• +081331048489
  • tamanair.info@gmail.com

Monthly Archive October 2018

Cara Membuat Aquascape

Berapa Faktor Penyebab Kegagalan Aquascape

Apa kabar Indonesia, Salam dahsyat! Pada kesempatan kali ini, kami dari tim kreatif tamanair.net akan mencoba sedikit menguraikan beberapa faktor yang dapat menyebabkan kegagalan dalam pembuatan aquascape.

Merancang dan menbuat aquascape memang tidak mudah. Kalau kita tidak memahami cara dan tekniknya tentu akan menghadapi resiko kegagalan. Namun jangan kuatir, minimal kita mempunyai pengetahuan dasar agar aquascape dapat tumbuh subur, cantik dan indah dipandang.

Pemahaman dan pengetahuan tentang aquascape yang minim, berpotensi menjadikan penyebab kegagalan aquascape. Berikut akan kami uraikan satu persatu.

Beberapa Faktor Penyebab Kegagalan Aquascape:
Kekeliruan Memasukkan Air

Metode memasukkan air pada saat pertama set-up aquascape perlu diperhatikan. Sebaiknya kita tidak langsung memasukkan air memakai gayung atau selang. Memakai selang dapat menyebabkan air menjadi keruh dan memuat pupuk dasar aquascape menjadi berhamburan. Teknik  umum yang bisa digunakan adalah dengan bantuan plastik atau piring.

Kekeliruan Cara Menanam Tanaman Air

Metode menanam tanaman air perlu diperhatikan dengan sungguh-sungguh, menanam asal tancap bisa berpotensi membuat tanaman susah untuk tumbuh subur dan bahkan beresiko menjadi layu / mati.

Salah Pemilihan Jenis Ikan untuk Aquascape

Pemilihan jenis ikan untuk aquascape juga berdampak pada keberhasilan set-up aquascape. Jangan pilih ikan yang suka memakan tanaman air  atau ikan yang suka menggali substrat. Jenis ikan tetra dan ikan guppy dapat dipakai untuk aquascape.

Pilih ikan yang khusus untuk aquascape, jangan menggunakan sembarang ikan hias. Ada ikan ynag suka makan tanaman, ada ikan yang suka mengali tanah, merusak gravel, akibatnya tanaman  dan substrate yang ada akan cepat rusak.

Langsung Mencampur Ikan Setelah Aquascape Diisi Air

1 (satu) Minggu setelah aquascape jadi, tentu saja ekosistem yang diharapkan belum terbentuk dan parameter yang diharapkan juga belum terbentuk. Bila dimasukkan ikan, maka dapat terjadi ikan akan stress, keracunan atau bahkan bisa mati.

Keliru Memilih Jenis Filter

Gunakan jenis filter yang tidak membuat riak air, atau filter seperti air terjun.  Filter yang membuat riak –riak air bisa mengurangi kadar CO2. Filter yang keluar seperti air terjun juga beresiko membuat substrat berhamburan dan menjadi keruh. Solusinya  kita bisa menggunakan filter model hang on.

Mesin Aerator Oksigen ( O2 )

Memakai mesin aerator oksigen pada aquascape dapat menggurangi kadar CO2. Sebenarnya, melalui memanfaatan pergerakan arus air dari filter sudah dapat mencukupi/ memenuhi kebutuhan kadar O2 dalam aquascape.

Pemakaian Obat Pembasmi Siput

Hama Siput memang mudah berkembang biak sehingga bisa merusak pemandangan aquascape. Sebaiknya tidak menggunakan obat pembasmi siput bila di aquascape tersebut terdapat udang. Obat pembasmi siput bisa membunuh udang. Disarankan menggunakan keonk assasin atau jenis ikan pemakan siput.

Pentingnya Menggunakan Lampu

Lampu aquascape berfungsi untuk membantu tanaman air melakukan proses fotosintesis. Pemilihan jenis lampu juga perlu diperhatikan dengan seksama. Lampu yang bisa pergunakan untuk proses berfoto sintesis, misalnya jenis lampu TL, LED atau jenis Lampu PL.

Sebaiknya tidak memberi lampu warna-warni yang sering dijual dipasaran, mengapa? Karena fungsi lampu warna-warni hanya sebagai hiasan bukan untuk membantu proses fotosintesis. Disarankan pilih lampu yang berwarna putih.

Tidak Memperhatikan Suhu Air

Kondisi suhu air sangat penting bagi keberhasilan aquascape. Umumnya tanaman air bisa tumbuh subur dan sehat dikisaran suhu antara 18-24 derajat celcius. Kita dapat menggunakan chiller atau kipas angin untuk menjaga suhu air didalam aquascape tetap dingin.

Menyalakan Lampu 24 Terlalu Lama

Kesalahan berikutnya adalah menyalakan lampu secara 24 jam nonstop, mengapa?  Di Alam natural tanaman juga tidak secara nonstop mendapatkan cahaya. Oleh karena itu usahakan penerangan kurang lebih 14 jam sehari. Hal ini juga dapat menjadi keuntungan tersendiri selain hemat biaya listrik juga dapat membuat air dalam aquascape tidak mudah menguap dan suhu air tetap terjaga dingin.

Kekeliruan Pemilihan Jenis Kayu

Memilih jenis kayu pada aquascape juga sangat penting. Jenis kayu tertentu mempunyai getah yang dapat membuat tanaman air dan ikan menjadi keracunan dan mati. Gunakan jenis kayu yang biasa dipakai untuk aquascape contohnya kayu santigi, bakau, atau rasamala. Untuk pengolahannya kupas bagian kulit kayu lalu rebus untuk mengeluarkan tannin.  Pemakaian kayu yang keliru dapat membuat air berwarna kuning sehingga proses set-up aquascape menjadi gagal.

Demikian sekilas informasi tentang berbagi jenis kesalahan dalam membuat aquascape, semoga bermanfaat.

Salam Sukses & Salam Dahsyat

tamanair.net

Indonesia Aquascape & Aquarium Specialist

 

 

 

Aquarium air laut

Aquarium Air Laut vs Aquarium Air Tawar

Apa kabar Indonesia, apa kabar Nusantara dan apa kabar para pencinta aquarium yang berbahagia? Salam dahsyat dan tetap semangat! Pada kesempatan ini, kami dari tim kreatif tamanair.net kembali hadir untuk sedikit menguraikan perbedaan antara aquarium air tawar dan air laut.

Beberapa Perbedaan Aquarium Air Tawar dan Air Laut:
Ukuran Wadah Aquarium

Ukuran minimal aquarium air laut standarnya 100 x 50 x 60 cm, dan ukuran minimal aquarium air tawar standarnya 100 x 40 x 30 cm. Bila melihat kedua ukuran tersebut,  aquarium air laut memerlukan ukuran wadah yang lebih besar, mengapa? Tentu saja karena memang ciri khas dan keistimewaan penggunaan aquarium air laut. Ikan air dan biota air laut akan lebih sehat dan mudah dipelihara apabila debit air relatif cukup banyak.

Jenis Air Yang Dipakai

Jenis air merupakan perbedaan yang paling mendasar diantara keduanya. Untuk aquarium air laut memerlukan media air laut sebagai sarana tempat tinggal ikan-ikan air laut yang hendak dimasukkan ke dalam aquarium. Untuk aquarium air tawar memerlukan media air tawar sebagai sarana ikan-ikan air tawar untuk hidup dan tinggal di dalam aquarium tersebut.

Volume Air Yang Dipakai

Bagaimana dengan volume air yang dipakai? Aquarium air laut memerlukan volume air yang lebih besar dibandingkan dengan volume air tawar. Untuk aquarium air laut standar minimal ukurannya adalah 300 liter air laut.  Untuk aquarium air tawar standar ukuran minimalnya memerlukan 100 liter air tawar. Standar ini perlu diperhatikan agar ikan-ikan yang dimasukkan ke dalam aquarium dapat hidup sehat.

Jenis Ikan Yang Dipakai

Ikan-ikan yang dipakai sebagai penghuni aquarium pada aquarium air laut dan air tawar tentu berbeda. Ikan yang biasa hidup  di air laut, digunakan untuk aquarium air laut. Sebaliknya ikan yang biasa hidup di air tawar tentu dapat dimasukkan dalam aquarium air tawar. Bila salah penempatan tentu saja ikan-ikan tersebut akan mati.

Kepadatan Ikan dalam Aquarium

Kepadatan jumlah ikan maksimal tergantung ukuran besar aquarium. Semakin besar ukuran aquarium, maka jumlah ikan yang bisa dimasukkan ke dalam aquarium semakin banyak.

Pada aquarium air tawar tingkat kepadatan minimal 10 cm ikan per 25 liter, standar ukuran ini perlu dipahami agar kadar oksigen dan pergerakan ikan di dalam aquarium air tawar dapat optimal.

Desain & Tampilan Aquarium

Bagaimana perbedaan tampilan fisik desain aquarium air laut dan air tawar? Pada aquarium air laut desain lebih menonjol pada nuansa bahari.  Lebih menonjolkan keindahan bawah laut, dimana pemandangan asli dari kehidupan bawah laut terpancar dengan jelas dari aquarium air jenis ini. Pada aquarium jenis air tawar, desainya lebih cenderung sederhana dan biasa lebih menjurus pada kehidupan biota air tawar pada umumnya. Tentu saja penataan dan desain masing-masing aquarium sangat tergantung pada pengalaman dan kreatifitas pembuatnya.

Jenis Pasir Yang Digunakan

Pasir yang umum dipakai untuk aquarium air laut cenderung lebih halus. Pasir yang dipakai untuk aquarium air tawar cenderung teksturnya lebih kasar.

Pasir menjadi media yang penting guna membuat habitat ikan-ikan berfungsi dengan baik. Pasir yang tepat berfungsi sebagai tempat untuk bertelur ikan-ikan, pasir juga berfungsi membantu sirkulasi udara dalam air menjadi sesuai dan stabil.

Jenis Filter Yang Cocok

Bagaimana jenis filter yang cocok? Filter digunakan untuk menyaring air agar mampu menghasilkan tingkat kadar yang optimal bagi kesegaran dan kelangsungan hidup tanaman. Filter sebagai tool untuk mengatur agar komposisi oksigen dan karbon dioksida dalam aquarium menjadi stabil dan tidak membuat ikan menjadi lemas atau bahkan bisa mati. Tanyakan pada ahlinya tentang jenis filter yang sesuai untuk air laut dan air tawar.

Demikian, sedikit informasi perbedaan aquarium air tawar dan air laut, semoga bermanfaat.

Salam Dahsyat & sukses selalu,

Tamanair.net

Aquascape & Aquarium Specialist

 

aquarium aquascape indah rupawan

Langkah Pembuatan Aquascape

Aquascape adalah salah satu aksesoris ruangan yang paling indah dan sangat penting dimiliki oleh anda sebagai pecinta keindahan. Adanya aquascape akan sangat memanjakan mata orang yang melihatnya. Mereka akan melihat ikan-ikan hias kecil berenang kesana kemari melewati batu dan tanaman layaknya seperti di habitat aslinya.

Untuk memiliki aquascape, anda bisa membelinya di toko aquarium terdekat yang sudah jadi, atau meminta tukang aquascape untuk membuatnya. Tapi, itu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Namun,, jangan khawatir, sebenarnya untuk membuat aquascape sangat mudah kalau kita telaten dalam membuatnya, tentunya tidak perlu merogoh kocek yang dalam. Selain itu, anda juga dapat mendesain aquascape anda sesuai keinginan.

Pada artikel kali ini, kami tim dari tamanair.net akan menjelaskan bagaimana cara membuat aquascape sendiri dan tentunya murah meriah.

1. Persiapan Dasar Aquascape
  • Melapisi dasar aquarium dengan pasir silica yang berukuran 4-5 mm.
  • Masukanlah carbon active di bagian tengahnya untuk menyerap zat-zat berbahaya yang terdapat pada air selama proses pembuatanaquascape.
2. Siapkan Pupuk Dasar
  • Memberikan pupuk dasar fungsinya yaitu untuk memberikan nutrisi pada tanaman di aquascape.
  • Pupuk dasar ini diberikan hanya untuk tanaman berakar.
  • Setelah pemberian pupuk selesai, tutup kembali dengan pasir.
3. Membuat Hardscape
  • Buatlah dekorasi hardscape menggunakan kayu dan batu.
  • Desainlah dengan baik, agar hasilnya kelak ketika tanaman tumbuh sesuai dengan yang diharapkan.
4. Masukkan Tanaman
  • Isi air terlebih dahulu seperempat bagian aquascape.
  • Isi air dengan bantuan saringan agar tidak merusak dekorasi pasir.
  • Kemudian, tanam satu persatu tanaman yang sudah disiapkan.
5. Masukkan Air
  • Isilah aquascape dengan air hingga penuh.
  • Sama seperti langkah selanjutnya, masukkan air dengan hati-hati agar tidak merusak dekorasi.

Untuk lebih jelasnya silahkan download ppt bergambar pada link di bawah ini :

Langkah Pembuatan Aquascape

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

Aquascape Specialist

tamanair.net

Menyediakan informasi terkait: Aquarium ikan, harga aquarium, membuat aquarium, aquarium jakarta, filter aquarium, membuat aquascape, tanaman aquascape, ikan aquascape, aquascape aquarium, cara membuat aquascape


Untuk Informasi Aquarium/ Aquascape
Hubungi Customer Service / Marketing (Klik disini)

 

Tanaman Aquascape yang mudah tumbuh

Tanaman Aquascape yang Mudah Tumbuh

Tanaman pada aquascape tidak hanya sebagai hiasan saja tapi juga sebagai tempat tinggal ikan. Perlu di ketahui bahwa tidak semua tanaman tidak bisa hidup tanpa CO2. Ada beberapa tanaman yang dapat mudah tumbuh, tetapi dengan syarat harus melakukan penggantian air sebanyak 30% secara rutin seminggu sekali, menjaga suhu air di bawah 30 derajat celcius.

Bagi pemula, sebaiknya memelihara tanaman yang perawatannya mudah, dan bisa hidup tanpa adanya CO2

Berikut adalah beberapa tanaman mudah tumbuh :
Hygrophila Difformis (Water Wisteria)
  • Untuk merawatan water wisteria ini cahaya yang diperlukan adalah pencahayaan sedang.
  • Suhunya 23 hingga 28 derajat celcius.
  • Tanaman mampu tumbuh dengan cepat.
Hemianthus Callitrichoides
  • Perawatanya mudah, dan akan tumbuh memenuhi dasar akuarium dengan lebat.
  • Tanaman ini memerlukan cahaya merata agar tidak tumbuh berantakan ( ke atas dan tidak lagi mengahmpar di dasar akuarium ) karena mencari sumber cahaya.
  • Suhu idealnya 22-23 derajat celcius.
Java Moss
  • Tanaman ini bisa hidup dengan semua jenis cahaya.
  • Bisa hidup di suhu 21-32 derajat celcius, akan tetapi yang paling ideal dalam merawat tanaman aquascape java moss ini suhu bekisar di 21 hingga 24 derajat celcius.
Echinodorus Tenellus
  • Tanaman ini juga tumbuh dengan cepat, tentunya dengan pencahayaan yang baik.
  • Tumbuh kembangnya akan lebih optimal jika CO2 digunakan dalam akuarium.
  • kesan yang ditimbulkan di dalam akuarium lebih liar tapi sangat menarik dan sedikit berbeda.
Hairgrass
  • Tanaman ini mampu tumbuh dengan cepat, lebat dan menjadikan akuarium tampil dengna bersih.
  • Menanam tanaman ini akan terlihat seperti aquascaper yang profesional atau berpengalaman.
Lilaeopsis
  • Cara merawat Lilaeopsis ini cukup mudah, hanya  perlu untuk memangkas tanaman ini bila sudah terlihat meyerang tanaman aquascape lainya.
  • Suhu air di titik 23 hingga 29 derajat celcius.
  • Pencahayaan sedang juga dianjurkan dalam merawat tanman Lilaeopsis ini.

Untuk lebih lengkapnya silahkan download ppt bergambar pada link di bawah ini :

Tanaman Aquascape yang Mudah Tumbuh

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

Aquascape Specialist, Jakarta dan Surabaya

tamanair.net

Toko/ Cari / Penjualan / Jual / Asesoris / Peralatan / online /tanaman


Untuk mendapatkan informasi tentang Aquascape & Aquarium
Hubungi Customer Service Anda (Klik disini)

 

aquarium mini taman air

Cara Praktis Membuat Aquarium Mini

Apa kabar kawan-kawan penggemar aquarium…

Tertarik membuat aquarium mini? Berikut akan diuraikan secara singkat cara membuat aquarium mini.

Peralatan Yang Diperlukan
  • Meja lebar untuk tempat merangkai bahan aquarium.
  • Lakban sebagai bahan perekat sementara
  • Tembakan Lem Silikon
  • Binder Clip berfungsi sebagai alat menjepit potongan kaca/plastik
Bahan – Bahan Yang Perlu Dipersiapkan
  • Kaca dengan ukuran tebal minimal 5mm, panjang 40, lebar 25 cm dan tinggi 30 cm.
  • Kaca yang diperlukan, ukuran 40x30cm sebanyak 2 lembar, ukuran 25x30cm sebanyak 2 lembar dan sisi bawah dengan ukuran 40×25 sebanyak 1 lembar.
  • Lem Kaca Silicon, sebagai bahan perekat untuk merekatkan sisi-sisi kaca
Teknik Memotong Kaca

Sebenarnya ukuran kaca yang diperlukan dapat langsung dipesan di toko kaca terdekat, namun  apabila terpaksa harus memotong kaca sendiri, berikut  peralatan yang diperlukan dan tata caranya:

  • Siapkan alat pemotong kaca, kacamata, gerindra, penggaris dan alat tulis atau spidol kecil.
  • Buat garis menggunakan spidol dan penggaris sesuai dengan ukuran yang telah ditetapkan.
  • Potong menggunakan alat potong kaca. Pemotongan harus hati-hati, usahakan hasilnya lurus dan rapi.
  • Haluskan bagian pinggir kaca dengan menggunakan alat gerindra, pakailah kaca mata agar terhindar dari resiko percikan api.
Teknik Merangkai Aquarium Mini Agar Rapi & Kokoh
  • Pertama sekali Letakkan kaca sisi bawah dengan ukuran 40x25cm diatas meja yang datar yang cukup besar.
  • Ratakan lem silicon pada setiap sisi pertemuan antara potongan kaca.
  • Selanjutnya pasang kaca satu persatu, pertemuan kaca tersebut harus diberi lem silicon. Bersihkan dengan menggunakan kain agar lem tidak belepotan dan mengotori kaca.
  • Apabila semua kaca telah terpasang, gunakan lakban secara melingkar untuk menjaga sambungan kaca yang belum kering tersebut agar tetap kokoh.
  • Setelah lem mengering maka oleskan lem sekali lagi agar semakin kuat dan rapi.
  • Gunakan binder clip untuk memasang potongan variasi kaca (bisa dari bahan plastik). Umumnya variasi diletakkan di sisi atas atau bawah dari aquarium.
Cara Mengelola Ikan Hias

Pilihlah ikan hias maksimal tiga jenis ikan hias, dengan jumlah dan ukuran yang seimbang. Jangan terlalu banyak ikan hias yang dimasukkan ke aquarium, cukup 7-9 ikan hias untuk aquarium mini. Sebelum meletakkan ikan hias, yang harus diperhatikan adalah gunakan air dari sumur yang bersih atau menggunakan air isi ulang.

 Mempercantik Aquarium Mini

Ada banyak cara untuk menghias aquarium mini agar menjadi cantik menawan. Diantaranya sbb:

  • Tempellah hiasan gambar pada sisi belakang aquarium (background).
  • Berikan gambar batu-batuan pada bagian bawah aquarium atau sebagai alternatif berikanlah pasir aquarium berwarna hitam agar kotoran aquarium dapat tersamarkan
  • Lengkapi dengan hiasan batu karang yang indah, beri lampu penerang dan pasang aerator beserta filternya.
  • Sebaiknya tidak memberi batu hias warna warni dalam aquarium. Hal ini untuk menghindari resiko tumbuh jamur dalam aquarium.

Demikian sekilas informasi singkat, tentang pembuatan aquarium mini, mari kita coba…

Salam hormat,

admin,

tamanair.net

Aquarium/ Aquascape Specialist


Menghadirkan Keindahan & Kenyamanan di Rumah & Kantor Anda

Untuk Informasi Aquascape, klik disini: Informasi


Kata kunci untuk penelusuran: tanaman aquascape / ikan aquascape / membuat aquascape / aquarium aquascape / aquarium / cara membuat aquascape / acara membuat aquarium mini / peralatan aquarium / bahan aquarium / cara praktis membuat aquarium mini

Aquascape modern Indonesia

Membuat Aquascape Keren secara mandiri

Apa kabar adik-adik sobat ceria? Semoga semua sehat selalu dan semakin bersemangat.

Dalam kesempatan ini, kami tim dari tamanair.net kembali akan menyampaikan info praktis seputar pembuatan aquascape secara sederhana. Tentu ada sebagian adik-adik yang bertanya: “What is Aquascape?”  Aquascape merupakan art /seni mengatur tanaman air dan batu-batuan, batu koral, batu karang atau kayu apung, secara alami dan indah di dalam tangki aquascape sehingga memberikan efek seperti berkebun di bawah air. Aquascape terdiri dari elemen tanaman dan juga melibatkan ikan-ikan hias kecil sebagai elemen pelengkap.

Bagaimana adik-adik, tertarik untuk membuat Aquascape? Yes, pastilah adik-adik akan tertarik. Berikut adalah beberapa cara sederhana dalam menyiapkan Aquascape:

Menyiapkan Wadah Aquascape

Tahap pertama tentu menyiapkan wadah untuk membentuk Aquascape. Selanjutnya kita perlu melakukan persiapan terhadap bidang dasar Aquascape. Bagian dasar aquascape dapat diisi dengan bahan pasir. Beberapa pasir yang dapat dipakai misalnya : Pasir Silika, Pasir Malang, Pasir Holland atau Pasir bali. Setelah bagian dasar diisi pasir, disarankan menambahkan carbon active di bagian tengah Aquascape. Bahan carbon active berfungsi menyerap zat-zat racun berbahaya yang terkandung dalam air.

Menyiapkan pupuk dasar

Setelah pemberian pasir pada bidang dasar, selanjutnya pemberian pupuk. Pupuk Dasar adalah pupuk yang di letakkan pada lapisan paling bawah substrate (misal pasir/tanah/gravel). Pupuk sangat diperlukan agar tanaman dapat tumbuh sehat dan segar. Tanaman air yang kekurangan gizi/nutrisi akan membuat tanaman tersebut layu atau bahkan rusak atau mati.

Membuat desain Aquascape

Ambil kertas dan pensil, cobalah berkreasi dengan membuat desain landscape secara bebas. Adik-adik dapat membuat desain sesuai tema yang diinginkan, misalnya tema alam naturalis, air terjun, perbukitan, hutan tropis dan lain-lain.

Setelah menyusun desain, selanjutnya adalah menata tampilan Aquascape sesuai desain yang dibuat dan menimbun kembali pupuk dasar dengan menggunakan pasir yang di gunakan sebagai pasir dasar. Usahakan pasir bagian belakang aquascape lebih tinggi sehingga memberi kesan efek depth (kedalaman).  Selanjutnya adik-adik dapat memulai dengan memasukkan berbagai macam dekorasi terhadap Aquascape. Misalnya pemberian batu batuan, karang indah, bekas ranting pohon, dan berbagai dekorasi lain untuk menyelaraskan dengan tema yang dipilih.

Mengisi Air pada Aquascape

Setelah adik-adik selesai melakukan kegiatan dekorasi pada Aquascape,  tahap berikutnya adalah mengisi air pada wadah Aquascape. Tahap ini tentu memerlukan ekstra kehati-hatian. Air tidak boleh dituangkan secara langsung karena dapat merusak pasir dan pupuk yang telah ditata. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah meletakkan koran pada seluruh bagian aquascape, kemudian tuangkan air secara hati-hati dan perlahan. Cara lain bisa dengan memakai pipa, air dimasukkan secara berlahan agar pasir dan pupuk tidak berhamburan.

Menanam Tanaman Hias

Menanam dalam aquascape dapat dilakukan sebelum diisi air ataupun setelah diisi air, biasanya air diisi sampai batas seperempat wadah baru ditanami tanaman hias.

Setelah tahap menanam selesai, dapat dilanjutkan penataan peralatan seperti lampu pencahayaan, outlet filter, letak diffuser Co2 serta peralatan asesoris lainnya. Apabila semua tanaman telah ditanam, baru aquascape dapat diisi air sampai penuh, tentu dengan cara berlahan-lahan. Setelah penuh jangan lupa untuk membuang airnya sampai 70%, agar kotoran dan zat beracun dapat diminimalkan. Dan selanjutnya diisi kembali sampai penuh.

Proses membuang air dapat dilakukan beberapa kali. Hal tersebut dilakukan untuk membuang kandungan zat amonia serta nutrisi pupuk yang telah larut dalam air. Adik-adik dapat menunggu sampai aquascape berumur hingga 2 minggu atau sampai kandungan zat amonia dalam air telah relatif bersih. Nah selesai bukan? Agar tampilan aquascape adik-adik makin cantik menawan, tentu bisa memasukkan beberapa jenis ikan hias kecil yang sedang populer saat ini seperti Ember Tetra, Kardinal Tetra, Black Neon Tetra, Rainbow, Angle Fish, Discus, Guppy, dan lain sebagainya.

Aquascape

Aquascape gaya Belanda (Dutch Style)

Aquascape Dutch style (Gaya Belanda)  merupakan gaya aquascape tertua yang dipakai oleh hampir seluruh aquarist di belanda.

Karakteristik Aquascape Gaya Belanda

Ciri dari gaya ini adalah tidak menggunakan hardscape seperti batu ataupun kayu.

Jenis tanaman pada umumnya menggunakan
  • Tanaman yang biasa digunakan dalam gaya belanda ini yaitu tanaman stem (tanaman yang memiliki banyak spesies dan beragam warna yang menarik
  • Keuntungan aquascape gaya belanda adalah tanaman dapat menutupi peralatan seperti filter yang dapat merusak pemandangan
Jenis Jenis Tanaman Aquascape Gaya Belanda
  • Alternanthera Reineckii, Ammania, Rotala dan tanaman solitaire seperti Tiger Lotus atau Aponogetons : Tanaman yang biasa digunakan sebagai focal point atau titik fokus pada aquascape bergaya belanda
  • Java Moss : Tanaman digunakan dan ditempatkan di antara kelompok tanaman yang berbeda dengan tujuan menciptakan efek kontras dan juga untuk menunjang titik fokus yang sudah dipersiapkan
  • Saururus Cernuus dan Lobella Cardinalis: Tanaman ini ditempatkan pada sudut pandang tertentu dan naik ke arah belakang aquascape sehingga menciptakan ilusi dari sebuah kedalaman.
  • Hygrophila Corymbosa dan Limnophila Aquatica : Tanaman ini merupakan tanaman stem yang cukup besar dengan tingkat pertumbuhan yang cepat dan memunculkan efek visual yang kuat.
  • Spesies Cryptocoryne (lucens, lutea, walkeri, wenditi, dan becketii) : Tanaman air dengan ukuran cukup kecil, biasanya digunakan dalam dua baris pertama di dalam aquascape. Tanaman I I memunculkan efek kontras yang baik terutama ketika menggunakan substrate berwarna gelap.
Jenis Ikan yang sering digunakan dalam Aquarium Gaya Belanda adalah

Ikan yang digunakan tidak terlalu vital perannya namun tetap perlu diperhatikan. Ikan yang bersifat bergerombol tetap menjadi pilihan utama namun dengan ukuran yang sedikit lebih besar.

Alat-alat yang digunakan untuk menbuat Aquascape Gaya Belanda adalah
  • Substrate : gunakan substrate terbaik berupa soil
  • Fertilizers atau pupuk : komponen perawatan yang sangat penting
  • Lampu : untuk pencahayaan
  • Sistem filtrasi : penggunaan filter canister lebih baik
  • CO2 kits : dengan dosis 20-30 ppm

Untuk lebih jelasnya, dapat diunduh file power point ( download ppt) dengan berbagai gambar berikut ini:

Download PPT:

>>> Aquascape Gaya Belanda <<<

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

tamanair.net

Aquascape & Aquarium Specialist


Hubungan konsultan Taman Air untuk menanyakan :
  1. Tempat Aquascape di Jakarta
  2. Jenis-jenis Aquascape
  3. Biaya Pembuatan Aquascape
  4. Bahan-bahan aquascape yang murah
  5. Harga Aquascape yang murah
  6. Pembelian bahan-bahan aquascape secara online
  7. Tempat Taman Air di Surabaya dan Jakarta, Makassar dan Bandung
  8. Dimana membeli Aquarium atau Aquascape

Menghadirkan keceriaan di kantor dan rumah Anda
Hubungi Marketing kami: Informasi

Aquascape Menarik

Penggunaan Pupuk yang benar untuk Aquascape


Klik PPT disini:

>>> Pupuk Aquascape <<<

Aquascape membutuhkan unsur-unsur seperti pencahayaan, nutrisi, dan CO2 untuk pertumbuhan tanaman. Salah satu kegiatan penting dalam membuat aquscape yang baik adalah memberi pupuk yang tepat. Dengan memberikan pupuk, akan menyediakan semua unsur yang diperlukan oleh tanaman. Tanaman yang kekurangan pupuk akan mengalami perubahan warna (menguning) bahkan dapat mati. Oleh sebab itu, perlu diketahui bahwa dalam pemberian pupuk harus sesuai dengan dosis yang tepat dan jenis pupuk yang dipakai juga tidak boleh keliru.

Jenis – Jenis Pupuk
  • Pupuk Cair (Liquid Fertilizers) : Kumpulan unsur hara yang dibutuhkan tanaman air dalam bentuk cair. Pupuk cair yang baik akan mengandung zat besi, kalium, mangan, molibdenum, boron, seng, dan kobalt.
  • Aqua Soil (Substrat) : Merupakan substrat berupa tanah atau pasir yang sudah mengandung unsur hara. Substrat ini akan memberikan apa yang tanaman butuhkan langsung pada akar.
  • Pupuk Dasar : Jika aqua soil adalah substrate yang sudah mengandung pupuk, maka pupuk dasar adalah murni sebuah pupuk sehingga harus disertai substrat tanah/pasir dalam penggunaannya.
  • Pupuk Tancap (Fertilizer Tablets) : Kandungan pupuk ini sama seperti pupuk dasar dan cair, tapi pupuk ini diproduksi dalam bentuk padatan berupa tablet.
Kapan Harus Menggunakan Pupuk Cair ?

Pupuk cair merupakan pupuk yang digunakan sebagai perlengkapan perawatan, sehingga penggunaannya diberikan langsung ke air setelah membuat aquascape selesai. Tujuan pemberian pupuk ini untuk meningkatkan unsur hara dalam aquascape.

Kapan Harus Menggunakan Aqua Soil ?

Aqua soil digunakan jika ingin menumbuhkan tanaman yang sulit merawatnya.  Tanaman yang memerlukan asupan nutrisi yang cukup diberikan aqua soil di awal setup aquascape. Aqua soil berfungsi sebagai dasar dimana tanaman itu menancap dan tumbuh.

Kapan Harus Menggunakan Pupuk Dasar ?

Penggunaan pupuk dasar ini sama seperti aqua soil  yaitu pada tahap setup aquascape. Pupuk dasar pertama-tama harus dicampurkan dengan substrat sebagai dasar aquascape untuk menancapkan tanaman.

Kapan Harus Menggunakan Pupuk Tancap ?

Pupuk tancap digunakan sebagai opsi terakhir apabila tanaman di dalam aquascape sedang dalam kondisi yang tidak baik. Misalnya pertumbuhan yang lambat dan muncul tanda-tanda kekurangan nutrisi.

Untuk lebih jelasnya silahkan di unduh download ppt pada link di bawah ini :


Klik PPT disini:

>>> Pupuk Aquascape <<<

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

tamanair.net

Aquascape & Aquarium Specialist Jakarta Surabaya


Menghadirkan Keindahan & Kenyamanan di Rumah & Kantor Anda

Untuk Informasi Aquascape, klik disini: Informasi


Beberapa pertanyaan yang sering muncul:

  • Membuat aquascape minimalis
  • Berapa harga aquascape di kota tertentu
  • Tips membuat aquascape sederhana
  • Cara upload video aquascape di youtube
  • Cara membuat aquascape untuk pemula
  • Bagaimana cara membuat aquascape murah
  • Tips membuat aquascape air terjun
  • Dimana lokasi pameran aquascape aquarium

Untuk lebih jelasnya, silahkan di kunjungi blog-blog kami, terima kasih.