• +081331048489
  • tamanair.info@gmail.com

Monthly Archive September 2018

Aquascape Gaya Iwagumi

Berbagai Gaya dalam Aquascape

Semangat pagi!

Pada kesempatan kali ini, kembali tim dari tamanair.net akan sedikit menguraikan berbagai jenis gaya yang umum dipakai dalam pembuatan aquascape, selamat mengikuti:

Gaya Taiwan (Taiwanese Style)

Cukup banyak gaya aquascape yang memiliki keunikan dan bisa dinikmati oleh para aquascaper. Dalam kesempatan kali ini pertama-tama akan dijelaskan adalah Taiwanese style atau gaya Taiwan. Gaya aquascape yang satu ini sudah jarang dijumpai tetapi masih tetap di anggap sebagai salah satu gaya aquascape yang pernah terkenal pada masanya.

Gaya Taiwan memiliki ciri-ciri umum desain yang berusaha menyerupai kehidupan manusia di darat. Aquascape bergaya ini membutuhkan aksesoris-aksesoris tambahan agar menyerupai keadaan kehidupan yang sebenarnya di darat seperti model jembatan, rumah-rumahan, boneka manusia/hewan, patung, perabot dll. Gaya Taiwan membuat perasaan imajinatif bahwa ada kehidupan didalamnya (sense of life)

Gaya Belanda (Dutch Style)

Aquascape Gaya Belanda  merupakan gaya aquascape tertua yang dipakai oleh banyak aquarist di Negeri Belanda.Ciri umum dari gaya ini adalah tidak menggunakan hardscape seperti kayu-kayuan maupun bebatuan. Tanaman yang sering dipakai dalam gaya belanda ini yaitu tanaman jenis stem (jenis tanaman yang memiliki banyak spesies dan beragam warna yang menarik)

Keunggulan gaya belanda adalah tanaman yang dipergunakan dapat menutupi peralatan dan seperti filter dan selang yang dapat merusak pemandangan.

Biotope Style

Gaya ini berusaha meniru kondisi lingkungan alam secara sempurna. Meniru kehidupan habitat asli yang terdiri dari air, fauna dan flora secara lengkap. Karena masing-masing elemen flora dan fauna sudah terbiasa hidup berdampingan, makan proses pengembangan dan perawatan relatif  tidak  terlalu sulit.

Gaya Iwagumi (Iwagumi Style)

Gaya Iwagumi dipopulerkan sekitar 30 tahun yang lalu oleh aquarist terkenal bernamaTakashi Amano. Gaya Iwagumi ini bentuknya tidak hanya bersifat minimalis, namun juga dapat mencerminkan budaya Jepang yang spiritualis dan cinta keindahan. Gaya Iwagumi ini mencerminkan pola-pola kesederhanaan.

Apa makna kata Iwagumi? Iwagumi berasal dari bahasa Jepang yang bermakna sekumpulan batu. Aquascape gaya ini pemeran utamanya adalah batu-batuan yang disusun bertingkat (terdiri dari 3 batu utama : 1 batu paling besar, dan 2 batu lainnya lebih lebih kecil)

Tidak semua gaya iwagumi memakai formasi 3 pilar batu-batuan, bahkan bisa lebih, asalkan jumlah ganjil (bisa 3,5 atau 7 dst). Dengan model ganjil ini, memang disengaja agar tidak berbentuk simetri.

Gaya Hutan (Jungle Style)

Gaya ini bertujuan untuk meniru bentuk-bentuk hutan, misalnya hutan Kalimantan, hutan Papua, Hutan Amazon, dll. Biasanya menggunakan tangki kaca yang berukuran besar sehingga dapat menggambarkan detail hutan yang lengkap dan menarik.

Merancang aquascape bergaya hutan atau jungle ini relatif sangat mudah, tidak ada ketentuan yang kaku terkait tata letak tanaman.Tanaman-tanaman dibiarkan tumbuh liar apa adanya guna menciptakan kesan hutan yang dipadati berbagai tumbuhan. Gaya Jungle ini tidak memperhatikan kerapian atau keteraturan karena tidak ada pedoman khusus bagaimana harus menanam.

Gaya Alami (Natural Style)

Aquascape bergaya alami (Natural Style) mempunyai kharakteristik dengan menghadirkan desain pemandangan yang tumbuh secara alami dan terinspirasi dari konsep pegunungan, berkebun, hutan hujan, bukit atau lembah dll.

Ciri-ciri Aquascape gaya natural layout sebuah pemandangan yang tumbuh secara alami dari lingkungan tertentu di alam bebas. Desain ini dibuat dengan satu titik fokus seperti sebuah bukit kecil, pohon, ataupun tebing jurang yang dibentuk menggunakan hardscape.

Ada berbagai bentuk desain gaya natural seperti:

  • Bentuk segitiga: Desain ini fokus pada keseimbangan secara visual, ketinggian tanaman ataupun hardscape yang digunakan ditata sedemikian rupa dengan level tinggi yang berjenjang dari satu sisi ke sisi lain.
  • Bentuk cembung: Desain ini fokus untuk menampilkan objek di bagian tengah dan menggambarkan sebuah bukit ataupun pulau yang disekelilingnya hanya dataran rendah biasa.
  • Bentuk cekung: Efek yang diinginkan adalah menampilkan kesan “ruang terbuka” pada bagian tengah ataupun bentuk-bentuk kedalaman dari sebuah bidang. Tentu semua ini dirancang untuk membuat seni keindahan aquascape yang unik, cantik menawan.

Demikian, sekilas penjelasan tentang berbagai gaya desain dalam pembuatan aquascape, semoga bermanfaat.

Salam hormat,

tamanair.net

Konsultan Aquascape & Aquarium

 

Keindahan aquascape

Tips Membuat Aquascape  Sederhana

Assalaamu’alaikum, apa kabar rekan-rekan  pecinta Aquascaape yang berbahagia? Salam dahsyat!

Pada kesempatan kali ini, kami dari tim tamanair.net akan mencoba sedikit berbagi tips cara membuat aquascape secara praktis sederhana. Yuk kita  pelajari!

Bahan yang perlu disiapkan

Sebelum menyusun dan menghias  aquascape, rekan-rekan perlu menyiapkan bahan-bahan dasar sbb: Kotak Aquarium kaca, tanaman aquascape, pupuk, pasir, bebatuan, diffuser Co2, lampu, filter dll. Sederhana kan? Yang penting rekan-rekan memiliki semangat untuk berkarya dan berlatih, Kalau tekun InsyaAllah akan menjadi jagoan membuat  Aquascape.

Cara Merancang Aquascape

Setelah bahan-bahan yang diperlukan semua terkumpul, mulailah mengambil  pensil dan kertas untuk membuat sketsa desain aquascape yang diinginkan. Tema dan konsep apa yang akan diangkat. Kalau bingung, bisa rekan-rekan mencari sumber inspirasi melalui gambar-gambar yang bisa diunduh dari internet.

Langkah awal

Langkah awal adalah membersihkan kaca aquarium dari semua kotoran yang mengganggu. Setelah kaca bersih, mulailah untuk menabur pasir ke dasar aquascape yang akan dibuat. Ketebalan  pasir berkisar 2 atau 3 cm. Pasir yang digunakan  bebas saja, terserah selera atau pasir yang ada disekitar kediaman rekan-rekan. Dapat juga menggunakan pasir jenis pasir silica. Susun pasir sesuai desain yang telah rekan-rekan pilih, bisa berlekuk-lekuk atau naik turun seperti bukit, danau, dataran, air terjun dll.

Cara Memberi Pupuk

Bagaimana cara memberi pupuk? Sederhana saja, setelah pasir disusun sesuai desain  rekan-rekan, selanjutnya memasukkan  pupuk  pada bagian cekungan pasir atau pada bagian yang akan diberi tanaman air. Pupuk diberikan dengan ketebalan sekitar 2 sampai 3 cm. Khusus pada bagian tepi kaca, sebaiknya tidak diberi pupuk agar tidak kelihatan. Apa fungsi pupuk? Fungsi pupuk untuk memberi gizi atau nutrisi bagi tanaman yang akan ditanam diatasnya. Carilah pupuk yang berkualitas agar nantinya tanaman dapat tumbuh sehat dan subur. Setelah selesai memasukkan pupuk, tahap berikutnya menutup  pupuk dengan pasir agar pupuk tidak kelihatan.

Mendesain Bebatuan & Aksesoris

Tahap berikutnya adalah memasukkan bebatuan dan aksesoris pada aquascape. Letakkan bebatuan besar dan kecil sesuai gambar atau desain yang telah rekan-rekan buat. Selain bebatuan, dapat juga memasukkan aksesoris lainnya seperti batang kayu mati dengan cabang-cabangnya yang akan membentuk aquascape menjadi “beautiful” indah menawan.

Menata Tanaman Aquascape

Sebelum memasukkan tanaman, mulailah dengan memasukkan air dengan hati-hati. Debit air cukup ¼ bagian dari tinggi aquascape. Memasukkan air harus berlahan-lahan agar pasir dan pupuk tidak rusak terhambur.

Setelah berisi ¼ air, mulailah bercocok tanam, asik kan? Gunakan tanaman aquascape yang mudah ditanam seperti: Java Moss, Hygrophilia Difformis (Water Wisteria), Green Tiger Lotus, Anubias Nana, Amazon Sword, Lilaeopsis, African Water fern, Cryptocoryne Becketti dll. Masukkan tanaman yang telah dipilih secara berlahan satu-persatu. Untuk tamanan yang besar dan tidak terkena air, lakukan penyemprotan agar dedaunan tidak layu dan mati.

Pengisian Air

Apabila proses bercocok taman telah selesai, berarti tanaman yang dipilih telah terpasang pada posisi masing-masing sesuai tema yang dipilih. Tahap selanjutnya tentu saja segera mengisi aquascape dengan air sampai penuh. Tentu saja proses pengisian ini harus tetap berlahan dan berhati-hati agar pasir, tanaman  dan pupuk tidak berhamburan.

Apabila aquascape telah terisi air dengan penuh, lalu cobalah proses untuk membuang air sekitar 60-70% kemudian diisi air lagi sampai penuh. Hal ini penting dilakukan agar zat-zat racun berbahaya yang berasal dari pasir, batu, aksesoris atau dari  pupuk dapat dibuang atau dikurangi.

Apabila dalam tahap awal ini, air berwarna kusam atau kotor, rekan-rekan tidak kerlu kuatir. Proses ini merupakan hal yang biasa terjadi. Secara berlahan warna air akan mulai cerah dan bening, mengapa? Karena telah muncul mikroorganisme yang aktif membantu proses pembersihan. Disamping karena proses pengendapan air dan proses kerja filter penyaring.

Dalam tahap awal ini, disarankan tidak memasukan ikan apapun kedalam aquascape, karena kadar nitrit dan ammonia dalam air masih tinggi. Diperlukan waktu sekitar 2 minggu agar aquascape siap untuk diisi berbagai fauna.

Memasang filter & aksesoris lainnya.

Tahap berikutnya  adalah memasang filter yang berfungsi untuk mensirkulasi dan menyaring air dari kotoran-kotoran. Memasang diffuser Co2 dan lampu untuk membantu proses fontosistesis dalam ekosisten aquascape.

Terkait masalah lampu, memang harus dijaga masa menyalanya. Lampu sebaiknya hanya menyala antara 8-9 jam perhari, hal ini untuk mengatur pertumbuhan alga agar tidak tumbuh terlalu cepat. Alga yang tumbuh terlalu cepat dapat berakibat air menjadi keruh dan mengganggu pertumbuhan tanaman lain.

Merawat Aquascape Dengan Baik

Hal yang perlu dilakukan dalam minggu pertama adalah rajin mengganti air 30 % setiap hari. Hal ini bertujuan untuk membuang zat berbahaya yang berasal dari komponen aquascape. Pembuangan air 30% secara rutin juga membantu proses pertumbuhan bakteri-bakteri yang baik.

Untuk minggu kedua, penggantian air sudah mulai berkurang, cukup dikurangi 30% setiap 3 hari sekali. Sedangkan untuk minggu ketiga dan seterusnya, cukup ganti 30% setiap minggu sekali. Apabila rekan-rekan menambah tanaman dan aksesoris baru, dianjurkan mengganti 50% air dalam aquascape. Ingat merawat aquascape memerlukan semangat, sikap rajin dan disiplin.

Jenis Ikan yang cocok untuk Aquascape

Berikut ikan-ikan yang cocok untuk mengisi keindahan aquacape:

Ikan reinbow, Discus, Neon Tetra, Guppy, Ember Tetra, Kardinal Terta, Harlequin Tetra, Angel Fish, Chili Rasbora, Dwarf Gourami. dll.

Demikianlah sekilas info tentang Tips pembuatan aquascape yang sederhana. Kalau rekan-rekan sudah mahir, maka dapat ditingkatkan lagi dengan karya-karya aquascape lain yang lebih menarik.

Salam hormat & Sukses Selalu

tamanair.net

Konsultan Aquascape & Aquarium

Aquarium air laut dan air tawar

Perbedaan Aquarium Air Tawar dan Air Laut

Halo sobat sukses ….apa kabar semuanya?

tamanair.net – Kali ini, kami akan share informasi apa saja perbedaan antara aquarium air tawar dengan aquarium air laut. Mengapa hal ini penting ? karena ternyata ada beberapa aturan yang harus dilakukan saat kita ingin memiliki aquarium air tawar ataupun air laut. Kalian pasti sudah pada tahu perbedaan antara keduanya jika dilihat dari rasa air, dan kehidupan makhluk hidupnya. Tetapi, tidak hanya itu saja, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan, di antaranya adalah :

1. Ukuran Aquarium

Untuk ukuran minimal akuarium air laut adalah standarnya 100 x 50 x 60 cm, sedangkan untuk ukuran minimal akuarium air tawar adalah standarnya 100 x 40 x 30 cm.  Jika kita melihat kedua ukuran tersebut bisa dilihat bahwa akuarium air laut membutuhkan ukuran bentuk wadah yang lebih besar, karena memang dengan ciri khas dan keistimewaan penggunaan akuarium air laut tentunya.

2. Media Air Aquarium

Untuk media air yang digunakan juga berbeda, dimana untuk akuarium air laut membutuhkan media air laut sebagai sarana tempat tinggal untuk para ikan yang hendak dimasukkan ke dalam akuarium, sedangkan untuk akuarium air tawar membutuhkan media air tawar sebagai sarana para ikan untuk hidup dan tinggal di dalam akuarium.

3. Volume Air Aquarium

Akuarium air laut membutuhkan volume debit air yang lebih besar jika dibandingkan dengan volume debit air tawar, dimana akuarium air laut dengan standar minimal ukurannya membutuhkan 300 liter air laut sedangkan untuk akuarium air tawar dengan standar ukuran minimal membutuhkan 100 liter air tawar.

4. Jumlah Ikan Aquarium

Untuk akuarium air laut tingkat kepadatan jumlah ikan maksimal tergantung dari ukuran akuarium, dimana semakin besar bentuk akuarium maka jumlah kepadatan ikan yang bisa memenuhi akuarium air laut ini semakin besar pula. Untuk akuarium air tawar memiliki tingkat kepadatan 10 cm ikan per 25 liter, dimana ukuran ini wajib dipahami dan diperhatikan dengan seksama agar kadar oksigen dan pergerakan ikan di dalam akuarium air tawar bisa maksimal.

5. Filter Aquarium

Pada akuarium air laut filter yang digunakan wajib mendukung tingkat keasinan air laut yang ada di dalam akuarium agar stabil dan ukurannya lebih kecil yaitu 3/4 dari ukuran utama untuk ukuran protein skimmer yang digunakan. Sedangkan untuk akuarium air tawar ukuran filter jauh lebih besar karena tidak membutuhkan perhitungan perihal tingkat keasinan air karena menggunakan media air tawar.

6. Desain Aquarium

Letak perbedaan antara tampilan desain akuarium air laut dengan akuarium air tawar adalah pada akuarium air laut desain lebih menjorok pada nuansa bahari dan kondisi bawah air laut pada umumnya, dimana pemandangan asli dari kehidupan air laut asli bisa terpancar dengan jelas pada akuarium air laut ini, sedangkan pada akuarium air tawar lebih cenderung sederhana dan biasa serta lebih menjurus pada kehidupan biota air tawar pada umumnya.

7. Spesies Ikan Aquarium

Ikan yang digunakan sebagai penghuni akuarium pada akuarium air laut dengan ikan pada akuarium air tawar juga berbeda. Spesies ikan yang terbiasa hidup di laut menjadi ikan yang biasa digunakan untuk dijadikan sebagai penghuni ikan didalam akuarium air laut.

8. Pasir Aquarium

Pasir yang digunakan untuk akuarium air laut cenderung lebih halus dimana pasir ini merupakan pasir yang biasa bersentuhan dengan air laut tentunya. Sedangkan pasir yang digunakan untuk akuarium air tawar cenderung merupakan pasir biasa yang cenderung tekstur lebih kasar. Itulah letak perbedaan antara akuarium air laut dengan akuarium air tawar yang mana keduanya wajib kita ketahui bersama letak perbedaannya secara mendasar, hal ini dapat dijadikan dasar pengetahuan dan pemahaman dalam menekuni hobi memelihara ikan di akuarium.

Artikel Aquascape & Aquarium silahkan dikunjungi link berikut:

Klik disini:

Informasi Aquascape / Aquarium

Demikian, semoga bermanfaat…

Salam Hormat,

tamanair.net

Aquascape & Aquarium Jakarta, Surabaya Indonesia


Menghadirkan Keindahan & Kenyamanan di Rumah & Kantor Anda


Untuk Informasi & Penjualan Aquascape & Aquarium cantik
Hubungi Customer Service kami