• +62 8123070905
  • tamanair.info@gmail.com

Daily Archive April 18, 2020

Aquascape modern Indonesia

Membuat Aquascape secara mandiri

“Tips Membuat Aquascape secara mandiri”

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Apa kabar adik-adik sobat ceria? Semoga semua sehat selalu dan semakin bersemangat.

Dalam kesempatan ini, kami tim dari tamanair.net kembali akan menyampaikan info praktis seputar pembuatan aquascape secara sederhana. Tentu ada sebagian adik-adik yang bertanya: “What is Aquascape?” 

__________________________________

Kunjungi: Ikan Segar

Follow Instagram: @tamanair.info

__________________________________

Aquascape merupakan art /seni mengatur tanaman air dan batu-batuan, batu koral, batu karang atau kayu apung, secara alami dan indah di dalam tangki aquascape sehingga memberikan efek seperti berkebun di bawah air. Aquascape terdiri dari elemen tanaman dan juga melibatkan ikan-ikan hias kecil sebagai elemen pelengkap.

Bagaimana adik-adik, tertarik untuk membuat Aquascape? Yes, pastilah adik-adik akan tertarik. Berikut adalah beberapa cara sederhana dalam menyiapkan Aquascape:

Menyiapkan Wadah Aquascape

Tahap pertama tentu menyiapkan wadah untuk membentuk Aquascape. Selanjutnya kita perlu melakukan persiapan terhadap bidang dasar Aquascape. Bagian dasar aquascape dapat diisi dengan bahan pasir. Beberapa pasir yang dapat dipakai misalnya : Pasir Silika, Pasir Malang, Pasir Holland atau Pasir bali. Setelah bagian dasar diisi pasir, disarankan menambahkan carbon active di bagian tengah Aquascape. Bahan carbon active berfungsi menyerap zat-zat racun berbahaya yang terkandung dalam air.

Baca juga: Alat dan Bahan Pembuatan Aquascape

Menyiapkan pupuk dasar

Setelah pemberian pasir pada bidang dasar, selanjutnya pemberian pupuk. Pupuk Dasar adalah pupuk yang di letakkan pada lapisan paling bawah substrate (misal pasir/tanah/gravel). Pupuk sangat diperlukan agar tanaman dapat tumbuh sehat dan segar. Tanaman air yang kekurangan gizi/nutrisi akan membuat tanaman tersebut layu atau bahkan rusak atau mati.

Membuat desain Aquascape

Ambil kertas dan pensil, cobalah berkreasi dengan membuat desain landscape secara bebas. Adik-adik dapat membuat desain sesuai tema yang diinginkan, misalnya tema alam naturalis, air terjun, perbukitan, hutan tropis dan lain-lain.

Setelah menyusun desain, selanjutnya adalah menata tampilan Aquascape sesuai desain yang dibuat dan menimbun kembali pupuk dasar dengan menggunakan pasir yang di gunakan sebagai pasir dasar. Usahakan pasir bagian belakang aquascape lebih tinggi sehingga memberi kesan efek depth (kedalaman).  Selanjutnya adik-adik dapat memulai dengan memasukkan berbagai macam dekorasi terhadap Aquascape. Misalnya pemberian batu batuan, karang indah, bekas ranting pohon, dan berbagai dekorasi lain untuk menyelaraskan dengan tema yang dipilih.

Mengisi Air pada Aquascape

Setelah adik-adik selesai melakukan kegiatan dekorasi pada Aquascape,  tahap berikutnya adalah mengisi air pada wadah Aquascape. Tahap ini tentu memerlukan ekstra kehati-hatian. Air tidak boleh dituangkan secara langsung karena dapat merusak pasir dan pupuk yang telah ditata. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah meletakkan koran pada seluruh bagian aquascape, kemudian tuangkan air secara hati-hati dan perlahan. Cara lain bisa dengan memakai pipa, air dimasukkan secara berlahan agar pasir dan pupuk tidak berhamburan.

Menanam Tanaman Hias

Menanam dalam aquascape dapat dilakukan sebelum diisi air ataupun setelah diisi air, biasanya air diisi sampai batas seperempat wadah baru ditanami tanaman hias.

Setelah tahap menanam selesai, dapat dilanjutkan penataan peralatan seperti lampu pencahayaan, outlet filter, letak diffuser Co2 serta peralatan asesoris lainnya. Apabila semua tanaman telah ditanam, baru aquascape dapat diisi air sampai penuh, tentu dengan cara berlahan-lahan. Setelah penuh jangan lupa untuk membuang airnya sampai 70%, agar kotoran dan zat beracun dapat diminimalkan. Dan selanjutnya diisi kembali sampai penuh.

Proses membuang air dapat dilakukan beberapa kali. Hal tersebut dilakukan untuk membuang kandungan zat amonia serta nutrisi pupuk yang telah larut dalam air. Adik-adik dapat menunggu sampai aquascape berumur hingga 2 minggu atau sampai kandungan zat amonia dalam air telah relatif bersih. Nah selesai bukan? Agar tampilan aquascape adik-adik makin cantik menawan, tentu bisa memasukkan beberapa jenis ikan hias kecil yang sedang populer saat ini seperti Ember Tetra, Kardinal Tetra, Black Neon Tetra, Rainbow, Angle Fish, Discus, Guppy, dan lain sebagainya.

Demikian uraian singkat tentang “Membuat Aquascape secara mandiri”. Semoga bermanfaat, dan salam hormat.


tamanair.net

Contact: Aquascape & Aquarium Specialist

Aquarium air laut

Aquarium Air Laut & Tawar

“Mengenal Aquarium Air Laut & Tawar”

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Pesan Ikan Segar via IG: @tamanair.info

Apa kabar Indonesia, apa kabar Nusantara dan apa kabar para pencinta aquarium yang berbahagia? Salam dahsyat dan tetap semangat! Pada kesempatan ini, kami dari tim kreatif tamanair.net kembali hadir untuk sedikit menguraikan perbedaan antara aquarium air tawar dan air laut.

Perbedaan Aquarium Air Tawar dan Air Laut:
Ukuran Wadah Aquarium

Ukuran minimal aquarium air laut standarnya 100 x 50 x 60 cm, dan ukuran minimal aquarium air tawar standarnya 100 x 40 x 30 cm. Bila melihat kedua ukuran tersebut,  aquarium air laut memerlukan ukuran wadah yang lebih besar, mengapa? Tentu saja karena memang ciri khas dan keistimewaan penggunaan aquarium air laut. Ikan air dan biota air laut akan lebih sehat dan mudah dipelihara apabila debit air relatif cukup banyak.

Jenis Air Yang Dipakai

Jenis air merupakan perbedaan yang paling mendasar diantara keduanya. Untuk aquarium air laut memerlukan media air laut sebagai sarana tempat tinggal ikan-ikan air laut yang hendak dimasukkan ke dalam aquarium. Untuk aquarium air tawar memerlukan media air tawar sebagai sarana ikan-ikan air tawar untuk hidup dan tinggal di dalam aquarium tersebut.

Volume Air Yang Dipakai

Bagaimana dengan volume air yang dipakai? Aquarium air laut memerlukan volume air yang lebih besar dibandingkan dengan volume air tawar. Untuk aquarium air laut standar minimal ukurannya adalah 300 liter air laut.  Untuk aquarium air tawar standar ukuran minimalnya memerlukan 100 liter air tawar. Standar ini perlu diperhatikan agar ikan-ikan yang dimasukkan ke dalam aquarium dapat hidup sehat.

Jenis Ikan Yang Dipakai

Ikan-ikan yang dipakai sebagai penghuni aquarium pada aquarium air laut dan air tawar tentu berbeda. Ikan yang biasa hidup  di air laut, digunakan untuk aquarium air laut. Sebaliknya ikan yang biasa hidup di air tawar tentu dapat dimasukkan dalam aquarium air tawar. Bila salah penempatan tentu saja ikan-ikan tersebut akan mati.

Kepadatan Ikan dalam Aquarium

Kepadatan jumlah ikan maksimal tergantung ukuran besar aquarium. Semakin besar ukuran aquarium, maka jumlah ikan yang bisa dimasukkan ke dalam aquarium semakin banyak.

Pada aquarium air tawar tingkat kepadatan minimal 10 cm ikan per 25 liter, standar ukuran ini perlu dipahami agar kadar oksigen dan pergerakan ikan di dalam aquarium air tawar dapat optimal.

Desain & Tampilan Aquarium

Bagaimana perbedaan tampilan fisik desain aquarium air laut dan air tawar? Pada aquarium air laut desain lebih menonjol pada nuansa bahari.  Lebih menonjolkan keindahan bawah laut, dimana pemandangan asli dari kehidupan bawah laut terpancar dengan jelas dari aquarium air jenis ini. Pada aquarium jenis air tawar, desainya lebih cenderung sederhana dan biasa lebih menjurus pada kehidupan biota air tawar pada umumnya. Tentu saja penataan dan desain masing-masing aquarium sangat tergantung pada pengalaman dan kreatifitas pembuatnya.

Jenis Pasir Yang Digunakan

Pasir yang umum dipakai untuk aquarium air laut cenderung lebih halus. Pasir yang dipakai untuk aquarium air tawar cenderung teksturnya lebih kasar.

Pasir menjadi media yang penting guna membuat habitat ikan-ikan berfungsi dengan baik. Pasir yang tepat berfungsi sebagai tempat untuk bertelur ikan-ikan, pasir juga berfungsi membantu sirkulasi udara dalam air menjadi sesuai dan stabil.

Jenis Filter Yang Cocok

Bagaimana jenis filter yang cocok? Filter digunakan untuk menyaring air agar mampu menghasilkan tingkat kadar yang optimal bagi kesegaran dan kelangsungan hidup tanaman. Filter sebagai tool untuk mengatur agar komposisi oksigen dan karbon dioksida dalam aquarium menjadi stabil dan tidak membuat ikan menjadi lemas atau bahkan bisa mati. Tanyakan pada ahlinya tentang jenis filter yang sesuai untuk air laut dan air tawar.

Demikian, sedikit informasi perbedaan aquarium air tawar dan air laut, semoga bermanfaat.

Salam Dahsyat & sukses selalu,

_____________________________

Tamanair.net

Kunjungi: Ikan Segar

Contact: Aquascape & Aquarium Specialist

Aquarium air laut dan air tawar

Tips Memelihara Aquarium Air Asin

“Tips Memelihara Aquarium Air Asin”

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Tamanair.net – Memelihara ikan dalam akuarium air laut jauh lebih rumit ketimbang ikan akuarium air tawar. Salah urus sedikit ikan bisa mati, padahal harga ikan dan biaya pembuatan akuarium air laut jauh lebih mahal. Bila Anda ingin akuarium air asin bisa bertahan ada beberapa yang mesti diketahui untuk merawat dan membersihkan akuarium. Menjaga di sini termasuk selalu berhati-hati memonitor kondisi akuarium. Berikut beberapa tips dari kami:

Soal Suhu.

Pastikan temperatur dalam tanki selalu berada di antara 23 dan 28 derajat Celsius. Ikan air laut hidup di antara dua suhu tersebut.

Mengganti Air.

Air di ganti sebanyak 20% setiap 2 minggu sekali, 50% setiap sebulan sekali. Gunakan air laut untuk mengganti air akuarium air laut, sedangkan untuk menambah air akuarium air laut yang menguap digunakan air tawar yang telah di aklamasi karena yang menguap hanya air saja sedangkan garamnya tertinggal di akuarium.

Derajat keasinan.

Pastikan jumlah garam yang larut dalam air sesuai. Skala ini dihitup dalam bagian 1.000 unit air. Derajat keasinan air laut sekitar 34 hingga 37 bagian per 1.000 unit air. Bila Anda tidak yakin, mintalah bantuan jasa pakar akuarium, sebab akuarium Anda harus sebisa mungkin mendekati ukuran terebut.

PH atau derajat keasaman.

Pastikan air dalam tanki memiliki tingkat pH yang sesuai. pH adalah ukuran jumlah asam atau alkali dalam air. Anda bisa mengukur derajat pH dengan garis berwarna dengan strip yang bisa dibeli juga di toko-toko hewan piaraan.

Protein Skimmer.

Protein Skimmer merupakan alat yang paling penting dalam menjaga kualitas air laut. Harganya sekitar Rp 250.000-an.

Karang Hidup.

Pakai “Karang Hidup” sebanyak mungkin guna menjaga kualitas air secara alami. Karang Hidup merupakan karang yang ada banyak bagiannya berwarna ungu. Pakai minimal 1/3 dari volume akuariumnya, harganya sekitar Rp 30.000 – 40.000 an per batu.

Artikel Aquascape & Aquarium silahkan dikunjungi link berikut:

Klik disini:

Informasi Aquascape / Aquarium

Demikian, semoga bermanfaat…

Salam Hormat,

tamanair.net

Aquascape & Aquarium Jakarta, Surabaya Indonesia


Menghadirkan Keindahan & Kenyamanan di Rumah & Kantor Anda


Untuk Informasi & Penjualan Aquascape & Aquarium cantik
Hubungi Customer Service kami

Untuk mencari web ini, gunakan kata kunci: penjualan Aquarium, pembelian aquarium, beli aquarium, jual aquarium, harga aquarium, aquarium murah, aquarium minimalis, manfaat aquarium, aquarium jakarta, aquarium surabaya, aquarium rumah, aquarium dan kesehatan.