tidak rusak terhambur.

Setelah berisi ¼ air, mulailah bercocok tanam, asik kan? Gunakan tanaman aquascape yang mudah ditanam seperti: Java Moss, Hygrophilia Difformis (Water Wisteria), Green Tiger Lotus, Anubias Nana, Amazon Sword, Lilaeopsis, African Water fern, Cryptocoryne Becketti dll. Masukkan tanaman yang telah dipilih secara berlahan satu-persatu. Untuk tamanan yang besar dan tidak terkena air, lakukan penyemprotan agar dedaunan tidak layu dan mati.

Pengisian Air

Apabila proses bercocok taman telah selesai, berarti tanaman yang dipilih telah terpasang pada posisi masing-masing sesuai tema yang dipilih. Tahap selanjutnya tentu saja segera mengisi aquascape dengan air sampai penuh. Tentu saja proses pengisian ini harus tetap berlahan dan berhati-hati agar pasir, tanaman  dan pupuk tidak berhamburan.

Apabila aquascape telah terisi air dengan penuh, lalu cobalah proses untuk membuang air sekitar 60-70% kemudian diisi air lagi sampai penuh. Hal ini penting dilakukan agar zat-zat racun berbahaya yang berasal dari pasir, batu, aksesoris atau dari  pupuk dapat dibuang atau dikurangi.

Apabila dalam tahap awal ini, air berwarna kusam atau kotor, rekan-rekan tidak kerlu kuatir. Proses ini merupakan hal yang biasa terjadi. Secara berlahan warna air akan mulai cerah dan bening, mengapa? Karena telah muncul mikroorganisme yang aktif membantu proses pembersihan. Disamping karena proses pengendapan air dan proses kerja filter penyaring.

Dalam tahap awal ini, disarankan tidak memasukan ikan apapun kedalam aquascape, karena kadar nitrit dan ammonia dalam air masih tinggi. Diperlukan waktu sekitar 2 minggu agar aquascape siap untuk diisi berbagai fauna.

Memasang filter & aksesoris lainnya.

Tahap berikutnya  adalah memasang filter yang berfungsi untuk mensirkulasi dan menyaring air dari kotoran-kotoran. Memasang diffuser Co2 dan lampu untuk membantu proses fontosistesis dalam ekosisten aquascape.

Terkait masalah lampu, memang harus dijaga masa menyalanya. Lampu sebaiknya hanya menyala antara 8-9 jam perhari, hal ini untuk mengatur pertumbuhan alga agar tidak tumbuh terlalu cepat. Alga yang tumbuh terlalu cepat dapat berakibat air menjadi keruh dan mengganggu pertumbuhan tanaman lain.

Merawat Aquascape Dengan Baik

Hal yang perlu dilakukan dalam minggu pertama adalah rajin mengganti air 30 % setiap hari. Hal ini bertujuan untuk membuang zat berbahaya yang berasal dari komponen aquascape. Pembuangan air 30% secara rutin juga membantu proses pertumbuhan bakteri-bakteri yang baik.

Untuk minggu kedua, penggantian air sudah mulai berkurang, cukup dikurangi 30% setiap 3 hari sekali. Sedangkan untuk minggu ketiga dan seterusnya, cukup ganti 30% setiap minggu sekali. Apabila rekan-rekan menambah tanaman dan aksesoris baru, dianjurkan mengganti 50% air dalam aquascape. Ingat merawat aquascape memerlukan semangat, sikap rajin dan disiplin.

Jenis Ikan yang cocok untuk Aquascape

Berikut ikan-ikan yang cocok untuk mengisi keindahan aquacape:

Ikan reinbow, Discus, Neon Tetra, Guppy, Ember Tetra, Kardinal Terta, Harlequin Tetra, Angel Fish, Chili Rasbora, Dwarf Gourami. dll.

Demikianlah sekilas info tentang Tips pembuatan aquascape yang sederhana. Kalau rekan-rekan sudah mahir, maka dapat ditingkatkan lagi dengan karya-karya aquascape lain yang lebih menarik.

Salam hormat & Sukses Selalu

tamanair.net

Konsultan Aquascape & Aquarium

Aquascape indah menawan

Perbedaan aquascape dengan aquarium

Apa kabar para pencinta ikan hias dimanapun anda berada? Semoga sehat dan tetap semangat. Berikut ini kita akan membahas tentang perbedaan aquascape dengan aquarium.

Bagi para penggemar ikan hias, memiliki aquarium sebagai bagian interior ruangan menjadi sebuah keniscayaan. Kita semua senang bisa menikmati ikan yang berenang kesana kemari. Melihat berbagai bentuk dan warna ikan yang berenang ke sana kemari mampu menghilangkan stres kepenatan pikiran. Aquarium menjadi solusi hiburan bagi  para profesional yang sibuk bekerja siang dan malam. Nah, bagaimana dengan aquascape?

Apakah aquascape itu?

Seni menghias kotak kaca dengan menghadirkan ikan-ikan dan tumbuhan air sebenarnya bukan hanya terbatas pada aquarium saja, tetapi ada bentukan seni yang lain, yang kita sebut sebagai “aquascape”.  Aquascape merupakan teknik “meniru” lansekap alam dengan menghadirkan nuansa bawah laut atau suasana tanaman air yang indah dan imajinatif.

Aquarium dan aquascape berbeda pada desain dan isinya. Aquarium lebih sering digunakan untuk ikan-ikan hias berukuran sedang hingga besar, menggunakan rerumputan atau tanaman hias, batu karang dan pernak-pernik yang menyerupai ekosistem air. Bagimana dengan aquascape? Aquascape lebih didominasi dengan tanaman air, pasir, batu dan kayu sebagai media pertumbuhan tanaman. Dalam aquascape ikan yang digunakan adalah jenis ikan-ikan hias berukuran kecil agar tidak merusak ekosistem tanaman yang berada di dalam boks kaca tersebut.

Saat ini dikenal dua gaya yang cukup populer, pertama adalah aquascape bergaya alami (Nature Aquarium Style) dan yang kedua aquascape bergaya Belanda (Dutch Style). Berikut akan dijelaskan kedua gaya tersebut secara garis besar.

Pertama, aquascape bergaya alami (natural) telah lama diperkenalkan salah satu maestro aquascaper berasal dari Jepang, Takashi Amano. Keunikan dari gaya ini adalah menghadirkan layout pemandangan yang tumbuh secara alami dan terinspirasi dari konsep berkebun Wabi Sabi di Jepang. Meskipun efek yang dihasilkan dari gaya ini terkesan begitu alami/natural, seolah terbentuk dengan sendirinya, namun pada dasarnya untuk membuat aquascape  ini membutuhkan perencanaan dan pemikiran yang matang. Untuk memulainya, tetapkan konsep & temanya sebaik mungkin agar mendapatkan gambaran bentuk akhir aquascape yang dihasilkan.

Aquascape bergaya alami memiliki ciri dengan menghadirkan layout pemandangan yang tumbuh secara alami dan terinspirasi dari konsep berkebun, hutan hujan, pegunungan, bukit atau lembah.

Ciri-ciri Aquascape gaya natural
  • Dirancang dengan satu titik fokus seperti sebuah bukit kecil, pohon, ataupun tebing yang dibentuk menggunakan hardscape.
  • Ciri khas layout sebuah pemandangan yang tumbuh secara alami dari lingkungan tertentu di alam bebas

Kedua, aquascape bergaya Belanda (ducth style). Gaya belanda ini biasanya tidak memakai hardscape seperti batu batuan atau kayu.

Jenis tanaman aquascape gaya Belanda
  • Tanaman yang umum digunakan dalam gaya Belanda ini yaitu tanaman stem (tanaman yang memiliki banyak spesies dan beragam warna yang cantik menarik
  • Keuntungan aquascape gaya Belanda adalah tanaman dapat menutupi peralatan seperti filter yang dapat merusak keindahan pemandangan.
  • Gaya belanda ini memiliki kekhasan teknik dengan fokus pada penempatan, perkembangan, dan pengaturan tanaman

Pada gaya Belanda, penentuan dan penempatan berbagai jenis tanaman dengan warna-warni yang  berbeda menjadi fokus utama. Penerapan konsep gaya Belanda adalah tampilan efek “kontras” yang menjadi keunggulannya. Hal penting yang harus dikuasai bila ingin menerapkan gaya ini adalah penguasaan yang baik akan berbagai jenis tanaman aquascape.

Demikian sekilas informasi singkat tentang aquascape dan aquarium, semoga bermanfaat.

Salam hormat,

admin,

tamanair.net

Aquarium/ Aquascape Specialist


Menghadirkan Keindahan & Kenyamanan di Rumah & Kantor Anda
Untuk Informasi Aquarium, Aquascape & Ikan Hias, klik disini: Informasi

Kata kunci untuk penelusuran: aquascape mini, aquascape bonsai, cara membuat aquascape murah, cara membuat aquascape untuk pemula, aquascape aquarium, aquascape minimalis, aquascape gaya natural, aquascape natural style, aquascape gaya belanda, aquascape dutch style, jakarta, surabaya, indonesia aquascape

Aquascape Jakarta

Menghadirkan Aquascape Gaya Natural Alami

Aquascape Bergaya Alami (Natural Style)

Aquascape bergaya alami memiliki ciri dengan menghadirkan layout pemandangan yang tumbuh secara alami dan terinspirasi dari konsep berkebun, hutan hujan, pegunungan, bukit atau lembah.

Ciri-ciri Aquascape gaya natural
  • Memiliki ciri layout sebuah pemandangan yang tumbuh secara alami dari lingkungan tertentu di alam bebas
  • Dibuat dengan satu titik fokus seperti sebuah bukit kecil, pohon, ataupun tebing yang dibentuk menggunakan hardscape.
Berbagai bentuk desain Aquascape
  • Bentuk cekung: Efek yang ditimbulkan adalah menampilkan kesan ruang terbuka pada bagian tengah ataupun kedalaman dari sebuah bidang.
  • Bentuk cembung: Konstruksi ini fokus untuk menampilkan objek di bagian tengah dan menggambarkan sebuah pulau ataupun bukit yang disekelilingnya hanya dataran rendah biasa.
  • Bentuk segitiga: Konstruksi ini fokus pada keseimbangan secara visual, ketinggian tanaman ataupun hardscape yang digunakan diatur sedemikian rupa dengan tinggi yang berjenjang dari satu sisi ke sisi lain.
Komposisi dasar Aquascape gaya natural 
  • Memilih substrate yang baik bagi tanaman
  • Memilih tanaman secara hati-hati dengan terlebih dahulu mengenali karakteristik dari tanaman tersebut
  • Pemilihan peralatan utama ataupun pendukung yang tepat
Rekomendasi Tanaman
  • Pada aquascape bergaya alami memungkinkan kita untuk menggunakan tanaman dengan spesies yang sama dalam aquascape yang sama pula.
  • Jenis-jenis tanaman:
    • Tanaman carpet (glossotigma, hairgrass, HC cuba, dll)
    • Tanaman pakis (java fern, windelove, dll)
    • Tanaman moss (fissiden, christmas moss, flame moss, dll)
Rekomendasi Ikan yang sesuai
  • Perilaku ikan: yang tidak merusak tanaman seperti ikan koki
  • Cara hidup: yang hidup berkelompok
  • Ukuran: gunakan ikan dengan ukuran yang relatif kecil
  • Warna: gunakan ikan dengan warna menarik atau unik
  • Contoh rekomendasi ikan : neon tetra, red neon tetra, cardinal, rasbora, guppy, dll.
Tingkat Kesulitan yang mungkin muncul
  • Ada kalanya perlu melakukan pemangkasan untuk tanaman yang tumbuh terlalu panjang untuk tetap mempertahankan bentuk layout dari aquascape
  • Perlu mengendalikan pertumbuhan algae dalam aquascape karena semakin banyak jenis tanaman, semakin banyak algae yang muncul.
Peralatan yang digunakan diantaranya
  • Chiller
  • Alat tes kit spt parameter air (meliputi pH, GH, KH, TDS)
  • CO2 drop checker, thermometer
  • pupuk
  • Lampu dengan intensitas cahaya menyesuaikan
  • CO2 kits
  • Filter

Untuk lebih jelasnya, dapat diunduh / download file ppt (power point) bergambar berikut ini:

Aquascape Bergaya Natural

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

Aquascape Specialist

tamanair.net

Dapatkan informasi terkait: aquarium ikan, harga aquarium, membuat aquarium, aquarium jakarta, filter aquarium, membuat aquascape, tanaman aquascape, ikan aquascape, aquascape aquarium, cara membuat aquascape


Hubungi konsultan Taman Air untuk menanyakan :

  1. Harga Aquascape yang murah
  2. Tempat Aquascape di Jakarta
  3. Tempat Taman Air di Surabaya
  4. Pembelian bahan-bahan aquascape secara online
  5. Jenis-jenis Aquascape
  6. Biaya Pembuatan Aquascape
  7. Bahan-bahan aquascape yang murah

Untuk Informasi Aquarium/ Aquascape
Hubungi Customer Service / Marketing (Klik disini)

Kata kunci untuk memudahkan penelusuran: ppt, power point, Aquascape Jakarta, Aquascape Murah, Beli Aquascape, Peralatan Aquascape, Bahan Aquascape, Pemasok Aquascape, Supplier Aquascape, Aquarium, aquarium ikan, harga aquarium, membuat aquarium, aquarium jakarta, aquascape bergaya alami natural, aquascape natural style