• +081331048489
  • tamanair.info@gmail.com

Daily Archive October 29, 2018

Cara Membuat Aquascape

Berapa Faktor Penyebab Kegagalan Aquascape

Apa kabar Indonesia, Salam dahsyat! Pada kesempatan kali ini, kami dari tim kreatif tamanair.net akan mencoba sedikit menguraikan beberapa faktor yang dapat menyebabkan kegagalan dalam pembuatan aquascape.

Merancang dan menbuat aquascape memang tidak mudah. Kalau kita tidak memahami cara dan tekniknya tentu akan menghadapi resiko kegagalan. Namun jangan kuatir, minimal kita mempunyai pengetahuan dasar agar aquascape dapat tumbuh subur, cantik dan indah dipandang.

Pemahaman dan pengetahuan tentang aquascape yang minim, berpotensi menjadikan penyebab kegagalan aquascape. Berikut akan kami uraikan satu persatu.

Beberapa Faktor Penyebab Kegagalan Aquascape:
Kekeliruan Memasukkan Air

Metode memasukkan air pada saat pertama set-up aquascape perlu diperhatikan. Sebaiknya kita tidak langsung memasukkan air memakai gayung atau selang. Memakai selang dapat menyebabkan air menjadi keruh dan memuat pupuk dasar aquascape menjadi berhamburan. Teknik  umum yang bisa digunakan adalah dengan bantuan plastik atau piring.

Kekeliruan Cara Menanam Tanaman Air

Metode menanam tanaman air perlu diperhatikan dengan sungguh-sungguh, menanam asal tancap bisa berpotensi membuat tanaman susah untuk tumbuh subur dan bahkan beresiko menjadi layu / mati.

Salah Pemilihan Jenis Ikan untuk Aquascape

Pemilihan jenis ikan untuk aquascape juga berdampak pada keberhasilan set-up aquascape. Jangan pilih ikan yang suka memakan tanaman air  atau ikan yang suka menggali substrat. Jenis ikan tetra dan ikan guppy dapat dipakai untuk aquascape.

Pilih ikan yang khusus untuk aquascape, jangan menggunakan sembarang ikan hias. Ada ikan ynag suka makan tanaman, ada ikan yang suka mengali tanah, merusak gravel, akibatnya tanaman  dan substrate yang ada akan cepat rusak.

Langsung Mencampur Ikan Setelah Aquascape Diisi Air

1 (satu) Minggu setelah aquascape jadi, tentu saja ekosistem yang diharapkan belum terbentuk dan parameter yang diharapkan juga belum terbentuk. Bila dimasukkan ikan, maka dapat terjadi ikan akan stress, keracunan atau bahkan bisa mati.

Keliru Memilih Jenis Filter

Gunakan jenis filter yang tidak membuat riak air, atau filter seperti air terjun.  Filter yang membuat riak –riak air bisa mengurangi kadar CO2. Filter yang keluar seperti air terjun juga beresiko membuat substrat berhamburan dan menjadi keruh. Solusinya  kita bisa menggunakan filter model hang on.

Mesin Aerator Oksigen ( O2 )

Memakai mesin aerator oksigen pada aquascape dapat menggurangi kadar CO2. Sebenarnya, melalui memanfaatan pergerakan arus air dari filter sudah dapat mencukupi/ memenuhi kebutuhan kadar O2 dalam aquascape.

Pemakaian Obat Pembasmi Siput

Hama Siput memang mudah berkembang biak sehingga bisa merusak pemandangan aquascape. Sebaiknya tidak menggunakan obat pembasmi siput bila di aquascape tersebut terdapat udang. Obat pembasmi siput bisa membunuh udang. Disarankan menggunakan keonk assasin atau jenis ikan pemakan siput.

Pentingnya Menggunakan Lampu

Lampu aquascape berfungsi untuk membantu tanaman air melakukan proses fotosintesis. Pemilihan jenis lampu juga perlu diperhatikan dengan seksama. Lampu yang bisa pergunakan untuk proses berfoto sintesis, misalnya jenis lampu TL, LED atau jenis Lampu PL.

Sebaiknya tidak memberi lampu warna-warni yang sering dijual dipasaran, mengapa? Karena fungsi lampu warna-warni hanya sebagai hiasan bukan untuk membantu proses fotosintesis. Disarankan pilih lampu yang berwarna putih.

Tidak Memperhatikan Suhu Air

Kondisi suhu air sangat penting bagi keberhasilan aquascape. Umumnya tanaman air bisa tumbuh subur dan sehat dikisaran suhu antara 18-24 derajat celcius. Kita dapat menggunakan chiller atau kipas angin untuk menjaga suhu air didalam aquascape tetap dingin.

Menyalakan Lampu 24 Terlalu Lama

Kesalahan berikutnya adalah menyalakan lampu secara 24 jam nonstop, mengapa?  Di Alam natural tanaman juga tidak secara nonstop mendapatkan cahaya. Oleh karena itu usahakan penerangan kurang lebih 14 jam sehari. Hal ini juga dapat menjadi keuntungan tersendiri selain hemat biaya listrik juga dapat membuat air dalam aquascape tidak mudah menguap dan suhu air tetap terjaga dingin.

Kekeliruan Pemilihan Jenis Kayu

Memilih jenis kayu pada aquascape juga sangat penting. Jenis kayu tertentu mempunyai getah yang dapat membuat tanaman air dan ikan menjadi keracunan dan mati. Gunakan jenis kayu yang biasa dipakai untuk aquascape contohnya kayu santigi, bakau, atau rasamala. Untuk pengolahannya kupas bagian kulit kayu lalu rebus untuk mengeluarkan tannin.  Pemakaian kayu yang keliru dapat membuat air berwarna kuning sehingga proses set-up aquascape menjadi gagal.

Demikian sekilas informasi tentang berbagi jenis kesalahan dalam membuat aquascape, semoga bermanfaat.

Salam Sukses & Salam Dahsyat

tamanair.net

Indonesia Aquascape & Aquarium Specialist

 

 

 

Aquarium air laut

Aquarium Air Laut vs Aquarium Air Tawar

Apa kabar Indonesia, apa kabar Nusantara dan apa kabar para pencinta aquarium yang berbahagia? Salam dahsyat dan tetap semangat! Pada kesempatan ini, kami dari tim kreatif tamanair.net kembali hadir untuk sedikit menguraikan perbedaan antara aquarium air tawar dan air laut.

Beberapa Perbedaan Aquarium Air Tawar dan Air Laut:
Ukuran Wadah Aquarium

Ukuran minimal aquarium air laut standarnya 100 x 50 x 60 cm, dan ukuran minimal aquarium air tawar standarnya 100 x 40 x 30 cm. Bila melihat kedua ukuran tersebut,  aquarium air laut memerlukan ukuran wadah yang lebih besar, mengapa? Tentu saja karena memang ciri khas dan keistimewaan penggunaan aquarium air laut. Ikan air dan biota air laut akan lebih sehat dan mudah dipelihara apabila debit air relatif cukup banyak.

Jenis Air Yang Dipakai

Jenis air merupakan perbedaan yang paling mendasar diantara keduanya. Untuk aquarium air laut memerlukan media air laut sebagai sarana tempat tinggal ikan-ikan air laut yang hendak dimasukkan ke dalam aquarium. Untuk aquarium air tawar memerlukan media air tawar sebagai sarana ikan-ikan air tawar untuk hidup dan tinggal di dalam aquarium tersebut.

Volume Air Yang Dipakai

Bagaimana dengan volume air yang dipakai? Aquarium air laut memerlukan volume air yang lebih besar dibandingkan dengan volume air tawar. Untuk aquarium air laut standar minimal ukurannya adalah 300 liter air laut.  Untuk aquarium air tawar standar ukuran minimalnya memerlukan 100 liter air tawar. Standar ini perlu diperhatikan agar ikan-ikan yang dimasukkan ke dalam aquarium dapat hidup sehat.

Jenis Ikan Yang Dipakai

Ikan-ikan yang dipakai sebagai penghuni aquarium pada aquarium air laut dan air tawar tentu berbeda. Ikan yang biasa hidup  di air laut, digunakan untuk aquarium air laut. Sebaliknya ikan yang biasa hidup di air tawar tentu dapat dimasukkan dalam aquarium air tawar. Bila salah penempatan tentu saja ikan-ikan tersebut akan mati.

Kepadatan Ikan dalam Aquarium

Kepadatan jumlah ikan maksimal tergantung ukuran besar aquarium. Semakin besar ukuran aquarium, maka jumlah ikan yang bisa dimasukkan ke dalam aquarium semakin banyak.

Pada aquarium air tawar tingkat kepadatan minimal 10 cm ikan per 25 liter, standar ukuran ini perlu dipahami agar kadar oksigen dan pergerakan ikan di dalam aquarium air tawar dapat optimal.

Desain & Tampilan Aquarium

Bagaimana perbedaan tampilan fisik desain aquarium air laut dan air tawar? Pada aquarium air laut desain lebih menonjol pada nuansa bahari.  Lebih menonjolkan keindahan bawah laut, dimana pemandangan asli dari kehidupan bawah laut terpancar dengan jelas dari aquarium air jenis ini. Pada aquarium jenis air tawar, desainya lebih cenderung sederhana dan biasa lebih menjurus pada kehidupan biota air tawar pada umumnya. Tentu saja penataan dan desain masing-masing aquarium sangat tergantung pada pengalaman dan kreatifitas pembuatnya.

Jenis Pasir Yang Digunakan

Pasir yang umum dipakai untuk aquarium air laut cenderung lebih halus. Pasir yang dipakai untuk aquarium air tawar cenderung teksturnya lebih kasar.

Pasir menjadi media yang penting guna membuat habitat ikan-ikan berfungsi dengan baik. Pasir yang tepat berfungsi sebagai tempat untuk bertelur ikan-ikan, pasir juga berfungsi membantu sirkulasi udara dalam air menjadi sesuai dan stabil.

Jenis Filter Yang Cocok

Bagaimana jenis filter yang cocok? Filter digunakan untuk menyaring air agar mampu menghasilkan tingkat kadar yang optimal bagi kesegaran dan kelangsungan hidup tanaman. Filter sebagai tool untuk mengatur agar komposisi oksigen dan karbon dioksida dalam aquarium menjadi stabil dan tidak membuat ikan menjadi lemas atau bahkan bisa mati. Tanyakan pada ahlinya tentang jenis filter yang sesuai untuk air laut dan air tawar.

Demikian, sedikit informasi perbedaan aquarium air tawar dan air laut, semoga bermanfaat.

Salam Dahsyat & sukses selalu,

Tamanair.net

Aquascape & Aquarium Specialist

 

aquarium aquascape indah rupawan

Langkah Pembuatan Aquascape

Aquascape adalah salah satu aksesoris ruangan yang paling indah dan sangat penting dimiliki oleh anda sebagai pecinta keindahan. Adanya aquascape akan sangat memanjakan mata orang yang melihatnya. Mereka akan melihat ikan-ikan hias kecil berenang kesana kemari melewati batu dan tanaman layaknya seperti di habitat aslinya.

Untuk memiliki aquascape, anda bisa membelinya di toko aquarium terdekat yang sudah jadi, atau meminta tukang aquascape untuk membuatnya. Tapi, itu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Namun,, jangan khawatir, sebenarnya untuk membuat aquascape sangat mudah kalau kita telaten dalam membuatnya, tentunya tidak perlu merogoh kocek yang dalam. Selain itu, anda juga dapat mendesain aquascape anda sesuai keinginan.

Pada artikel kali ini, kami tim dari tamanair.net akan menjelaskan bagaimana cara membuat aquascape sendiri dan tentunya murah meriah.

1. Persiapan Dasar Aquascape
  • Melapisi dasar aquarium dengan pasir silica yang berukuran 4-5 mm.
  • Masukanlah carbon active di bagian tengahnya untuk menyerap zat-zat berbahaya yang terdapat pada air selama proses pembuatanaquascape.
2. Siapkan Pupuk Dasar
  • Memberikan pupuk dasar fungsinya yaitu untuk memberikan nutrisi pada tanaman di aquascape.
  • Pupuk dasar ini diberikan hanya untuk tanaman berakar.
  • Setelah pemberian pupuk selesai, tutup kembali dengan pasir.
3. Membuat Hardscape
  • Buatlah dekorasi hardscape menggunakan kayu dan batu.
  • Desainlah dengan baik, agar hasilnya kelak ketika tanaman tumbuh sesuai dengan yang diharapkan.
4. Masukkan Tanaman
  • Isi air terlebih dahulu seperempat bagian aquascape.
  • Isi air dengan bantuan saringan agar tidak merusak dekorasi pasir.
  • Kemudian, tanam satu persatu tanaman yang sudah disiapkan.
5. Masukkan Air
  • Isilah aquascape dengan air hingga penuh.
  • Sama seperti langkah selanjutnya, masukkan air dengan hati-hati agar tidak merusak dekorasi.

Untuk lebih jelasnya silahkan download ppt bergambar pada link di bawah ini :

Langkah Pembuatan Aquascape

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

Aquascape Specialist

tamanair.net

Menyediakan informasi terkait: Aquarium ikan, harga aquarium, membuat aquarium, aquarium jakarta, filter aquarium, membuat aquascape, tanaman aquascape, ikan aquascape, aquascape aquarium, cara membuat aquascape


Untuk Informasi Aquarium/ Aquascape
Hubungi Customer Service / Marketing (Klik disini)

 

Tanaman Aquascape yang mudah tumbuh

Tanaman Aquascape yang Mudah Tumbuh

Tanaman pada aquascape tidak hanya sebagai hiasan saja tapi juga sebagai tempat tinggal ikan. Perlu di ketahui bahwa tidak semua tanaman tidak bisa hidup tanpa CO2. Ada beberapa tanaman yang dapat mudah tumbuh, tetapi dengan syarat harus melakukan penggantian air sebanyak 30% secara rutin seminggu sekali, menjaga suhu air di bawah 30 derajat celcius.

Bagi pemula, sebaiknya memelihara tanaman yang perawatannya mudah, dan bisa hidup tanpa adanya CO2

Berikut adalah beberapa tanaman mudah tumbuh :
Hygrophila Difformis (Water Wisteria)
  • Untuk merawatan water wisteria ini cahaya yang diperlukan adalah pencahayaan sedang.
  • Suhunya 23 hingga 28 derajat celcius.
  • Tanaman mampu tumbuh dengan cepat.
Hemianthus Callitrichoides
  • Perawatanya mudah, dan akan tumbuh memenuhi dasar akuarium dengan lebat.
  • Tanaman ini memerlukan cahaya merata agar tidak tumbuh berantakan ( ke atas dan tidak lagi mengahmpar di dasar akuarium ) karena mencari sumber cahaya.
  • Suhu idealnya 22-23 derajat celcius.
Java Moss
  • Tanaman ini bisa hidup dengan semua jenis cahaya.
  • Bisa hidup di suhu 21-32 derajat celcius, akan tetapi yang paling ideal dalam merawat tanaman aquascape java moss ini suhu bekisar di 21 hingga 24 derajat celcius.
Echinodorus Tenellus
  • Tanaman ini juga tumbuh dengan cepat, tentunya dengan pencahayaan yang baik.
  • Tumbuh kembangnya akan lebih optimal jika CO2 digunakan dalam akuarium.
  • kesan yang ditimbulkan di dalam akuarium lebih liar tapi sangat menarik dan sedikit berbeda.
Hairgrass
  • Tanaman ini mampu tumbuh dengan cepat, lebat dan menjadikan akuarium tampil dengna bersih.
  • Menanam tanaman ini akan terlihat seperti aquascaper yang profesional atau berpengalaman.
Lilaeopsis
  • Cara merawat Lilaeopsis ini cukup mudah, hanya  perlu untuk memangkas tanaman ini bila sudah terlihat meyerang tanaman aquascape lainya.
  • Suhu air di titik 23 hingga 29 derajat celcius.
  • Pencahayaan sedang juga dianjurkan dalam merawat tanman Lilaeopsis ini.

Untuk lebih lengkapnya silahkan download ppt bergambar pada link di bawah ini :

Tanaman Aquascape yang Mudah Tumbuh

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

Aquascape Specialist, Jakarta dan Surabaya

tamanair.net

Toko/ Cari / Penjualan / Jual / Asesoris / Peralatan / online /tanaman


Untuk mendapatkan informasi tentang Aquascape & Aquarium
Hubungi Customer Service Anda (Klik disini)