• +081331048489
  • tamanair.info@gmail.com

Monthly Archive January 2018

Aquascape dan Aquarium

Jenis – Jenis Ikan molek untuk Aquascape

Ikan yang cocok untuk aquascape

Tidak semua jenis ikan bisa di pelihara dalam aquascape, apalagi ikan yang berukuran besar dan bisa merusak tanaman sangatlah tidak di anjurkan.

Ikan yang cocok dipelihara di aquascape:

  1. Serpae Tetra ( Hyphessobrycon eques ): Ikan ini berukuran kecil dan pas banget dipelihara di aquascpe, akan tetapi serpae tetra ini dikenal dengan ikan yang suka menggigit ikan hias lain yang memiliki ekor dan sirip panjang.
  2. Red Line Torpedo Barb (Puntius denisoni): Red Line Torpedo Barb termasuk dari keluarga ikan tawes. tubuhnya bulat memanjang layaknya terpedo, dan  ada garis hitam memanjang dari ujung mulut sampai pagkal leher. Ikan ini bisa tumbuh hingga 15 cm.
  3. Glowlight Tetra: Memelihara ikan Glowlight tetra ini juga bisa dengan ikan hias lain yang memiliki sifat damai.
  4. Diamond Tetra ( Moemkhausia pitteri ) : ikan ini sangat aktif, sisiknya yang menyala akan sangat bagus dipelihara di aquascape. Selain itu ikan tetra ini juga bisa dicampur dengan ikan hias lain yang juga memiliki sifat damai.
  5. Rainbow:Ikan ini berasal dari papua juga menyebar di kalimantan dan Autralia. Ikan ini sangat cantik dan indah, warnya warni pada tubuhnya akan menambah nilai estetika aquascape, terlebih jika dipelihara berkelompok
  6. Cardinal Tetra (Paracheirondon axelrodi): Ikan kecil yang cantik ini bukan tipe ikan yang mudah dipelihara, karena cardinal tetra sensitif dengan perubahan kimia air.
  7. Congo Tetra: Selain itu ikan congo tetra juga bisa dan mudah berbaur dengan ikan hias lain dalam satu aquascape. Ukuranya yang hanya 8 hingga 10 cm ini akan melengkapi keindahan aquascape sahabat, terlebih jika dipelihara beramai ramai.
  8. Neon Tetra (Paracheirondon Innsi): Ikan yang cantik ini ternyata memiliki umur yang panjang, neon tetra bisa hidup 5 hingga 10 tahun dengan perawatan yang baik.
  9. Manfish: Perangai ikan manfish ini kalem dan tenang, tetapi anda harus memisahkan ikan ini dengan ikan yang memiliki sirip panjang, karena manfish ini sering mengganggu dan menggigit sirip ikan.

Untuk mengenal ikan-ikan aquascape lainnya silahkan diunduh file power point (ppt) dengan berbagai gambar ikan dan penjelasannya berikut ini:

Klik disini:

>>>Jenis – Jenis Ikan Pada Aquascape <<<

Demikian semoga bermanfaat, dan salam hormat.

admin,

Aquascape/ Aquarium Specialist

tamanair.net

Jakarta & Surabaya

Aquarium mini cantik menawan

Aquarium Mini Kreasi Kita Sendiri

Apa kabar adik-adik pecinta aquarium di Indonesia…

Apakah adik-adik sudah punya aquarium sendiri di rumah? Akuarium merupakan wadah yang baik untuk memelihara ikan-ikan hias dirumah. Aquarium juga bisa sebagai bidang usaha entrepreneurship. Aquarium juga dapat di perjual-belikan, merupakan bidang usaha yang menarik bagi mereka para pecinta aquarium dan ikan-ikan hias.

Pada umumnya orang membeli aquarium untuk menghias dan mempercantik rumahnya.  Dengan aquarium rumahnya terasa nyaman, indah dan asri,  apalagi bila disertai adanya suara gemericik air, wow damai rasanya.

Para pengemar aquarium selalu berusaha memperindah aquariumnya dengan meletakkan benda-benda tertentu seperti tanaman air, rumput laut, membuat gelembung angin atau oksigen ikan, bebatuan /karang dan masih banyak lagi benda-benda hiasan yang dipergunakan untuk memperindah aquarium. Berikut, kami dari tamanair.net akan menyanjikan uraian singkat tentang pembuatan “Aquarium Mini Kreasi Kita Sendiri”.

Berikut ini adalah langkah-langkah pembuatan Aquarium Mini :

Bahan-bahanbahan yang diperlukan:

  • Kaca bening
  • Pemotong kaca
  • Lem Kaca Silikon

Cara pembuatan Aquarium Mini:

  • Potonglah kaca dengan ukuran 30cm x 10cm sebanyak 3 lembar dan ukuran 10cm x 10cm sebanyak 2 lembar
  • Rakit/ satukan kaca menjadi bentuk kotak atau persegi panjang dengan menggunakan lem khusus
  • Tunggulah sampai lem melekat sempurna dengan kaca. Apabila lem sudah melekat erat dengan kaca aquarium, maka aquarium sudah bisa dipakai.
  • Tes terlebih dahulu aquarium yang baru tersebut dengan air biasa jika masih ada yang bocor berarti ada yang berlubang, selanjutnya tutuplah lobang tersebut dengan lem.
  • Apabila aquarium sudah benar-benar tertutup sempurna, selanjutnya masukan air tawar yang bersih
  • Masukkan ikan hias yang menjadi favorite adik-adik dalam jumlah secukupnya.
  • Tahap terakhir, adik-adik dapat berkreasi sendiri dengan menghias aquarium mini tersebut. Gunakan batu, pasir, wallpaper, gelembung udara, tanaman air, rumput laut dan lain sebagainya.

Demikianlah sekilas info tentang tips cara membuat aquarium mini buatan sendiri, semoga dengan adanya informasi singkat ini bisa meningkatkan semangat, kreatifitas, inovasi adik-adik semua.

Demikian sekilas informasi singkat, tentang pembuatan aquarium mini, mari kita coba…

Salam hormat,

admin,

tamanair.net

Aquarium/ Aquascape Specialist


Menghadirkan Keindahan & Kenyamanan di Rumah & Kantor Anda

Untuk Informasi Aquascape, klik disini: Informasi


Kata kunci untuk penelusuran: tanaman aquascape / ikan aquascape / membuat aquascape / aquarium aquascape / aquarium / cara membuat aquascape / acara membuat aquarium mini / peralatan aquarium / bahan aquarium / cara praktis membuat aquarium mini

Aquarium Aquascape Indonesia Jakarta

Apakah perbedaan aquascape dan aquarium?

Apa kabar kawan-kawan semua? Tetap semangat…

Kali ini kita akan mencoba menbahas perbedaan antara aquascape dengan aquarium. Bagi Kawan-kawan yang gemar memelihara/ merawat ikan hias, memiliki aquarium cantik di dalam rumah tentu menjadi pilihan yang menarik. Aquarium mampu menjadi tempat untuk memelihara ikan-ikan kesayangan, dan tentu saja adanya aquarium berguna untuk mempercantik ruangan tempat kita tinggal.

Apakah ada hobby menarik lainnya? Ya tentu, selain aquarium, ada istilah lainnya yang serupa yakni hobby aquascape. Apa bedanya? Jawabannya adalah, yang membedakan antara keduanya karena faktor desain dan isinya.

Aquascape lebih cenderung didominasi tanaman air, pasir, batu, dan kayu-kayuan sebagai media tempat pertumbuhan tanaman. Ikan-ikan hias yang dipelihara dalam aquascape adalah ikan yang berukuran kecil. Tujuannya agar ikan kecil tersebut tidak merusak ekosistem tanaman air yang berada di dalam boks kaca. Aquarium umumnya digunakan untuk ikan-ikan hias berukuran sedang sampai ikan besar, pelengkapnya terdapat rumput,tanaman hias, karang dan pernak-pernik yang menyerupai ekosistem buatan.

Pada jenis aquascape, terdapat 2 gaya yang cukup terkenal, yaitu aquascape gaya alam (Nature Aquarium Style) dan aquascape bergaya Belanda (Dutch Style). Aquascape Dutch style dikenal sejak tahun 1930, dan merupakan gaya paling tua. Keunikan aquascape karena fokus pada penempatan, perkembangan dan pengaturan macam-macam tanaman laut. Disini seni dan keindahan menunjukkan eksistensinya.

Aquascape nature style lebih fokus pada keharmonisan, keselarasan dan pengelompokan kayu apung, batu dan tanaman air untuk menghadirkan miniatur alam tertentu dalam bentu landscape. Umumnya, aquascape nature style menghadirkan versi skala kecil dari pegunungan, air terjun, hutan hujan, bukit dan lembah/ ngarai. Aquascape nature style ini sudah lama dipopulerkan oleh seorang desainer aquascape asal Jepang yang bernama Takashi Amano. Ciri kas gaya ini, sering menciptakan layout pemandangan yang hadir secara alami.

Pada aquascape Dutch style, pemilihan dan penempatan berbagai tanaman dengan warna yang berbeda lebih menjadi pilihan untuk menciptakan efek-efek yang serasi,kontras dan menarik. Agar mahir dibidang pembuatan aquascape, sebaiknya Kawan-kawan berusaha menguasai pengetahuan tentang berbagai jenis tanaman laut. Berminat menjadi desainer aquascape?

Aquascape Jepang

Manfaat CO2 untuk meningkatkan kualitas Tanaman Aquascape

Nutrisi & Karbondioksida

Manusia tumbuh dan berkembang sehat  memerlukan oksigen yang cukup. Demikian juga untuk tanaman dan tumbuhan memerlukan karbondioksida (CO2) untuk kelangsungan hidupnya. Tanaman aquascape agar dapat tumbuh indah mempesona, perlu diperhatikan gizinya. Tanaman membutuhkan nutrisi dan karbondioksida yang cukup. Proses fotosintesis membutuhkan cahaya untuk energi dan CO2. Tanpa CO2 yang cukup, tanaman tidak bisa berfotosintesis (mengubah cahaya menjadi gula yang menghasilkan energi) sehingga tanaman tidak bisa menghasilkan daun dan akar baru.

Pentingnya Cahaya

Cahaya yang digunakan untuk aquascape harus mencapai titik intensitas tertentu. Jika cahaya tidak terang, fotosintesis tidak akan terjadi. Semakin terang cahaya yang diberikan pada aquascape, tanaman akan tumbuh dan berkembang lebih cepat. Namun, apabila cahaya yang digunakan tidak terlalu terang, maka perlu melengkapi alat CO2 di aquascape. Kegunaan alat CO2 ini adalah sebagai pelengkap fotosintesis.

Kita bisa saja tidak menggunakan tambahan CO2 didalam aquascape, tetapi tanaman akan tumbuh hanya sampai titik tertentu saja. Tanaman tidak akan kokoh dan memiliki warna daun yang hijau bersinar. Dengan adanya peralatan CO2, juga dapat meminimalisir munculnya algae.

Tertarik lebih dalam mempelajari aquascape? Ikutilah info-info menarik pada posting selanjutnya.

Silahkan klik disini.

Demikian, semoga bermanfaat…

Salam Hormat,

Tamanair.net

Aquascape Jakarta, Surabaya, Indonesia


Berikut beberapa pertanyaan yang sering muncul:

  1. Toko aquascape di Jakarta timur
  2. Toko Aquascape di Surabaya
  3. Toko Aquascape online
  4. Toko Aquascape di Jakarta barat
  5. Aquascape Indonesia forum
  6. Penjualan aquascape mini
  7. Komunitas aquascape Jakarta
  8. Jual aquascape sudah jadi
  9. Toko aquascape di Jakarta Selatan

Untuk diskusi dan informasi, silahkan kontak link disini